UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 02 Februari 2019 10:47
Tersangka Prostitusi Online di Ketapang Bertambah
Jual Korban, Muncikari Dapat Rp 800 Ribu
ilustrasi

PROKAL.CO, PONTIANAK- Diberitakan Rakyat Kalbar, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ketapang menetapkan dua orang wanita sebagai tersangka kasus prostitusi online yang diungkap tempo hari. Penambahan ini adalah seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial NH (32) warga Kecamatan Benua Kayong Kabupeten Ketapang.

Kapolres Ketapang AKBP Yuri Nurhidayat mengatakan dari hasil pemeriksaan dan gelar perkara awal, penyidik telah menaikkan status NH dari saksi menjadi tersangka. NH diduga dua kali menerima uang hasil prostitusi daring itu. Penerimaan pertama sebesar Rp700 ribu dan kedua Rp800 ribu.

"Karena NH diduga telah menerima uang dari tersangka SD sebesar Rp1,5 juta. Uang tersebut merupakan hasil dari korban melayani tamunya," ujar Yuri, Jumat (1/2). Dari tangan NH, polisi menyita uang tunai Rp1,5 juta dan handphone Oppo warna putih.

Sebelumnya, Polres Ketapang telah mengamankan SD seorang Mucikari dalam kasus ini. Yuri mengungkapkan dari pengakuan SD, pernah menggunakan aplikasi Wechatt untuk menawarkan korban. "Tetapi Aplikasi Wechatt tersebut sudah dihapusnya," ungkap Yuri.

Terpisah, praktisi informasi dan teknologi (IT) Pontianak, Hajon Mahdy Mahmudin mengatakan, pelaku prostitusi dengan memanfaatkan komunikasi teknologi ini sangat mudah dicari dan ditangkap. "Jika saja aparat pro aktif dengan kasus ini, maka dengan sangat mudah menemukan pelaku-pelaku prostitusi ini," ujarnya kepada koran ini melalui pesan aplikasi WhatsApp

Hajon menjelaskan, institusi penegak hukum bisa menjerat pelaku prostitusi ini dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Aparat harus gencar memberantas prostitusi ini, jangan menunggu laporan masyarakat. "Kalau hanya menunggu laporan dan menunggu viral satu kasus, maka bisnis ini akan selalu tumbuh," pungkas Hajon.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kasus ini terungkap berawal dari SS tak kuat lagi melayani pria hidung belang. Perempuan 22 tahun asal Kecamatan Benua Kayong Kabupaten Ketapang ini akhirnya melaporkan sosok yang mengekploitasinya ke anggota lidik Polres Ketapang. Berdasarkan laporan SS itulah, petugas membekuk SD, Rabu (30/1). Perempuan 31 tersebut ternyata oknum honorer Dinas PU Ketapang. Warga Kelurahan Sukaharja Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang ini diduga sebagai mucikari prostitusi online.

Awalnya sekitar pukul 22.00 WIB, korban dihubungi SD untuk kembali melakukan layanan seks kepada pemesan. Menurut pengakuan SS, uang hasil dari melayani tamu selama ini diambil SD. Sedangkan dirinya tidak mendapat bagian sama sekali.

Sekitar pukul 22.25 WIB, Angggota Unit Pelayanan Perempuan dan anak (PPA) bersama anggota lidik Polres Ketapang melakukan menangkap seorang pria berinisial W di kamar 301 lantai 3 Hotel Borneo Emerald Hotel, Ketapang. Pria ini diduga akan menggunakan layanan seks dari korban. Sementara itu, SD ditangkap di lobi hotel saat sedang menunggu korban.

Selanjutnya SD dan beserta korban dan barang bukti uang sebesar Rp1 juta rupiah, sebuah handphone iPhone 7, sebuah handphone iPhone X dan alat kontrasepsi jenis kondom dibawa ke Mapolres Ketapang. (Ambrosius Junius/rk)


BACA JUGA

Rabu, 18 September 2019 14:25

Asap di Malaysia, Tidak Semuanya Kiriman

PONTIANAK- Asap dari Kalimantan dan Sumatera kini sudah melanglang ke…

Rabu, 18 September 2019 14:22

Tiga Hari, 138 Flight di Supadio Terkendala

SUNGAI RAYA- Arus transportasi penumpang udara di Kalbar, utamanya dari…

Selasa, 17 September 2019 15:46

Jarak Pandang Super Rendah, Maskapai Stop Penerbangan

PONTIANAK- Kabut asap pekat yang menyelimuti sebagian besar Kalimantan Barat…

Selasa, 17 September 2019 15:42

Poros Pelang-Tumbang Titi Masih Membara

KETAPANG- Korban Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Ketapang yang…

Selasa, 17 September 2019 15:39

ISPU Berbahaya, Layanan Kesehatan Siaga 24 Jam

PONTIANAK- Asap yang menyelimuti Kota Pontianak dan sebagian besar Kalbar…

Selasa, 17 September 2019 08:00

Sudah 61 Tersangka Karhutla, 9 Korporasi Disegel

 PONTIANAK-. Polda Kalbar sudah menetapkan 61 tersangka Karhutla, dua diantaranya …

Selasa, 17 September 2019 06:43

Kabut Makin Pekat, Dinkes Sediakan 7 Rumah Oksigen

PONTIANAK-Kondisi udara di Kota Pontianak berdasarkan informasi konsentrasi Partikulat (Pm10)…

Selasa, 17 September 2019 06:40

24 Penerbangan Sempat Delay, Semoga Asap Tak Terlalu Tebal Lagi

SUNGAI RAYA — Masih tebalnya kabut asap membuat aktivitas penerbangan…

Senin, 16 September 2019 14:26

Asap Bikin Ekonomi Kalbar Sesak Napas

PONTIANAK- Ahad (15/9), akhirnya apa yang dikhawatirkan Presiden Joko Widodo…

Senin, 16 September 2019 14:23

Duh Derita Banget, Sudah Kena Asap, Warga Juga Susah Dapat Air Bersih

SAMBAS – Selain rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan, cuaca panas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*