UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Minggu, 28 April 2019 10:32
Sehari Dua Pejuang Demokrasi Wafat
JENAZAH YESI Jenazah Anggota KPPS TPS 03 Kecamatan Bonti, Yesi ketika berada di RSUD M.Th Djaman Sanggau, Jumat (26/4). Warganet for Rakyat Kalbar

PROKAL.CO,

SANGGAU-SINTANG-RK. Di balik hiruk-pikuk Pemilu 2019, terdapat para pejuang demokrasi yang bekerja tak kenal lelah hingga menderita sakit, bahkan meninggal dunia. Jumat (26/4), dua petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) wafat.

Seorang Anggota KPPS TPS 03 Desa Bungok, Desa Majel, Kecamatan Bonti, Yesi, 19, meninggal dunia setelah sempat dirawat sekitar 40 menit di RSUD M.Th Djaman Sanggau.

Kepala Puskesmas Kecamatan Bonti, Titi Rahmawati mengatakan, Rabu (24/4) sekitar pukul 09.20, Yesi dibawa ke Puskesmas Bonti, mengeluhkan sakit di ulu hati dan tenggorokannya. “Waktu masuk kesini diantar keluarganya. Kondisnya nafasnya sesak. Waktu itu sesaknya belum kuat. Batuk mengeluarkan bercak darah. Kemudian, kita berikan perawatan,” kata Titi kepada Rakyat Kalbar, Jumat (26/4) via seluler.

Sehari setelah dirawat, Kamis (25/4) kondisi ibu satu anak itu mulai membaik. Oleh dokter Puskesmas Bonti, dr Yohana Rima Rian Ayuri, Yesi disarankan untuk cek dahak, karena dokter curiga pasien mengidap TBC. Setelah dilakukan cek dahak, Jumat (26/4) pagi, kondisi Yesi semakin menurun. “Jam 06.55, saya cek. Jam 07.00, saya sarankan ke keluarganya untuk dirujuk (ke RSUD, red). Saya curiga dia (Yesi, red) ada gangguan irama jantung. Kalau serangan jantung itu kan tiba-tiba. Saya minta ke keluarganya untuk cepat dirujuk,” kata dr Yohana, Jumat (26/4) via seluler.

Namun suami Yesi tak langsung merujuk, dengan alasan masih menunggu keluarganya yang lain datang. Yohana mengaku, tidak bisa memaksa keluarga Yesi. Ambulan Puskesmas sudah sedia sejak pagi. “Satu jam kemudian saya tanya lagi. Suaminya bilang, tunggu bu, keluarga saya masih di jalan. Sekitar jam 10.45, baru keluarganya datang. Kemudian berangkat ke Sanggau. Yesi sendiri pagi tadi (kemarin, red) masih bisa  bicara. Dia (Yesi, red) sempat bilang oksigennya terlalu kencang. Cuma sesaknya makin tambah parah,” ungkap Yohana.

Sementara itu, Komisioner KPU Edy Rhamansana mengatakan, Yesi sempat dirawat selama 40 menit di RSUD M.Th Djaman. “Yesi didiagnosa cardiac arrest ec. Meninggal sekitar pukul 11.55 WIB. Tadi berangkat dari Bonti menuju Sanggau sekitar pukul 10.00,” kata Edy Rhamansana.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Minggu, 12 Juli 2020 11:59

Tahun Ini Kemarau Tapi Ada Hujan, Semoga Karhutla Berkurang

PONTIANAK – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak Saptiko…

Minggu, 12 Juli 2020 11:03

Alhamdulillah, Angka Kesembuhan Kalbar di Atas 90 Persen, Tujuh Daerah Bebas Covid-19

PONTIANAK – Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson mengumumkan perkembangan…

Minggu, 12 Juli 2020 10:59

Hujan Terus Turun, Banjir Rendam Ribuan Rumah di Kalbar

SINTANG – Banjir akibat meluapnya Sungai Melawi melanda beberapa kecamatan di…

Minggu, 12 Juli 2020 10:54

Gara-Gara Ini, Perusahaan Ini Didenda Rp 1 Miliar

PONTIANAK – PT. Putra Sari Lestari (PSL) di Kabupaten Ketapang didenda…

Sabtu, 11 Juli 2020 11:14

BANJIR DI KALBAR..!! Paling Parah di Ketapang, Air Capai 3 Meter, Rumah Tersisa Atap

KETAPANG – Banjir bandang melanda sejumlah daerah di Kalimantan Barat. Kondisi…

Sabtu, 11 Juli 2020 11:06

Kalbar Minta Diberi Kebebasan Kelola Perbatasan

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji meminta Badan Nasional Pengelola Perbatasan…

Selasa, 07 Juli 2020 13:38

Punya Pantai yang Indah-Indah, Temajuk Harus Jadi Destinasi Wisata Andalan Kalbar

SAMBAS – Daerah di ujung negeri yakni Temajuk Kecamatan Paloh, memiliki…

Selasa, 07 Juli 2020 13:36

Infrastruktur Belum Cukup Baik, Gubernur Kalbar Minta Maaf

PONTIANAK – Hampir dua tahun masa kepemimpinan Gubernur Sutarmidji dan Wakilnya…

Selasa, 07 Juli 2020 13:33

ALAMAKKK...!! Nenek-Nenek Sedang Mandi Mau Diperkosa, Pelaku Lari Telanjang Bulat

MEMPAWAH – Warga Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir dihebohkan dengan…

Minggu, 05 Juli 2020 11:28

Bukan Hanya di Kalbar, Katanya Seluruh Kalimantan Krisis Ayam Potong

PONTIANAK – Krisis pasokan daging ayam segar ternyata bukan hanya terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers