UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Selasa, 09 April 2019 11:04
Lumpur Laut Dapat Mengurangi Risiko Karhutla
kebakaran hutan dan lahan di Kalbar. Ternyata lumpur laut bisa menanganinya.

PROKAL.CO,

Beberapa kali hujan mengguyur, sehingga kabut asap di Kalbar pun lenyap secara bertahap. Tetapi jangan dikira permasalahannya cukup sampai di sini. Karena kemarau berikutnya bencana akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tersebut akan kembali melanda di sejumlah kabupaten/kota di seantero Provinsi Kalbar.

“Mulai sekarang kita harus memikirkan langkah-langkah untuk mengantisipasi kebakaran lahan gambut di tahun-tahun mendatang,” ujar Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Ir H Suriansyah, MMA, Minggu (7/4).

Legislator Partai Gerindra ini berpendapat kalau tidak dicegah sedari awal, maka persoalan karhutla yang menimbulkan bencana kabut asap di Kalbar akan terus menerus berulang.

“Perlu diketahui bahwa gambut merupakan lahan yang diselimuti material organik yang mudah terbakar. Dalam kondisi kering sedikit saja mendapat percikan api akan langsung terbakar,” terangnya.

Wakil rakyat asal Dapil Kabupaten Sambas ini menjelaskan, sifat lahan gambut tersebut yang harus diperhatikan untuk mencegah persoalan karhutla di Kalbar.

“Kita seharusnya bekerja sama dan memanfaatkan para ahli di Indonesia guna memahami karakteristik lahan gambut,” ulasnya.
Menurutnya, di Indonesia banyak perguruan tinggi yang meneliti masalah lahan gambut termasuk untuk pemanfaatannya. “Salah satunya Fakultas Pertanian di Untan Pontianak,” paparnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Minggu, 12 Juli 2020 11:59

Tahun Ini Kemarau Tapi Ada Hujan, Semoga Karhutla Berkurang

PONTIANAK – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak Saptiko…

Minggu, 12 Juli 2020 11:03

Alhamdulillah, Angka Kesembuhan Kalbar di Atas 90 Persen, Tujuh Daerah Bebas Covid-19

PONTIANAK – Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson mengumumkan perkembangan…

Minggu, 12 Juli 2020 10:59

Hujan Terus Turun, Banjir Rendam Ribuan Rumah di Kalbar

SINTANG – Banjir akibat meluapnya Sungai Melawi melanda beberapa kecamatan di…

Minggu, 12 Juli 2020 10:54

Gara-Gara Ini, Perusahaan Ini Didenda Rp 1 Miliar

PONTIANAK – PT. Putra Sari Lestari (PSL) di Kabupaten Ketapang didenda…

Sabtu, 11 Juli 2020 11:14

BANJIR DI KALBAR..!! Paling Parah di Ketapang, Air Capai 3 Meter, Rumah Tersisa Atap

KETAPANG – Banjir bandang melanda sejumlah daerah di Kalimantan Barat. Kondisi…

Sabtu, 11 Juli 2020 11:06

Kalbar Minta Diberi Kebebasan Kelola Perbatasan

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji meminta Badan Nasional Pengelola Perbatasan…

Selasa, 07 Juli 2020 13:38

Punya Pantai yang Indah-Indah, Temajuk Harus Jadi Destinasi Wisata Andalan Kalbar

SAMBAS – Daerah di ujung negeri yakni Temajuk Kecamatan Paloh, memiliki…

Selasa, 07 Juli 2020 13:36

Infrastruktur Belum Cukup Baik, Gubernur Kalbar Minta Maaf

PONTIANAK – Hampir dua tahun masa kepemimpinan Gubernur Sutarmidji dan Wakilnya…

Selasa, 07 Juli 2020 13:33

ALAMAKKK...!! Nenek-Nenek Sedang Mandi Mau Diperkosa, Pelaku Lari Telanjang Bulat

MEMPAWAH – Warga Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir dihebohkan dengan…

Minggu, 05 Juli 2020 11:28

Bukan Hanya di Kalbar, Katanya Seluruh Kalimantan Krisis Ayam Potong

PONTIANAK – Krisis pasokan daging ayam segar ternyata bukan hanya terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers