UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Kamis, 06 Juni 2019 10:59
17 Kasus Politik Uang Tak Satupun ke Pengadilan

PROKAL.CO, PONTIANAK- Politik uang memang sulit diungkap. Terbukti, dari 17 kasus dugaan politik uang yang teregister di Bawaslu kabupaten/kota se-Kalbar, tak satupun yang diproses hingga ke pengadilan.

Diberitakan Rakyat Kalbar, Bawaslu berdalih, Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) terkendala banyak hal dalam pembuktian laporan dugaan politik uang. Misalnya, si pemberi uang dengan oknum peserta pemilu yang dilaporkan akhinrya tidak bisa dihubungkan.

"Misalnya 6 kasus (dugaan politik uang, red) di Sekadau. Itu tidak terbukti. Sebab, eksekutor yang memberikan uang dengan subjek hukum yang dilaporkan tidak bisa dihubungkan," kata Komisioner Bawaslu Kalbar, Faisal Riza beberapa waktu lalu.

Selain itu, beberapa kasus laporan dugaan politik uang yang akhirnya penangannanya dihentikan oleh Gakkumdu, karena saksi yang diajukan bukan saksi peristiwa. "Ada juga saksi peristiwanya tidak dapat ditemui," ujarnya. "Jadi beberapa kendala itu, yang membuat penanganan kasus dugaan politik uang akhirnya tak bisa dinaikkan ke pengadilan," bebernya.

Begitu juga penanganan dugaan politik uang di Kabupaten Melawi, yang semula diisukan sudah dilakukan operasi tangkap tangan (OTT) saat masa tenang.

Kasus tersebut, kata Riza, tidak bisa diproses sampai ke pengadilan. Sebab, hasil kajian yang dilakukan oleh Gakkumdu setempat, praktik pemberian uang tersebut dianggap belum dilakukan. "Jadi, itu bagian dari upaya pencegahan. Jadi kita memasukan dalam aspek pencegahan," jelasnya.

Dia menerangkan, proses penanganan dugaan politik uang, sepenuhnya menjadi kewenangan Gakkumdu yang unsurnya terdiri dari kepolisian dan kejaksaan. "Bawaslu Provinsi Kalbar hanya melakukan gelar perkara, meminta klarifikasi saja," katanya.

Riza menambahkan, sepanjang tahapan pemilu Pileg dan Pilpres, tercatat, setidaknya ada 136 laporan, termasuk temuan dugaan pelanggaran pemilu yang diterima jajaran Bawaslu Kalbar. (Abdul Halikurrahman/rk)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 20 September 2019 11:27

TEGAS..!! Polisi Segel Lahan di Punggur Kecil dan Sekadau Hilir

SUNGAI KAKAP-  Tak ada kepala daerah yang main-main dalam penanganan…

Jumat, 20 September 2019 11:24

SEMOGA BENAR..!! BMKG Prediksi Hari Ini Hujan

Turunnya hujan memang menjadi harapan semua pihak, untuk mengakhiri bencana…

Jumat, 20 September 2019 11:23

Gubernur Ingatkan Pemerintah Pusat Segera Tertibkan Izin Tambang

PONTIANAK-. Kalimantan Barat akan mengulangi sejarah kelam Hak Pengusahaan Hutan…

Jumat, 20 September 2019 11:20

Pantau Cuaca dan Angin, Semoga Ada Awan Biar Bisa Buat Hujan

Dalam upaya menanggulangi Karhutla akibat kemarau panjang yang kering, Pangdam XII…

Jumat, 20 September 2019 11:17

Pangdam: Bara Api Lahan Gambut Bisa Merambat

PONTIANAK- Dua hari jabatan Pangdam XII Tanjungpura diletakkan di pundaknya,…

Kamis, 19 September 2019 11:35

Dua Bulan Menghirup Asap, Tembus 6.025 Kasus ISPA

PONTIANAK-  Seorang pekerja pers di Kota Pontianak pun tutur jadi…

Kamis, 19 September 2019 11:32

Lima Perusahaan di Sintang Disegel Polisi, 10 Menyusul

SINTANG- Sudah lima lahan konsesi perusahaan di Kabupaten Sintang yang…

Kamis, 19 September 2019 11:27

Gara-Gara Asap, Kapal Nelayan Tabrakan

KUBU RAYA- Kemarau dan kekeringan panjang, yang menyebabkan Karhutla tahun…

Kamis, 19 September 2019 11:23

7 Ekor Orang Utan Berhasil Diselamatkan dari Api Karhutla

KETAPANG- Sepasang orangutan (Pongo pygmayus) yang terjebak di tengah bekas…

Rabu, 18 September 2019 14:25

Asap di Malaysia, Tidak Semuanya Kiriman

PONTIANAK- Asap dari Kalimantan dan Sumatera kini sudah melanglang ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*