UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Minggu, 03 Februari 2019 13:03
Sambas Surplus Beras, tapi Kekurangan Jagung dan Kedelai
ilustrasi

PROKAL.CO,

PONTIANAK- Kabupaten Sambas merupakan sentra utama produksi padi dan kedelai di Kalbar. Dengan surplus mencapai 196.028 ton. Hanya saja, masih ada kekurangan pada komoditi jagung yang berkisar 1.271 ton. "Dan masih kekurangan kedelai sebanyak 3.363 ton," ungkap Gubernur Sutarmidji, Sabtu (2/2), saat menghadiri panen padi di Desa Pusaka, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, seperti dilansir Rakyat Kalbar.

Dikatakannya, produksi jagung sebagian besar dibutuhkan untuk bahan baku pakan ternak, sedangkan kedelai untuk bahan baku pangan olahan. “Jagung lebih banyak digunakan untuk pakan. Sementara kedelai untuk bahan olahan pangan,” jelas pria yang akrab dipanggil Midji tersebut. Berdasarkan data tersebut, produksi beras di Kabupaten Sambas ekuivalen sebanyak 257.620 ton dengan konsumsi per kapita 114,89 Kg, maka kebutuhan beras di Kabupaten Sambas perkapita pertahun diperkirakan sebanyak 61.599 ton.

 “Lalu pada tahun anggaran 2018, APBD Provinsi yang masuk di Kabupaten Sambas untuk sektor pertanian sebesar Rp6.168.235.000. Dipergunakan untuk peningkatan sarana dan prasarana pertanian dalam mendukung produksi pangan serta pengembangan produksi tanaman umbi-umbian,” tutur Midji. Tak hanya itu, APBD juga menganggarkan belanja pupuk untuk mendukung peningkatan produksi aneka kacang dan umbi di Kabupaten Sambas. Mengingat sektor pertanian masih menjadi andalan Kalbar.

"Sektor pertanian masih merupakan sektor strategis dan fundamental bagi perekonomian di Kalbar," jelasnya. Berdasarkan data BPS tahun 2018, kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor pertanian di Kalbar sebesar 21,64%. PDRB sektor pertanian tahun 2018 di Kalbar meningkat sebesar 5,36% dibanding tahun 2017.

 “Sub sektor tanaman pangan memberikan kontribusi sebesar 16,14% dari total PDRB sektor pertanian tahun 2018. Hal ini menunjukkan bahwa sub sektor ini masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Kalbar,” jelas Midji.

Berdasarkan Angka Ramalan I 2018, produksi padi di Kalbar mencapai angka 1.625.356 ton gabah kering giling, produksi jagung pipilan kering sebesar 166.825 ton, dan produksi kedelai sebanyak 1.260 ton biji kering. "Sampai saat ini Provinsi Kalbar mengalami suplus beras sebanyak 447.484 Ton, kekurangan jagung sebanyak 154.282 ton dan kekurangan kedelai sebanyak 36.490 ton," paparnya.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 31 Agustus 2015 00:39

Ini Penyebab Mantan Kadispenda Kalbar Tewas

<p>SAMBAS-RK. Kecelakaan maut di Jalan Raya Parit Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Sambas,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers