UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Minggu, 17 Maret 2019 10:04
Orang Gila Dibuang di Jalanan
MULAI MARAK : Petugas saat menangani pasien gangguan jiwa yang terlantar di Kabupaten Mempawah. WAHYU JARTHAKUSUMA/PONTIANAK POST

PROKAL.CO, MEMPAWAH - Keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terlantar di wilayah Kabupaten Mempawah kembali marak. Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Dinsos PPPAPM-Pemdes) mengaku telah mengamankan dua ODGJ dalam sepekan.

“Dalam sepekan ini sudah ada dua pasien ODGJ terlantas yang kami amankan dari lingkungan masyarakat. Yakni di Anjongan Melancar, Kecamatan Anjongan dan di Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir,” ungkap Kepala Bidang Sosial, Drs. Heru Agung Y.A kepada Pontianak Post, Jumat (15/3) siang di Mempawah.

Heru mengungkapkan, pasien ODGJ terlantar yang diamankannya pada Senin (11/3) lalu dilingkungan masyarakat Anjongan Melancar. Pasien seorang perempuan bernama Ernawati Ego warga Desa Sungai Laki, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak.

“Ernawati ini terlihat mondar-mandir dilingkungan masyaarakat dan menganggu ketertiban umum. Sebab, mencuri pakaian milik warga di Anjongan Melancar. Makanya, kami bekerjasama dengan Polsek Anjongan mengamankan yang bersangkutan,” tutur Heru.

Kemudian, lanjut Heru, beberapa hari berselang pihaknya kembali mengamankan seorang ODGJ bernama Wely yang beralamat di Jalan GM Taufik, Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir. Pasien ini diantarkan oleh Kasi Resos beserta perangkat Rt setempat.

“Kedua pasien ODGJ ini langsung kami tangani sesuai prosedur dan mekanisme yang berlaku. Kita data dulu pihak keluarga dan alamat pasien. Setelah itu, pasien langsung kita antarkan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Buduk di Kota Singkawang,” papar Heru.

Heru mengatakan, permasalahan yang mendasar dalam penanganan ODGJ terlantar yakni berkenaan dengan kepemilikan kartu layanan kesehatan seperti BPJS. Tanpa adanya BPJS, maka penanganan terhadap pasien ODGJ terlantar menjadi terhambat. “Kalau saja pasien ODGJ terlantar ini sudah tercatat sebagai pengguna layanan BPJS, maka pelayanan dan perawatannya akan lebih mudah. Kita bisa menggunakan program BPJS untuk memaksimalkan pelayanan sosial kepada pasien,” pendapatnya.

Selain itu, lanjut Heru, persoalan lain yang dihadapinya dalam penanganan pasien ODGJ terlantar berkenaan dengan lembaga rehabilitasi khusus pasien gangguan kejiwaan. Sampai saat ini, Kabupaten Mempawah tidak memiliki lembaga rehabilitasi tersebut.

“Akibatnya, setelah pasien ODGJ ini dinyatakan sembuh secara medis maka kita bingung mau menempatkan mereka dimana. Sebab, mereka sudah tidak diakui oleh pihak keluarga sehingga tidak bisa dipulangkan kerumah. Hingga akhirnya, banyak pasien ODGJ terlantar yang sudah dinyakan sembuh terpaksa kembali lagi ke RSJ,” sesalnya.

“Berkaitan dengan permasalahan lembaga rehabilitasi ini, dialami oleh seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Maka, selayaknya dibangun sebuah lembaga rehabilitasi untuk penanganan ODGJ terlantar di Kalbar,” sarannya mengakhiri. (wah)


BACA JUGA

Senin, 16 September 2019 13:57

KENAPA INI..? Tiga Perusahaan Sawit Malaysia Disegel

KETAPANG – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali menyegel dua…

Senin, 16 September 2019 01:01

Siswanya Libur karena Asap Kebakaran, Ehh...Sekolahnya Malah Ikut Terrbakar

SAMBAS-  Jumat (13/9) sekitar pukul 11.00 WIB pekan lalu, giliran…

Senin, 16 September 2019 00:49

Belasan Ruko Hangus, Kerugian Belasan Miliar

SINTANG–Sebanyak 18 rumah toko (ruko) di Jalan Majapahit, Kelurahan Kapuas…

Minggu, 15 September 2019 10:08

Dua Kepala Daerah Bertemu, Bahas Masalah Ini..

SINTANG-Bupati Sintang, Jarot Winarno bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha…

Minggu, 15 September 2019 10:00

10 Perusahaan Sawit Terindikasi Karhutla, Satu Membantah

PUTUSSIBAU – Satu dari sepuluh perusahaan perkebunan kelapa sawit yang terindikasi…

Minggu, 15 September 2019 09:50

Enam Lokal Kelas SD Terbakar, Siswanya Terpaksa Menumpang

Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas. Kali…

Kamis, 12 September 2019 14:29

Sekda Sintang Diperiksa 5 Jam

SINTANG- Mobil berplat merah bernopol KB 6 E terlihat parkir…

Rabu, 11 September 2019 15:12

Mahkamah Agung Tolak PK PT WHW-AR

KETAPANG-  Mahkamah Agung RI melalui Surat Putusan Nomor 475 PK/PDT/2019…

Rabu, 11 September 2019 00:03

Dilantik, Wakil RAkyat Diminta Tidak Ego Sektoral

Sebanyak 25 Anggota DPRD Kabupaten Kayong Utara 2019- 2024 secara…

Selasa, 10 September 2019 11:30

Pelantikan Anggota DPRD Disambut Demonstrasi

SAMBAS- Sekitar 300 mahasiswa Kabupaten Sambas menggelar aksi damai pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*