UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Selasa, 16 April 2019 11:02
Lima Tersangka Narkotika Jaringan Malaysia Dibekuk
LIMA TERSANGKA: Tersangka yang diamankan Polda Kalbar dalam penangkapan narkoba kemarin. Sebanyak 8,24 kilogram sabu berhasil diamankan dari lima tersangka yang ditangkap. SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

PROKAL.CO, PONTIANAK – Jajaran Direktorat Narkoba Polda Kalbar kembali membongkar jaringan peredaran narkoba internasional yang dibawa dari Malaysia dan hendak dipasarkan di Kalbar. Ada lima tersangka yang ditangkap. Mereka terdiri dari empat pria masing-masing berinisial JL, BS, ID, dan UM serta seorang wanita berinisial IS. Barang bukti yang berhasil diamankan yakni sebanyak 8,24 kilogram sabu dan 18.762 pil ekstasi.

Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono mengatakan para tersangka ditangkap pada Senin (8/4) lalu. Penangkapan keempat tersangka pria dilakukan atas dasar laporan dari masyarakat. Pelapor melihat salah satu tersangka, JL membawa dua buah tas yang diduga berisi narkotika menggunakan sepeda motor. 

Setelah mendapat laporan itu, tim khusus dari Polda Kalbar pun langsung diterjunkan untuk melakukan pengintaian demi memastikan kebenaran laporan tersebut. Kendaraan JL dicegat dan dihentikan. Setelah itu, anggota tim langsung melakukan penggeledahan. 

“Saat penggeledahan, petugas menemukan dua buah tas. Satu tas berwarna hijau yang ternyata isinya sabu-sabu. Sementara satu tas lagi berwarna orange berisi pil ekstasi warna coklat dan pink,” ungkap Kapolda di sela-sela konferensi pers di Mapolda Kalbar, Senin (15/4) seperti diberitakan Pontianak Post.

Setelah itu, tim mencoba melakukan interogasi terhadap JL guna pengembangan kasus. Dari interogasi tersebut didapat informasi bahwa istri tersangka berinisial IS juga merupakan pengguna narkotika. IS beralamat di Jalan Mendalam 3, Desa Ambawang Kuala.

“Tim langsung mendatangi kediamannya di kawasan Kecamatan Sungai Ambawang di hari yang sama dan melakukan penangkapan. Petugas juga menemukan barang bukti berupa satu klip transparan dibungkus plastik hitam berisi sabu, dua klip transparan berisi sabu, satu tas kecil bertuliskan premium, satu unit ponsel seluler, dan satu buah kantong plastik hitam,” jelasnya.

Tak hanya sampai di situ, tim kembali melakukan pengembangan atas jaringan internasional ini dan berhasil mengorek informasi bahwa ada tiga anggota sindikat lain yang sedang berada di Kapal Rajawali Laut-IV. Mereka berinisial BS, ID, dan UM. Tim langsung bergeser ke lokasi tersebut menangkap ketiga nama yang disebutkan.

“Kita langsung menangkap tiga orang yang diduga sebagai bagian dari jaringan narkotika Internasional tersebut. Selanjutnya semua tersangka bersama barang bukti yang berhasil diamankan langsung dibawa ke Dit Res Narkoba Polda Kalbar untuk diproses lebih lanjut,” terang Didi.

Menurutnya, sabu-sabu dan ekstasi ini sangat berbahaya bagi para penggunanya dan sama sekali tidak ada manfaat positif. Dari total barang bukti yang diamankan, yakni 8,24 kilogram sabu dan 18.762 pil ekstasi (14.649 butir warna coklat dan 4.113 butir warna pink), diperkirakan ada ratusan ribu jiwa yang berhasil diselamatkan dari bahaya narkoba. 

 “Bayangkan saja, kalau satu gram sabu bisa dipakai untuk delapan orang, dan satu butir ekstasi bisa dipakai untuk dua orang, sudah berapa jiwa yang kita selamatkan. Itu kalau dihitung-hitung sekitar kurang lebih 103.476 yang berhasil kita selamatkan,” pungkasnya.

Selain narkotika, barang bukti lain yang berhasil diamankan dari tersangka adalah satu ponsel, satu sepeda motor, dan satu kapal motor yang diduga dijadikan sarana tersangka menjalankan aksinya dalam melakukan peredaran narkoba di Kalbar. (sig)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 06 September 2015 11:14

Pegawai Bank Kalbar Diduga Gelapkan Uang Nasabah Rp1,6 M

<p style="line-height: 1.38; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" dir="ltr"><span…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*