UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Selasa, 02 April 2019 22:51
Begini Upaya Lestarikan Budaya Dayak Lebang Nado
DISAMBUT: Bupati Sintang Jarot Winarno disambut dengan tarian saat menghadiri Musdat Dayak Lebang Nado, Minggu (31/3). HUMAS PEMKAB SINTANG FOR PONTIANAK POST

PROKAL.CO,

Musyawarah Adat (Musdat) Dayak Lebang Nado resmi digelar, Minggu (31/3) setelah delapan tahun tak pernah menggelar kegiatan tersebut. Musdat di eilayah Kecamatan Dedai dan Kayan Hilir itu,  digelar di halaman Rumah Betang Dayak Lebang Nado,Desa Kumpang, Kecamatan Dedai, Minggu. Pertemuan suku Dayak Lebang Nadi dilakukan sebagai ikhtiar untuk menjaga kelestarian adat dan budaya suku tersebut. 

Ketua Panitia kegiatan Musyawarah Adat Dayak Lebang Nado Yohanes Jau mengatakan kegiatan Musdat ini dilaksanakan selama tiga hari. “Berdasarkan AD RT untuk suku lebang sudah delapan tahun tidak di laksanakan musdat, oleh sebab itu kami memandang perlu melakukan penyegaran serta menyesuaikan perkembangan yang ada,” ungkapnya seperti dilansir Pontianak Post.

Atas pertimbangan itulah, lanjut dia, musdat ini mutlak harus dilaksakan. Tentu saja, digelarnya musdat ini adalah upaya untuk mempertemukan  orang-orang Dayak Lebang Nado yang telah tersebut di berbagai daerah. Dari pertemuan ini pula, diharapkan adat istiadat suku ink ini dapat dilestarikan. 

Bupati Sintang, Jarot Winarno, yang membuka kegiatan tersebut menganggap penting digelar guna keberlanjutan masyarakat dayak Lebang Nado, terutama bagi generasi yang akan datang. “Apa yang dibahas dalam musdat nantinya bukan untuk kebutuhan saat ini saja tapi untuk generasi Dayak Lebang Nado yang akan datang, sehingga hal ini berkelanjutan, apa jadinya jika kita memenuhi kebutuhan sekarang tanpa melihat generasi yang akan datang,” kata dia. 

Karena dalam masyarakat adat itu, jelas dia, diajarakan bagaimana hubungan manusia dengan manusia, antara manusia dengan puyanggana, antara manusia dengan alam dan hutan yang dimiliki. Dia menilai dalam pembangunan secara ekonomi, budaya dan adat, maka perlu untum menyeimbangkannya pembangunan berkelanjutan.

Kondisi suku Dayak Lebang Nado, menurut Jarot, kurang mendapatkan perhatian, padahal suku Dayak Lebang Nado terhitung komunitas masyarakat adat yang kecil yakni hanya terdapat di 93 kampung. Sehingga yang menjadi keluhan mereka saat itu, ungkap dia kondis jalan yang jelek, fasilitas sekolah dan kesehatan yang kurang memadai.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Minggu, 12 Juli 2020 11:59

Tahun Ini Kemarau Tapi Ada Hujan, Semoga Karhutla Berkurang

PONTIANAK – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak Saptiko…

Minggu, 12 Juli 2020 11:03

Alhamdulillah, Angka Kesembuhan Kalbar di Atas 90 Persen, Tujuh Daerah Bebas Covid-19

PONTIANAK – Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson mengumumkan perkembangan…

Minggu, 12 Juli 2020 10:59

Hujan Terus Turun, Banjir Rendam Ribuan Rumah di Kalbar

SINTANG – Banjir akibat meluapnya Sungai Melawi melanda beberapa kecamatan di…

Minggu, 12 Juli 2020 10:54

Gara-Gara Ini, Perusahaan Ini Didenda Rp 1 Miliar

PONTIANAK – PT. Putra Sari Lestari (PSL) di Kabupaten Ketapang didenda…

Sabtu, 11 Juli 2020 11:14

BANJIR DI KALBAR..!! Paling Parah di Ketapang, Air Capai 3 Meter, Rumah Tersisa Atap

KETAPANG – Banjir bandang melanda sejumlah daerah di Kalimantan Barat. Kondisi…

Sabtu, 11 Juli 2020 11:06

Kalbar Minta Diberi Kebebasan Kelola Perbatasan

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji meminta Badan Nasional Pengelola Perbatasan…

Selasa, 07 Juli 2020 13:38

Punya Pantai yang Indah-Indah, Temajuk Harus Jadi Destinasi Wisata Andalan Kalbar

SAMBAS – Daerah di ujung negeri yakni Temajuk Kecamatan Paloh, memiliki…

Selasa, 07 Juli 2020 13:36

Infrastruktur Belum Cukup Baik, Gubernur Kalbar Minta Maaf

PONTIANAK – Hampir dua tahun masa kepemimpinan Gubernur Sutarmidji dan Wakilnya…

Selasa, 07 Juli 2020 13:33

ALAMAKKK...!! Nenek-Nenek Sedang Mandi Mau Diperkosa, Pelaku Lari Telanjang Bulat

MEMPAWAH – Warga Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir dihebohkan dengan…

Minggu, 05 Juli 2020 11:28

Bukan Hanya di Kalbar, Katanya Seluruh Kalimantan Krisis Ayam Potong

PONTIANAK – Krisis pasokan daging ayam segar ternyata bukan hanya terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers