UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 18 Mei 2019 15:34
Prostitusi Online di Sintang Terbongkar
Mucikari Pernah dapat Orderan Pejabat, Short Time Rp1 Juta Hingga Rp3 Juta
Polisi menunjukkan beberapa barang bukti aksi prostitusi online.

SINTANG-  Praktik prostitusi online kembali terbongkar di Kabupaten Sintang. Kali ini mucikarinya adalah F. Bahkan, penguna jasa esek-eseknya ada yang datang dari kalangan pejabat.

Diberitakan Rakyat Kalbar, fakta tersebut terungkap, setelah F diringkus anggota Satuan Reskrim Polres Sintang, Selasa (14/5) pukul 21.43 WIB, di salah satu hotel yang berada di Jalan YC Oevang Oeray, Kelurahan Baning Kota, Kabupaten Sintang.

Dari pengakuan tersangka, bisnis haram tersebut sudah dijalankannya sejak tahun 2016 lalu. Namun sempat berhenti lama, dan kembali digelutinya tahun 2019 ini. “Sudah lama berhenti, baru kali ini saya melakukan pekerjaan ini lagi, tapi langsung ketahun sama polisi,” ujar F saat ditanya awak media ketika Press Release di halaman Mapolres Sintang, Kamis (16/4).

Dia membeberkan, promosi dilakukannya hanya menggunakan media sosial WhatsApp, dimana ada lebih dari lima wanita yang berada dibawah naungannya. Harga yang dipatok bervariasi, dari Rp1 juta hingga Rp3 juta. “Setiap transaksi, saya mendapatkan keuntungan Rp300 ribu hingga Rp600 ribu. Pemesannya dari kalangan umum dan pernah juga dari pejabat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Sintang, AKBP Adhe Hariadi mengatakan, terbongkarnya bisnis terlarang ini saat Unit PPA Satuan Reskrim Polres Sintang mendapat informasi dari masyarakat, Senin (13/5), dimana ada praktik prostitusi online yang menawarkan wanita melalui aplikasi WhatsApp. “Mendapat laporan itu, petugas Unit PPA Satuan Reskrim melakukan undercover dengan cara memesan wanita via WhatsApp,” ujarnya.

Kemudian, Selasa (14/5) sekitar pukul 11.48 WIB, tersangka mengirimkan foto seorang wanita berinisial W ke WhatsApp milik petugas yang menyamar, hingga terjadi transaksi, yaitu kencan dengan wanita tersebut dengan tarif short time Rp1 juta. “Tersangka meminta uang tip Rp600 ribu. Kemudian, sekitar pukul 16.00 WIB, petugas memesan kamar di Hotel Ladja nomor 310,” terangnya.

Sekitar pukul 21.43 WIB, tersangka datang membawa wanita tersebut dan bertemu dengan petugas yang menyamar saat itu. Uang tip pun diberikan sesuai permintaannya. “Wanita itu kemduian masuk ke dalam kamar dan petugas memberikan uang jasa, sesuai yang sudah dijanjikan,” katanya.

Tidak lama kemudian, petugas lain mengamankan tersangka di loby hotel lantai 3 dan barang bukti (BB), serta Polwan langsung mengamankan wanita tersebut. Setelah itu, F dan wanita beserta barang bukti dibawa ke Polres Sintang untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. “BB yang diamankan diantaranya dua handphone Vivo, uang senilai Rp1,6 juta, dan beberapa pakaian wanita yang bersangkutan,” terangnya.

Kapolres menjelaskan, modus tersangka tidak hanya melalui WhatsApp saja, melainkan juga masuk ke Tempat Hiburan Malam (THM). Dia menjajakan wanitanya, baik untuk menemani karaoke atau kencan. 

Tersangka dikenakan pasal Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) atau Prostitusi, sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 2 ayat (1) dan (2) Undang-Undang (UU) Nomor 21 Tahun 2007 Tentang TPPO. Ancamannya hukumannya maksimal 15 tahun, dan atau Pasal 296 KUHP yang ancaman hukumannya 1,4 tahun, atau pasal 506 KUHP dengan ancaman hukuman 1 tahun.  (Saiful Fuat/rk)


BACA JUGA

Selasa, 28 Juni 2022 11:39
Polemik RUU Kesehatan Ibu dan Anak

Bakal Ada Perpanjangan Cuti Hamil dan Bersalin, Apindo Kalbar Khawatir Porsi Pekerja Perempuan Berkurang

DPR RI tengah menyusun Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak…

Selasa, 28 Juni 2022 11:36

Ternyata Ini Penyebab Langkanya Pupuk Subsidi di Kalbar

 PT Pupuk Indonesia (Persero) menjawab keluhan petani terkait kelangkaan pupuk…

Rabu, 22 Juni 2022 13:13

GAWAT..!! Ratusan Kantong Darah di Pontianak Terinfeksi Penyakit Menular, PMI Perketat Skrining

 Ratusan kantong darah di PMI Kota Pontianak terinfeksi penyakit menular,…

Senin, 20 Juni 2022 11:57

Perjuangan Para Ayah yang Terhantam Pandemi, Ada yang Menjadi Robot hingga Badut untuk Bertahan Hidup

Minggu ketiga Juni setiap tahunnya diperingati sejumlah negara sebagai Hari…

Senin, 13 Juni 2022 10:57

Ada Indikasi Pekerja Anak di Perkebunan Sawit

International Labour Organization (ILO) atau Organisasi Perburuhan Internasional meluncurkan Hari…

Senin, 13 Juni 2022 10:44

PPDB 2022 Tidak Dipungut Biaya, Gubernur Kalbar Ingatkan Sekolah Negeri

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengingatkan bahwa Penerimaan Peserta Didik Baru…

Jumat, 10 Juni 2022 13:13

Gubernur Kalbar Minta Izin Pegawai Kontrak Diwadahi di Bawah Koperasi Pegawai

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji memperkirakan, sebanyak 80 persen pegawai…

Jumat, 10 Juni 2022 13:12

Semua Daerah di Kalimantan Barat PPKM Level Satu

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, Hary Agung Tjahyadi mengatakan 14…

Rabu, 08 Juni 2022 23:50

Panjang Perbatasan Kalbar-Malaysia 1.000 Km, Ada Lebih dari 52 Jalur Tikus

Kalimantan Barat merupakan provinsi yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia.…

Rabu, 08 Juni 2022 23:47

GILA..!! 31 Kg Sabu dari Malaysia Mau Diselundupkan ke Indonesia Lewat Paloh, Polisi Amankan Lima Tersangka

Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Barat bersama Polda…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers