UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 03 Juli 2019 01:01
AKHIRNYA..!! Kalbar dan Kalteng Sepakati Batas Wilayah
MOU : Gubernur Kalbar Sutarmidji menandatangani surat perjanjian kerja sama (MoU) terkait penyelesaian berbagai hal dengan Sekda Kalteng Fahrizal Fitri, Minggu (30/6). HUMPRO KALBAR FOR PONTIANAK POST

PROKAL.CO,

PONTIANAK-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) dan Kalteng sepekat menyelesaikan berbagai persoalan di perbatasan kedua provinsi ini. Salah satunya mengenai tata batas wilayah kedua daerah ini, ditargetkan bisa selesai paling lama 2020 mendatang. Gubernur Kalbar Sutarmidji mengungkapkan, masalah tata batas wilayah Kalbar dan Kalteng sebenarnya bukan hal baru. Sudah sekitar 15 tahun bergulir, namun belum juga menemui titik terang penyelesaiannya. Untuk itu sebagai gubernur, ia bersama kepala daerah Kalteng berkomitmen untuk segera menuntaskannya. 

"Saya tak mau masalah itu ditambah-tambah. Kalau ngurusnya terus menerus, bisa selesai cepat. Nah kalau ngurus hari ini, besok, tahun depan lagi, tahun depan, enam bulan lagi, tiga bulan lagi tak selesai-selesai sudah 15 tahun dah," ujarnya usai pertemuan bersama Sekda Kalteng dan rombongan di Pendopo Gubernur Kalbar, seperti dilansir Pontianakpost.co.id

Midji sapaan akrabnya mengatakan, ada dua titik di batas wilayah Kalbar-Kalteng yang belum selesai. Satu wilayah seluas sekitar 33 ribu hektare dan satu wilayah lagi seluas 52 ribu hektare. Ia berharap masalah ini bisa selesai paling lama di akhir 2020.   "Akhir tahun depan sudah harus tuntas. Karena itu kami (akan) carikan (solusi) yang terbaiklah, yang penting bagaimana kami bisa melayani masyarakat di sana," ujarnya.

Selain itu hal lain yang juga harus diselesaikan dengan cepat, menurut Midji adalah pembangunan jembatan jelai. Jembatan yang menghubungkan Kabupaten Ketapang, Kalbar dengan Sukamara, Kalteng ini proses pembangunannya akan dilanjutkan dan diselesaikan. "Itu (jembatan) tinggal satu bentangan lagi selesai. Nah ketika jembatan itu selesai, jalan ke arah (Kalbar) belum ada," katanya. 

Untuk itu ia meminta Pemkab Ketapang membantu pembangunan jalan aksesnya. Minimal sampai tahap pengerasan, baru kemudian untuk proses pengaspalannya akan diselesaikan oleh Pemprov Kalbar. "Akhir tahun depan atau paling lama pertengahan 2021 itu harus selesai (jembatan), harus bisa difungsikan," ucapnya.  Lalu untuk hal yang lain, orang nomor satu di Kalbar itu berharap kedua provinsi maupun kabupaten yang berbatasan ini bisa sama-sama memanfaatkan fasilitas yang ada. Seperti sekolah, fasilitas kesehatan atau fasilitas-fasilitas yang lainnya. Selama masih dalam kawasan satu negara, ia menilai tak akan menjadi masalah. 

"Misal ada sekolah di Kalteng lebih dekat atau Kalbar yang lebih dekat silahkan gunakan bersama. Itu tidak masalah, yang penting kalimantan ini harus bersinergi untuk percepatan kesejahteraan masyarakat. Kalau saya begitu saja, tidak ada yang sulit, buat praktis saja," pungkasnya. Sementara itu Sekda Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri menyambut baik hasil pertemuan antara Pemprov Kalbar dan Kalteng ini. Apalagi melihat komitmen gubernur Kalbar yang benar-benar ingin menyelesaikan semua permasalahan yang ada di perbatasan. 

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 03 Maret 2021 12:11

DOB Kapuas Raya Tetap Diperjuangkan, Ada di Tangan Wapres, Kalbar Usulkan Jadi Role Model Pemekaran

Berbagai pihak telah sepakat jika syarat pembentukan Daerah Otonomi Baru…

Rabu, 03 Maret 2021 12:09

NAH..!! Selidiki Perusahaan Pembakar Lahan, Polisi Tetapkan Delapan Tersangka Kasus Karhutla

Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menetapkan delapan orang tersangka kasus kebakaran…

Selasa, 02 Maret 2021 12:20

Karena Asap, Nakhoda Kapal Motor di Sungai Keluhkan Jarak Pandang

Sejumlah nakhoda kapal motor (KM) angkutan sungai mulai mengeluhkan jarak…

Selasa, 02 Maret 2021 12:15

3-9 Maret, Waspada Hujan Lebat, Angin Kencang dan Petir di Pontianak dan Sekitarnya

Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Nanang Buchori mengingatkan masyarakat untuk…

Minggu, 28 Februari 2021 10:48

GAWAT..!! 325 Titik Panas Sasar Kalbar, Jarak Pandang Cuma 800 Meter Saja

PONTIANAK–Sebaran Hotspot (titik panas) di Kalimantan Barat masih belum akan…

Kamis, 25 Februari 2021 10:52

Dicekoki Miras dan Ekstasi, Lalu Gadis Itu Disetubuhi

Seorang gadis berusaia 16 tahun menjadi korban perkosaan. Sebelum diperkosa,…

Rabu, 24 Februari 2021 12:40

Kebakaran Lahan Gambut di Pontianak Meluas

Kebakaran lahan gambut terjadi di sejumlah titik di Kota Pontianak.…

Rabu, 24 Februari 2021 12:35

Kontraktor, Pemilik Perusahaan sampai Pegawai Bank Masuk Penjara

PENYIDIK Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat kembali menahan enam orang tersangka dalam…

Rabu, 24 Februari 2021 12:32

Zona Oranye, Sekolah Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

 Zona kategori risiko kenaikan kasus Covid-19 kabupaten/kota se-Kalbar kembali mengalami…

Senin, 22 Februari 2021 10:03

Fokus Cari Korban Feri Tenggelam

 Tim gabungan sudah turun ke lokasi tempat tenggelamnya kapal feri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers