UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Kamis, 06 Juni 2019 13:14
Nanas Organik ‘Madu Galang’ Mempawah
Sangat Manis, Lembut dan Panen 3 Bulan Sekali

PROKAL.CO, Kabupaten Mempawah merupakan salah satu sentra nanas di Provinsi Kalimantan Barat. Lokasi pengembangan terdapat di Desa Galang, Kecamatan Sungai Sui Pinyuh seluas 400 hektare atau sekitar 1.250 hektare se Kabupaten Mempawah. Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Harapan Baru adalah salah satu yang membudidayakan nanas organik.

“Luas lahan nenas di kelompok ini seluas 15 hektare yang terdiri dari 48 kelompok tani di dalamnya,” ujar Sholeh, Ketua Gapoktan Harapan Baru.

Sholeh menyebutkan, gapoktan binaannya memiliki Kelompok Tani Pengolahan Galang Sari beranggotakan 17 orang berikut Koperasi Galang Mekar Bersama yang beranggotakan 23 orang.

“Umumnya, nanas yang memiliki berat di atas 1 kg dijual seharga Rp 8000 per kg, sedangkan di bawah 1 kg dijual dengan harga Rp 5000 per kg,” jelas Sholeh.

Gapoktan Harapan Baru telah mengembangkan budidaya nanas sejak 1990. Pada 2018 lalu telah menerapkan Prima 3 sekaligus mendapat Sertifikat Nanas Organik dari Lembaga Sertifikasi Organik Seloliman, Mojokerto, Jawa Timur.

"Pertanian

“Budidaya nanas di kelompok ini tidak menggunakan pupuk kimia dengan pH tanah 6-7 dan memenuhi kriteria sebagai nanas organik”, ujar Sholeh.

Nanas varietas queen ini rasanya sangat manis, lembut dan memiliki kadar air tinggi. Pengaruh tanah gambut berdampak pada rasa buah nanas yang manis. Produksi nanas dapat mencapai 1-2 ton per hektare dan panen dapat dilakukan 3 bulan sekali.

“Selain nanas segar, produk dijual dalam bentuk olahan seperti manisan, selai, sirup, dodol, abon, kerupuk dan madu kelulut,” papar Sholeh.

Dari hasil olahan tersebut, Kelompok Tani Galangsari telah mendapat penghargaan Sida Karya dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat.

Untuk membantu proses pengolahan, Kelompok Galangsari mendapat bantuan alat penghancur nanas dari Ditjen Hortikultura.

“Bantuan tersebut sangat membantu pengolahan nanas menjadi produk olahan,” ujar Sholeh.

Produk nanas dijual ke pasar tradisional sekitar Kabupaten Mempawah, Pontianak dan sekitarnya.

Selain itu, melalui kerja sama dengan Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Barat, nanas organik dipasarkan ke beberapa kios sekitar kantor sekaligus untuk mensosialisasikan produk organik kepada masyarakat sekitar.

Menurut Sholeh, saat ini tantangan yang dihadapi adalah perlunya perbaikan infrastruktur jalan menuju kebun produksi. Selain itu dibutukan dukungan pemasaran produk dan penambahan gudang penyimpanan produk.

“Kami menyarankan agar petani tetap konsisten dalam penerapan Good Agricultural Practices (GAP), Good Handling Practices (GHP) untuk menghasilkan nanas organik bermutu dan mampu bersaing di pasar dalam maupun luar negeri,” Yasid Taufik, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hortikultura.

Sebagai informasi, data BPS menunjukkan produksi nanas nasional pada 2018 mencapai 1,8 juta ton. Angka ini naik 0,53 persen dari 2017 sebanyak 1,79 juta ton. (*)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 21 September 2019 11:32

PANIK..!! Lagi Rapat, Gedung DPRD Sekadau Mau Roboh, Pejabat Berhamburan Menyelamatkan Diri

SEKADAU- Mulanya biasa saja. Gedung DPRD Sekadau dipenuhi anggota dan…

Sabtu, 21 September 2019 11:04
1.061 Hotspot Terdeteksi di Ketapang

Lihat Nih..!! Ada Spiderman Bagi Masker di Sambas

KETAPANG- Bertetangga dengan Kalteng, Kabupaten Ketapang sampai hari ini masih…

Jumat, 20 September 2019 11:27

TEGAS..!! Polisi Segel Lahan di Punggur Kecil dan Sekadau Hilir

SUNGAI KAKAP-  Tak ada kepala daerah yang main-main dalam penanganan…

Jumat, 20 September 2019 11:24

SEMOGA BENAR..!! BMKG Prediksi Hari Ini Hujan

Turunnya hujan memang menjadi harapan semua pihak, untuk mengakhiri bencana…

Jumat, 20 September 2019 11:23

Gubernur Ingatkan Pemerintah Pusat Segera Tertibkan Izin Tambang

PONTIANAK-. Kalimantan Barat akan mengulangi sejarah kelam Hak Pengusahaan Hutan…

Jumat, 20 September 2019 11:20

Pantau Cuaca dan Angin, Semoga Ada Awan Biar Bisa Buat Hujan

Dalam upaya menanggulangi Karhutla akibat kemarau panjang yang kering, Pangdam XII…

Jumat, 20 September 2019 11:17

Pangdam: Bara Api Lahan Gambut Bisa Merambat

PONTIANAK- Dua hari jabatan Pangdam XII Tanjungpura diletakkan di pundaknya,…

Kamis, 19 September 2019 11:35

Dua Bulan Menghirup Asap, Tembus 6.025 Kasus ISPA

PONTIANAK-  Seorang pekerja pers di Kota Pontianak pun tutur jadi…

Kamis, 19 September 2019 11:32

Lima Perusahaan di Sintang Disegel Polisi, 10 Menyusul

SINTANG- Sudah lima lahan konsesi perusahaan di Kabupaten Sintang yang…

Kamis, 19 September 2019 11:27

Gara-Gara Asap, Kapal Nelayan Tabrakan

KUBU RAYA- Kemarau dan kekeringan panjang, yang menyebabkan Karhutla tahun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*