UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Minggu, 05 Mei 2019 11:33
Oknum Polisi Cabuli Anak di Bawah Umur

PROKAL.CO,

 PONTIANAK- Oknum Inspektur Dua Polisi (Ipda) ini jauh dari perannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Dd yang berugas di Polres Kayong Utara ini malah mencabuli anak di bawah umur, S yang merupakan tetangganya di Sukadana.

“Iya benar ada dugaan tersebut. Oknum sedang diproses kode etik dan pidana di Polda. Selaku Kapolres, saya atas nama institusi meminta maaf sebesar-besarnya kepada korban, keluarga korban dan masyarakat atas perilaku oknum tersebut,” ungkap Kapolres Kayong Utara, AKBP Asep I Rosadi MPA dikonfirmasi via pesan Whatsapp, Kamis (2/5).

Kapolres juga mengajak semua pihak bersama-sama membantu korban, supaya tidak terpukul dua kali secara psikologis. Caranya, tidak menyebarluaskan berita tentang dirinya. “Mari sama-sama kawal proses pemeriksaan dan penegakkan hukum ini. Tetap jaga ketertiban dan silaturahmi,” pesan Kapolres.

Kapolres memastikan tidak ada perlakuan khusus terhadap oknum anggota Polri yang melakukan pelanggaran. “Sudah ditangani serius. Pimpinan kami, bapak Kapolda memberikan petunjuk dan perintah, malam itu juga tegakan hukumnya, tegakan disiplinya, kawal, kirim ke Polda. Kami tidak main-main. Kami tegas dalam hal ini, karena perilaku yang bersangkutan jika memang terbukti, itu mencoreng institusi,” terang Kapolres.

Dilanjutkannya, setelah adanya laporan ini pihak Polres Kayong Utara langsung mengirim oknum anggota tersebut ke Polda Kalbar untuk penanganan hukum yang lebih tinggi. Sehingga dipastikan penegakan hukum dan disiplin terhadap anggota yang melanggar tetap dikedepankan. “Pelaku sedang diperiksa di Polda Kalbar oleh Dit Propam dikawal oleh anggota Propam kami, serta kasus asusilanya juga sedang disidik dan akan dilimpahkan ke Direktorat Reskrim Umum (Dit Reskrimum Polda Kalbar. Jadi ada dua jalan yang ditempuh, jalur internal dan jalur hukum positif,” tegasnya.

Kapolres juga mengingatkan kepada masyarakat, tidak membesarkan dan menghebohkan kasus asusila yang dialami anak dibawah umur ini, mengingat korban diperkirakan masih berusia 13 tahun, karena akan ada beban psikologis yang dialami korban, setelah mendapat perlakukan tidak senonoh tersebut. “Karena ini kasus asusila, korbannya perempuan, dibawah umur. Jadi kita harus berpikir tentang psikologisnya. Bagaimanapun ini menjadi pukulan bagi ia sendiri, karena diketahui oleh orang lain,” harapnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Minggu, 12 Juli 2020 11:59

Tahun Ini Kemarau Tapi Ada Hujan, Semoga Karhutla Berkurang

PONTIANAK – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak Saptiko…

Minggu, 12 Juli 2020 11:03

Alhamdulillah, Angka Kesembuhan Kalbar di Atas 90 Persen, Tujuh Daerah Bebas Covid-19

PONTIANAK – Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson mengumumkan perkembangan…

Minggu, 12 Juli 2020 10:59

Hujan Terus Turun, Banjir Rendam Ribuan Rumah di Kalbar

SINTANG – Banjir akibat meluapnya Sungai Melawi melanda beberapa kecamatan di…

Minggu, 12 Juli 2020 10:54

Gara-Gara Ini, Perusahaan Ini Didenda Rp 1 Miliar

PONTIANAK – PT. Putra Sari Lestari (PSL) di Kabupaten Ketapang didenda…

Sabtu, 11 Juli 2020 11:14

BANJIR DI KALBAR..!! Paling Parah di Ketapang, Air Capai 3 Meter, Rumah Tersisa Atap

KETAPANG – Banjir bandang melanda sejumlah daerah di Kalimantan Barat. Kondisi…

Sabtu, 11 Juli 2020 11:06

Kalbar Minta Diberi Kebebasan Kelola Perbatasan

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji meminta Badan Nasional Pengelola Perbatasan…

Selasa, 07 Juli 2020 13:38

Punya Pantai yang Indah-Indah, Temajuk Harus Jadi Destinasi Wisata Andalan Kalbar

SAMBAS – Daerah di ujung negeri yakni Temajuk Kecamatan Paloh, memiliki…

Selasa, 07 Juli 2020 13:36

Infrastruktur Belum Cukup Baik, Gubernur Kalbar Minta Maaf

PONTIANAK – Hampir dua tahun masa kepemimpinan Gubernur Sutarmidji dan Wakilnya…

Selasa, 07 Juli 2020 13:33

ALAMAKKK...!! Nenek-Nenek Sedang Mandi Mau Diperkosa, Pelaku Lari Telanjang Bulat

MEMPAWAH – Warga Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir dihebohkan dengan…

Minggu, 05 Juli 2020 11:28

Bukan Hanya di Kalbar, Katanya Seluruh Kalimantan Krisis Ayam Potong

PONTIANAK – Krisis pasokan daging ayam segar ternyata bukan hanya terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers