UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Selasa, 25 Juni 2019 09:53
Infrastruktur Tak Memadai, Orang Sakit Ditandu 5 Km
-DITANDU Seorang pasien dari Dusun Panga, Desa Semanget, Kecamatan Entikong terpaksa ditandu menuju kediamannya lantaran tak memiliki akses jembatan yang memadai. Satgas Pamtas for Rakyat Kalbar

PROKAL.CO,

SANGGAU- Kamilus Kul, 56, harus ditandu sejauh 5 kilometer oleh prajurit Satgas Pamtas Yonif Mekanis (Yonmek) 643/Wns untuk sampai ke rumahnya di Dusun Panga, Desa Semanget, Kecamatan Entikong.

Diberitakan equator.co.id, kakek yang sehari-harinya bekerja sebagai petani ini baru saja menjalani perawatan karena anemia, asam urat, kolesterol dan komplikasi di rumah sakit. Kondisi jalan menuju rumahnya yang tidak bisa dilalui mobil dan motor mengharuskan kepulangan Kamilus dari rumah sakit ditandu.

“Pak Kamilus ini baru selesai menjalani opname di rumah sakit. Mobil yang mengantar beliau pulang tidak bisa masuk sampai ke Dusun Panga, karena jembatan penyeberangan dari Dusun Semeng ke Panga tidak bisa dilewati mobil. Motor juga sulit, itu jembatan gantung yang sudah cukup tua,” jelas Komandan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns, Dwi Angung.

Ini bukan pertama kalinya Satgas Yonmek 643/Wns harus menandu pasien melewati jembatan gantung sepanjang lebih kurang 60 meter tersebut. Beberapa kali pasien melahirkan ataupun sakit lainnya, juga harus ditandu untuk ke rumah sakit atau kembali kerumahnya.

Dwi Agung mengaku tidak masalah, jika harus menandu pasien sebab hal ini sejalan dengan tugas Satgas Pamtas yaitu membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat setempat. Apalagi, situasi yang dihadapi terkait dengan kemanusiaan. “Jalan dari jembatan gantung ke pemukiman penduduk cukup baik, sebagian sudah rabat beton, cuma jembatan gantungnya yang sulit dilewati motor apalagi mobil. Lebarnya sekitar 1,5 meter saja. Sangat membahayakan kalau dipaksakan membawa pasien menggunakan motor. Lebih aman ditandu,” tutur dia. (Kiram Akbar/rk)


BACA JUGA

Rabu, 03 Maret 2021 12:11

DOB Kapuas Raya Tetap Diperjuangkan, Ada di Tangan Wapres, Kalbar Usulkan Jadi Role Model Pemekaran

Berbagai pihak telah sepakat jika syarat pembentukan Daerah Otonomi Baru…

Rabu, 03 Maret 2021 12:09

NAH..!! Selidiki Perusahaan Pembakar Lahan, Polisi Tetapkan Delapan Tersangka Kasus Karhutla

Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menetapkan delapan orang tersangka kasus kebakaran…

Selasa, 02 Maret 2021 12:20

Karena Asap, Nakhoda Kapal Motor di Sungai Keluhkan Jarak Pandang

Sejumlah nakhoda kapal motor (KM) angkutan sungai mulai mengeluhkan jarak…

Selasa, 02 Maret 2021 12:15

3-9 Maret, Waspada Hujan Lebat, Angin Kencang dan Petir di Pontianak dan Sekitarnya

Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Nanang Buchori mengingatkan masyarakat untuk…

Minggu, 28 Februari 2021 10:48

GAWAT..!! 325 Titik Panas Sasar Kalbar, Jarak Pandang Cuma 800 Meter Saja

PONTIANAK–Sebaran Hotspot (titik panas) di Kalimantan Barat masih belum akan…

Kamis, 25 Februari 2021 10:52

Dicekoki Miras dan Ekstasi, Lalu Gadis Itu Disetubuhi

Seorang gadis berusaia 16 tahun menjadi korban perkosaan. Sebelum diperkosa,…

Rabu, 24 Februari 2021 12:40

Kebakaran Lahan Gambut di Pontianak Meluas

Kebakaran lahan gambut terjadi di sejumlah titik di Kota Pontianak.…

Rabu, 24 Februari 2021 12:35

Kontraktor, Pemilik Perusahaan sampai Pegawai Bank Masuk Penjara

PENYIDIK Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat kembali menahan enam orang tersangka dalam…

Rabu, 24 Februari 2021 12:32

Zona Oranye, Sekolah Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

 Zona kategori risiko kenaikan kasus Covid-19 kabupaten/kota se-Kalbar kembali mengalami…

Senin, 22 Februari 2021 10:03

Fokus Cari Korban Feri Tenggelam

 Tim gabungan sudah turun ke lokasi tempat tenggelamnya kapal feri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers