UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Minggu, 31 Maret 2019 11:33
YAKINLAH..!! Provinsi Kapuas Raya Terbentuk di Tahun 2020
SERAHKAN Bupati Sanggau, Paolus Hadi menyerahkan kesepakatan pemekaran Provinsi Kapuas Raya kepada Gubernur Kalbar, Sutarmidji disela Pembukaan Musrenbang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Sanggau di Gedung Pertemuan Umum Sanggau, Jumat (29/3). Humas Pemprov Kalbar for Rakyat Kalbar

PROKAL.CO,

SINTANG-  Pemekaran Provinsi Kapuas Raya (PKR) semakin melihatkan titik terang. Bahkan, dapat dipastikan daerah otonom baru (DOB) ini akan terbentuk pada tahun ke-3 masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar periode 2018-2023.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan ketika melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sintang, beluma lama ini. Dijelaskannya, Kantor Gubernur dan DPRD sudah disiapkan. Diperkirakan tahun 2020-2021 atau tahun ke-3 pemerintahan Sutarmidji-Ria Norsan sudah bisa mewujudkan pemekaran PKR. “Dengan dimekarkannya Provinsi Kapuas Raya, maka akan mendongkrak perekonomian masyarakat bagian timur Kalbar,” terang Norsan.

Terlepas dari itu, Norsan juga mengatakan, saat ini Kalbar menjadi incaran para investor luar maupun dalam untuk menanamkan modal. Penyebabnya, Kalbar segera memiliki pelabuhan skala internasional, yakni Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah. Pembangunanya saat ini sedang berlangsung. Pelabuhan itu dipastikan beroperasional tahap pertamanya pada akhir tahun 2020 mendatang. “Pelabuhan Kijing menjadi salah satu daya tariknya Kalbar bagi para investor luar, maupun dalam. Apabila jadi pelabuhan ini, maka akan dapat mendongkrak perekonomian Kalbar,” pungkasnya.

Sebelumnya, telah ditandatanganinya surat pernyataan untuk membentuk PKR yang dilakukan Bupati dan Ketua DPRD dari lima kabupaten yang nantinya akan masuk dalam wilayah PKR. Yakni Kabupaten Sintang, Kapuas Hulu, Melawi, Sekadau dan Sanggau. “Jadi lima kabupaten telah diakomodir. Kami seluruh Bupati dan Ketua DPRD telah menandatangani surat pernyataan untuk terwujudnya itu,” ujar Bupati Sintang, Jarot Winarno.

Hanya saja, yang belum dilakukan hingga saat ini adalah, rencana Gubernur Kalbar, Sutarmidji untuk membawa lima Bupati dan Ketua DPRD menghadap Presiden RI, sesuai janjinya saat melakukan kunjungan kerja ke Sintang beberapa waktu lalu. “Kami tinggal menunggu rencana pak gubernur untuk membawa menghadap ke presiden terkait PKR,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward mengatakan, PKR merupakan harapan yang sudah lama dinanti-nantikan masyarakat timur Kalbar. Selain mendesak, PKR juga diyakini dapat mendongkrak perekonomian masyarakat. “Jika pemekaran provinsi terwujud, maka sistem pemerintahan akan merata dan pembangunan dapat dirasakan di seluruh kawasan hingga pedalaman Kalbar,” terangnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 31 Agustus 2015 00:39

Ini Penyebab Mantan Kadispenda Kalbar Tewas

<p>SAMBAS-RK. Kecelakaan maut di Jalan Raya Parit Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Sambas,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers