UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Jumat, 28 Juni 2019 10:17
Ini Alasan Kenapa Kalbar Ideal Kembangkan Nuklir

Miliki Bahan Baku dan Tak Rawan Gempa

NUKLIR Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura menggelar seminar nuklir yang mengusung tema ‘Knowledge Sharing for The Development of Electric Nuclear Power In Indonesia’ di Rektorat Untan, Selasa (25/6). Nova Sari/RK

PROKAL.CO,

 PONTIANAK-Energi dari nuklir merupakan pilihan tepat untuk menghasilkan sumber energi listrik. Reaktor nuklir memungkinkan dikembangkan di Kalbar. Selain memiliki bahan baku, Kalbar bukan daerah rawan gempa.

Fakta-fakta tersebut tersaji dalam seminar nuklir yang mengusung tema ‘Knowledge Sharing for The Development of Electric Nuclear Power In Indonesia’ di Rektorat Untan, Selasa (25/6). Seminar yang digelar Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura ini dihadiri Kedutaan Besar (Kedubes) Perancis dan perusahaan listrik negara tersebut, Electricite de France (EDF) yang juga sekaligus melakukan kunjungan ke Kalimantan Barat.

Diberitakan Rakyat  Kalbar, di seminar tersebut, EDF dihadiri langsung oleh Sandro Baldi, Frederic Fontan dan Benoit Lepouze. Sementara Kedubes Prancis mengutus  Nicolas Gascoin, Rektor Untan Prof Dr Garuda Wiko, perwakilan Badan Tenaga Atom Nasional (Batan) dan perwakilan Kemristekdikti Dr Tumiran serta Dekan Fakultas Teknik Untan, Ir RM Rustamaji. “Acara seminar nuklir yang sebenarnya temanya, public understanding atau knowledge sharing dari Kedubes Prancis menyertakan EDF, EDF ini kira-kira  PLN nya kedutaan Prancis,” ujar Dekan Fakultas Teknik Untan, Ir RM Rustamaji, Selasa (25/6).

Jika dikaitkan dengan visi dari Gubernur Kalbar, yang ingin melakukan percepatan infrastruktur Kalbar dan perbaikan tata kelola pemerintah, terkait percepatan infrastruktur itu, diantaranya bagaimana kedepan Kalbar dapat digerakkan melalui industrinya, namun untuk menggerakkan industri tersebut tentu ada faktor penunjang, yakni ketersediaan energi yang mencukupi. “Sehingga dengan ketersediaan energi ini, tentu industri bergerak, energi ini banyak sekali sumbernya, seperti sekarang sumber energi yang digunakan bersumber dari bahan bakar fosil, ini kedepan akan habis, sehingga ini tidak efektif dan efisien, ongkos produksi mahal, sehingga bahan yang dihasilkan tidak kompetitif, alternatif lain batu bara, ini juga akan habis, menggunakan PLTA tapi baru sebatas studi dan potensi,” bebernya.

Persoalannya untuk PLTA, kata Rustamaji, konsistensi untuk menjaga daerah aliran sungai ini juga sangat penting. Sebab untuk PLTA, debit air tidak boleh berkurang dan juga dapat berdampak pada kelangsungan air itu sendiri.

Sehingga alasan tersebut, ia menilai, energi yang berasal dari nuklir, merupakan pilihan yang tepat untuk menghasilkan sumber energi listrik, sehingga tak heran di beberapa negara besar sudah menggunakan nuklir sebagai sumber energi. “Disamping biaya yang dikeluarkan juga jauh lebih murah, sehingga untuk negara yang industrinya berkembang kebanyakkan sudah menggunakan nuklir, seperti halnya Prancis,” ungkapnya

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 03 Maret 2021 12:11

DOB Kapuas Raya Tetap Diperjuangkan, Ada di Tangan Wapres, Kalbar Usulkan Jadi Role Model Pemekaran

Berbagai pihak telah sepakat jika syarat pembentukan Daerah Otonomi Baru…

Rabu, 03 Maret 2021 12:09

NAH..!! Selidiki Perusahaan Pembakar Lahan, Polisi Tetapkan Delapan Tersangka Kasus Karhutla

Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menetapkan delapan orang tersangka kasus kebakaran…

Selasa, 02 Maret 2021 12:20

Karena Asap, Nakhoda Kapal Motor di Sungai Keluhkan Jarak Pandang

Sejumlah nakhoda kapal motor (KM) angkutan sungai mulai mengeluhkan jarak…

Selasa, 02 Maret 2021 12:15

3-9 Maret, Waspada Hujan Lebat, Angin Kencang dan Petir di Pontianak dan Sekitarnya

Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Nanang Buchori mengingatkan masyarakat untuk…

Minggu, 28 Februari 2021 10:48

GAWAT..!! 325 Titik Panas Sasar Kalbar, Jarak Pandang Cuma 800 Meter Saja

PONTIANAK–Sebaran Hotspot (titik panas) di Kalimantan Barat masih belum akan…

Kamis, 25 Februari 2021 10:52

Dicekoki Miras dan Ekstasi, Lalu Gadis Itu Disetubuhi

Seorang gadis berusaia 16 tahun menjadi korban perkosaan. Sebelum diperkosa,…

Rabu, 24 Februari 2021 12:40

Kebakaran Lahan Gambut di Pontianak Meluas

Kebakaran lahan gambut terjadi di sejumlah titik di Kota Pontianak.…

Rabu, 24 Februari 2021 12:35

Kontraktor, Pemilik Perusahaan sampai Pegawai Bank Masuk Penjara

PENYIDIK Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat kembali menahan enam orang tersangka dalam…

Rabu, 24 Februari 2021 12:32

Zona Oranye, Sekolah Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

 Zona kategori risiko kenaikan kasus Covid-19 kabupaten/kota se-Kalbar kembali mengalami…

Senin, 22 Februari 2021 10:03

Fokus Cari Korban Feri Tenggelam

 Tim gabungan sudah turun ke lokasi tempat tenggelamnya kapal feri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers