UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Kamis, 21 Maret 2019 00:44
Mantan "KPK"-nya Malaysia Punya Pendapat Soal KPK Indonesia, Apa Itu..?
Mantan Pimpinan Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC), Dr. Azmi Bin Hj.Mohd DBA (UUM), MBA (UUM) di Mukernas LAKI.

PROKAL.CO,

PONTIANAK— Penanganan tindak pidana korupsi di Kalimantan Barat (Indonesia) dengan Negara Malaysia tidak berbeda jauh. Ada strategi khusus ketika kasus-kasus tersebut mandek. Pemberantasan kasus-kasus berkaitan dengan uang negara harus jalan terus, siapapun menjadi pesakitnya ? Mantan Pimpinan Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC), Dr. Azmi Bin Hj.Mohd DBA (UUM), MBA (UUM) mengatakannya kepada wartawan.

“Proses penanganan korupsi di Negara Malaysia lebih menjurus kepada penundaan uang haram. Untuk di Indoensia yakni bagaimana melakukan pencegahan seperti tindak pidana pencucian uang,” katanya, Selasa (19/3) disela-sela menghadiri acara Mukernas LAKI di Hotel Kartika dikutip dari laman Pontianak Post.

Mantan pimpinan “KPK”-nya Malaysia ini menyatakan bahwa terkait tindak pidana pencucian uang, aparat negara bisa melakukan pemaksaan undang-undang atau hukum kepada pelaku. ”Siapapun dia. Kami (MACC), tidak pandang bulu,” ujarnya.

Komisi Anti Korupsi Malaysis memang diberikan kuasa besar mengatasi isu korupsi,  salah guna kuasa atau penyelewengan uang negara. Ini dapat dilihat bagaimana kerajaan di Malaysia membuat perubahan struktur organisasi memerangi tindakan rasuah. Selain itu, berbagai komponen aparat Negara di sana (Malaysia) bertindak aktif memerangani jenayah-jenayah korupsi 

Misalnya, lanjut pendiri Consultan IMC Solution (Integrated Management  And Consultancy) salah guna kuasa, pecah amanah, kasus tipu dan sebagainya. Untuk pemberantasan rasuah di Malaysia, tingkatan di Asia sangat baik dan memuaskan. 

“Indeks penanganan cepat rasuah atau korupsi dapat dirangking dan diperbaiki dibandingkan tahun 2018 dan tahun sebelumnya,” ucapnya.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 12 Juli 2020 11:59

Tahun Ini Kemarau Tapi Ada Hujan, Semoga Karhutla Berkurang

PONTIANAK – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak Saptiko…

Minggu, 12 Juli 2020 11:03

Alhamdulillah, Angka Kesembuhan Kalbar di Atas 90 Persen, Tujuh Daerah Bebas Covid-19

PONTIANAK – Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson mengumumkan perkembangan…

Minggu, 12 Juli 2020 10:59

Hujan Terus Turun, Banjir Rendam Ribuan Rumah di Kalbar

SINTANG – Banjir akibat meluapnya Sungai Melawi melanda beberapa kecamatan di…

Minggu, 12 Juli 2020 10:54

Gara-Gara Ini, Perusahaan Ini Didenda Rp 1 Miliar

PONTIANAK – PT. Putra Sari Lestari (PSL) di Kabupaten Ketapang didenda…

Sabtu, 11 Juli 2020 11:14

BANJIR DI KALBAR..!! Paling Parah di Ketapang, Air Capai 3 Meter, Rumah Tersisa Atap

KETAPANG – Banjir bandang melanda sejumlah daerah di Kalimantan Barat. Kondisi…

Sabtu, 11 Juli 2020 11:06

Kalbar Minta Diberi Kebebasan Kelola Perbatasan

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji meminta Badan Nasional Pengelola Perbatasan…

Selasa, 07 Juli 2020 13:38

Punya Pantai yang Indah-Indah, Temajuk Harus Jadi Destinasi Wisata Andalan Kalbar

SAMBAS – Daerah di ujung negeri yakni Temajuk Kecamatan Paloh, memiliki…

Selasa, 07 Juli 2020 13:36

Infrastruktur Belum Cukup Baik, Gubernur Kalbar Minta Maaf

PONTIANAK – Hampir dua tahun masa kepemimpinan Gubernur Sutarmidji dan Wakilnya…

Selasa, 07 Juli 2020 13:33

ALAMAKKK...!! Nenek-Nenek Sedang Mandi Mau Diperkosa, Pelaku Lari Telanjang Bulat

MEMPAWAH – Warga Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir dihebohkan dengan…

Minggu, 05 Juli 2020 11:28

Bukan Hanya di Kalbar, Katanya Seluruh Kalimantan Krisis Ayam Potong

PONTIANAK – Krisis pasokan daging ayam segar ternyata bukan hanya terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers