UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Minggu, 28 April 2019 10:30
Film Ku Cumbu Tubuh Indahku Dilarang Diputar di Pontianak
Kontroversi terhadap film layar lebar berjudul 'Kucumbu Tubuh Indahku' karya sutradara Garin Nugroho juga muncul di Kalbar

PROKAL.CO,

PONTIANAK - Sampai hari ini sudah ada dua daerah yang memiliki jaringan bioskop nasional menyatakan menolak film yang mengangkat kisah tentang seorang penari lengger itu. Yakni di Kota Pontianak dan Kubu Raya yang masing-masing kepala daerahnya telah mengeluarkan surat penolakan. 

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono telah mengirimkan surat penolakan yang ditujukan kepada Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Kalbar. Dalam surat itu disebutkan bahwa Pemerintah Kota Pontianak menyatakan keberatan atas pemutaran film karya Garin Nugroho itu. Edi juga meminta penutupan akses informasi terhadap film itu, baik melalui media cetak, media sosial, maupun massa lain di Pontianak. 

Pemkot menyatakan, penolakan pemutaran film Ku Cumbu Tubuh Indahku karena sejumlah alasan. Pertama, film itu dinilai memberikan dampak negatif pada perilaku sosial masyarakat. Terutama adanya perilaku seksual yang menyimpang. “(Film) Ini akan mempengaruhi mempengaruhi cara pandang dan perilaku masyarakat. Khususnya generasi muda,” tulis Edi dalam suratnya. 

Selain itu petisi online untuk menolak penanyangan film tersebut juga muncul di laman www.change.org. Menanggapi hal tersebut, lewat tulisan yang diunggah di akun resmi instagram miliknya @garin_film, sang sutradara menyatakan keprihatinan atas petisi sebagai penghakiman massal dan sensor massal terhadap karya dan pikiran atas keadilan.

"Petisi untuk tidak menonton film Kucumbu Tubuh Indahku lewat ajakan media sosial, tanpa proses dan ruang dialog, bahkan tanpa menonton telah diviralkan di media sosial," tulis Garin.

Ia menyebutkan bahwa penghakiman massal lewat media sosial kerap terjadi pada karya seni. Sehingga ia menilai fungsi media sosial telah berubah menjadi tempat penghakiman massal tanpa proses keadilan dan memicu anarkisme massal.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Minggu, 12 Juli 2020 11:59

Tahun Ini Kemarau Tapi Ada Hujan, Semoga Karhutla Berkurang

PONTIANAK – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak Saptiko…

Minggu, 12 Juli 2020 11:03

Alhamdulillah, Angka Kesembuhan Kalbar di Atas 90 Persen, Tujuh Daerah Bebas Covid-19

PONTIANAK – Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson mengumumkan perkembangan…

Minggu, 12 Juli 2020 10:59

Hujan Terus Turun, Banjir Rendam Ribuan Rumah di Kalbar

SINTANG – Banjir akibat meluapnya Sungai Melawi melanda beberapa kecamatan di…

Minggu, 12 Juli 2020 10:54

Gara-Gara Ini, Perusahaan Ini Didenda Rp 1 Miliar

PONTIANAK – PT. Putra Sari Lestari (PSL) di Kabupaten Ketapang didenda…

Sabtu, 11 Juli 2020 11:14

BANJIR DI KALBAR..!! Paling Parah di Ketapang, Air Capai 3 Meter, Rumah Tersisa Atap

KETAPANG – Banjir bandang melanda sejumlah daerah di Kalimantan Barat. Kondisi…

Sabtu, 11 Juli 2020 11:06

Kalbar Minta Diberi Kebebasan Kelola Perbatasan

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji meminta Badan Nasional Pengelola Perbatasan…

Selasa, 07 Juli 2020 13:38

Punya Pantai yang Indah-Indah, Temajuk Harus Jadi Destinasi Wisata Andalan Kalbar

SAMBAS – Daerah di ujung negeri yakni Temajuk Kecamatan Paloh, memiliki…

Selasa, 07 Juli 2020 13:36

Infrastruktur Belum Cukup Baik, Gubernur Kalbar Minta Maaf

PONTIANAK – Hampir dua tahun masa kepemimpinan Gubernur Sutarmidji dan Wakilnya…

Selasa, 07 Juli 2020 13:33

ALAMAKKK...!! Nenek-Nenek Sedang Mandi Mau Diperkosa, Pelaku Lari Telanjang Bulat

MEMPAWAH – Warga Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir dihebohkan dengan…

Minggu, 05 Juli 2020 11:28

Bukan Hanya di Kalbar, Katanya Seluruh Kalimantan Krisis Ayam Potong

PONTIANAK – Krisis pasokan daging ayam segar ternyata bukan hanya terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers