UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Senin, 08 April 2019 10:02
KEREN..!! Petani Singkawang Berhasil Budidaya Asparagus

Padahal Tumbuh di Negara dengan Empat Musim

Asparagus (ilustrasi)

PROKAL.CO,

PONTIANAK- Meski belum familiar, ternyata asparagus banyak diminati. Sayuran ini dinilai sangat potensial dari sisi ekonomi. Petani di Kota Singkawang berhasil membudidayakan sayuran yang tumbuh di Negara yang memiliki empat musim. 

Fakta diungkapkan Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalbar, Heronimus Hero ketika berkunjung ke salah satu kebun milik petani asparagus  di Singkawang, belum lama ini. 

Hero mengakui, asparagus mungkin belum begitu familiar bagi masyarakat, karena sayuran ini mirip dengan rebung. "Sayuran kelas atas ini sekarang sudah dapat dikembangkan di Kalbar, tepatnya di Kota Singkawang. Meskipun Singkawang terletak di pesisir, namun asparagus dapat tumbuh dengan baik," lugasnya. 

Asparagus merupakan jenis sayuran dari spesies tumbuhan genus Asparagus, terutama batang muda dari Asparagus officinalis. Hero menjelaskan, sayuran ini merupakan sayuran yang ditanam di negara empat musim. Sehingga masyarakat Indonesia sendiri, belum biasa mengkonsumsinya. Karena itu, dia memaklumi jika belum banyak yang menggeluti komoditas ini. 

Namun, dikatakannya prospek pasar asparagus sangat terbuka lebar. Namun, lantaran jumlahnya yang terbatas, pembeli harus memesan terlebih dahulu. "Buktinya, saat berkunjung (ke Singkawang, red) kami gagal membeli, karena semua sudah dipesan oleh pembeli lain," jelasnya. 

Terkait harga, wajar asparagus disebut sayuran kelas atas, karena harganya mahal dibandingkan sayuran lain. Hero menyebut, aspatagus dibandrol Rp85 ribu per kilogram. "Harga relatif mahal. Namun itulah yang menjadi prospek agribisnisnya bagi para petani milenial yang berminat," terangnya seperti dilansir Rakyat Kalbar.  

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 12 Juli 2020 11:59

Tahun Ini Kemarau Tapi Ada Hujan, Semoga Karhutla Berkurang

PONTIANAK – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak Saptiko…

Minggu, 12 Juli 2020 11:03

Alhamdulillah, Angka Kesembuhan Kalbar di Atas 90 Persen, Tujuh Daerah Bebas Covid-19

PONTIANAK – Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson mengumumkan perkembangan…

Minggu, 12 Juli 2020 10:59

Hujan Terus Turun, Banjir Rendam Ribuan Rumah di Kalbar

SINTANG – Banjir akibat meluapnya Sungai Melawi melanda beberapa kecamatan di…

Minggu, 12 Juli 2020 10:54

Gara-Gara Ini, Perusahaan Ini Didenda Rp 1 Miliar

PONTIANAK – PT. Putra Sari Lestari (PSL) di Kabupaten Ketapang didenda…

Sabtu, 11 Juli 2020 11:14

BANJIR DI KALBAR..!! Paling Parah di Ketapang, Air Capai 3 Meter, Rumah Tersisa Atap

KETAPANG – Banjir bandang melanda sejumlah daerah di Kalimantan Barat. Kondisi…

Sabtu, 11 Juli 2020 11:06

Kalbar Minta Diberi Kebebasan Kelola Perbatasan

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji meminta Badan Nasional Pengelola Perbatasan…

Selasa, 07 Juli 2020 13:38

Punya Pantai yang Indah-Indah, Temajuk Harus Jadi Destinasi Wisata Andalan Kalbar

SAMBAS – Daerah di ujung negeri yakni Temajuk Kecamatan Paloh, memiliki…

Selasa, 07 Juli 2020 13:36

Infrastruktur Belum Cukup Baik, Gubernur Kalbar Minta Maaf

PONTIANAK – Hampir dua tahun masa kepemimpinan Gubernur Sutarmidji dan Wakilnya…

Selasa, 07 Juli 2020 13:33

ALAMAKKK...!! Nenek-Nenek Sedang Mandi Mau Diperkosa, Pelaku Lari Telanjang Bulat

MEMPAWAH – Warga Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir dihebohkan dengan…

Minggu, 05 Juli 2020 11:28

Bukan Hanya di Kalbar, Katanya Seluruh Kalimantan Krisis Ayam Potong

PONTIANAK – Krisis pasokan daging ayam segar ternyata bukan hanya terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers