UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Sabtu, 22 Juni 2019 01:15
Polisi Jadi Penengah, Segel Perusahaan Akhirnya Dibuka
DIALOG: Polres Landak mediasi pembukaan Penyegelan kantor PT Putra Indotropical (PI), Kamis (20/6). ISTIMEWA

PROKAL.CO, NGABANG – Polres Landak menjadi penengah dalam kasus Penyegelan kantor PT Putra Indotropical (PI), Kamis (20/6).

Hadir dalam mediasi tersebut Kapolres Landak AKBP Bowo Gede Imantio yang diwakili Kabag Ops KOMPOL Asmadi, S.IP, MM dan dari perusahaan diwakili oleh Uus selaku Manager Humas serta dari pihak petani Plasma diwakili oleh kuasa hukum Markus.

Saat dialog mulai dilakukan, Kabagops Kompol Asmadi menghimbau agar dalam pembicaraan harus saling menghormati dan bergantian memberikan usul sarannya. "Kehadiran Polisi disini adalah untuk memastikan dan menjamin keamanan agar tidak terjadi tindak pidana yang dapat merugikan kedua belah pihak,” jelas Kabag.

Di kesempatan tersebut kuasa hukum petani plasma menyampaikan tuntutan dengan mengutamakan pembagian plasma yang 20% untuk petani. "Petani tetap menuntut perusahaan agar menyerahkan pengelolaan plasma dengan pola 20% sesuai perjanjian awal kemitraan," ujar Markus selaku kuasa hukum petani plasma.

Disamping tuntutan kuasa hukum juga menyampaikan bahwa jika perusahaan ingin menggunakan Kantor PI yang disegel harus terlebih dahulu membayar hukum adat Dayak sebesar Rp.65.000.000, gaji karyawan yang tertunda selama 3 bulan juga harus dibayarkan," Lanjut Markus menyampaikan tuntutan petani plasma.

Sementara itu dari pihak perusahaan yang diwakili, Uus menyatakan bahwa pengelolaan kebun plasma petani untuk dikelola sendiri oleh petani plasma, tidak menjadi kewenangannya melainkan harus dibicarakan dan dibahas bersama sama dengan instansi pemerintah yang terkait.

"Untuk mengelola sendiri lahan sawit petani plasma kita harus bahas dan bicarakan dengan dinas Perkebunan Kabupaten Landak dan memerlukan waktu, tidak dapat diputuskan sekarang," pungkas Uus.

Dialog berjalan alot dan sangat panjang hingga suasana memanas, namun situasi tetap kondusif dibawah kendali Kasat Intel Polres Landak. Dialog selesai dan tidak menemukan titik temu, seluruh petani plasma membubarkan diri dan kembali ketempat masing-masing. (mif)


BACA JUGA

Minggu, 18 Agustus 2019 20:25

Jawawut Dipromosikan Sebagai Produk Lokal Sintang

SINTANG- Dari laman Rakyat Kalbar, Bupati Sintang, Jarot Winarno didampingi…

Minggu, 18 Agustus 2019 20:23

Depotnya Ada Izin, Tapi Belum Lengkap

Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) bersama Dinas Lingkungan…

Jumat, 16 Agustus 2019 09:21

Leher Kekasih Dijerat, Tewas, Lalu Keningnya Dicium....

Minggu (7/7), sekitar pukul 11.30 WIB, korban dan pelaku berada…

Jumat, 16 Agustus 2019 09:14

Ini Kisah Warga Parit Baru Mendulang Rupiah dari Jamur Tiram

Jamur tiram dikenal sebagai bahan pangan eksotis yang memiliki banyak…

Jumat, 16 Agustus 2019 09:06

Asap Cair Solusi Tanggulangi Karhutla

KUBU RAYA- Setelah asap lumayan mereda di sebagian Kabupaten Kubu…

Jumat, 16 Agustus 2019 08:00

Disuruh Bersih-Bersih Rumah Camat, Eh Ngga Taunya Digrepe-grepe...

SAMBAS- Miris. Belum selesai penyidikan dugaan pencabulan yang diduga dilakukan…

Jumat, 09 Agustus 2019 09:24

Lahan Terbakar, Api Tak Bisa Dikendalikan, Rumah Pun Jadi Korban

KAYONG UTARA- Kepala Desa Simpang Tiga, Rajali menyebutkan sudah dua…

Selasa, 06 Agustus 2019 22:51

Gila Judi dan Karaoke, Sales Sikat Duit Perusahaan Ratusan Juta

PONTIANAK - Seorang warga Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Edi Sugianto…

Senin, 05 Agustus 2019 12:55

Buayanya Ngga Dapat-Dapat, Warga Kian Resah

SINGKAWANG - Keberadaan Buaya di Sungai Singkawang membuat heboh. Beberapa…

Minggu, 04 Agustus 2019 10:57

Motivasi Keluarga untuk Merawat Penderita Gangguan Jiwa

SINGKAWANG - Bun Nyit Sin (51), Orang Dengan Gangguan Jiwa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*