UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 30 Januari 2019 12:48
KEJI..!! Begini Detik-Detik Pria Itu Cangkul Kepala Pasangan Homonya...
Jenazah Aryanto yang remuk kepalanya karean dicangkul oleh AP saat sedang terlelap tidur. (EVAKUASI. Jasad korban dievakuasi ke RSUD Rubini Mempawah untuk dilakukan autopsi, Senin (28/1).)

PROKAL.CO,

Misteri pembunuhan sadis pengusaha kripik pisang di Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar) mulai terbongkar. Selang beberapa jam usai ditemukan jasadnya, Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalbar dan personel Polres Mempawah langsung berhasil membekuk pelaku.

Aryanto tewas mengenaskan di dalam kamarnya dengan tengkorak remuk karena hantaman cangkul. Korban dihabisi tanpa perlawanan karena dilakukan saat sedang tidur.

Polisi pun langsung bergerak cepat mengamankan pelaku pembunuhan brutal itu. Pelakunya ternyata berstatus pelajar Kelas 3 SMA swasta di Kubu Raya, yang sudah saling kenal dengan Aryanto sejak Kelas 2 SMP. "Ternyata sejak kelas 2 SMP itu, dia (AP) pernah dicabuli juga oleh Aryanto," ujar Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Kalbar, AKBP Fauzan Sukmawansyah.

AP yang masih berusia 17 tahun itu ditangkap di sebuah salon di Jalan Adi Sucipto Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, pada Selasa (29/1) sekitar pukul 14.00 WIB. Petugas juga mengamankan barang bukti milik korban. Selanjutnya pelaku yang merupakan warga Sungai Raya beserta barang bukti digiring ke Mapolda Kalbar.

Setelah melakukan pembunuhan, AP menuju ke Pontianak menggunakan sepeda motor Yamaha Aerox KB 5421 WB warna putih abu-abu milik korban. Oleh pelaku, kemudian nomor plat motor dilepaskan.

Pelaku juga melarikan barang-barang milik korban berupa dua unit handphone, dompet warna hitam, uang Rp 200.000, tas punggung warna hijau, kunci rumah korban. Pelaku juga membawa baju dan celananya yang masih ada bercak darah.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 07 Oktober 2020 10:47

Satgas Pamtas TNI Amankan 5 Kg Sabu, Dua Kg Sempat Dibuang ke Semak-semak oleh Pelaku

SANGGAU – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) TNI dari Batalyon…

Senin, 05 Oktober 2020 13:37

Pak Noh Tikam Burhan karena Janji Proyek Tak Kunjung Terealisasi

PONTIANAK – Seorang pengendara motor matik dengan nomor polisi KB 4625…

Senin, 05 Oktober 2020 13:27

Gubernur Kalbar Yakin, Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III Positif

PONTIANAK- Meski pandemi Covid-19 masih terjadi dan berdampak pada pelambatan…

Senin, 05 Oktober 2020 13:24

10 Persen Pasien Covid-19 di Kalbar Merupakan Pejabat

PONTIANAK-Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji mengungkapkan, para pejabat di lingkungan…

Senin, 05 Oktober 2020 13:19

Syukurlah, Di Masa Pandemi, Harga TBS Cenderung Naik

PONTIANAK – Sektor perkebunan kelapa sawit kian menjadi andalan di tengah…

Kamis, 01 Oktober 2020 11:30

Polisi Geledah Kantor Bina Marga PU Kalbar, Ada Apa?

PONTIANAK – Kantor Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan…

Rabu, 30 September 2020 14:24
Dikirim Via Jalur Tikus di Perbatasan

Penyelundupan 12 Kilogram Sabu Digagalkan

SANGGAU – Penyelundupan sabu-sabu melalui jalur perbatasan kembali terungkap. Tidak main-main,…

Rabu, 30 September 2020 14:22

Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan Umumkan Positif Covid-19

PONTIANAK- Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Ria Norsan mengumumkan dirinya…

Minggu, 27 September 2020 11:48

Dilanda Resesi Ekonomi, Apa yang Harus Dilakukan Kalbar...?

PONTIANAK – Pandemi Covid-19 telah membuat ekonomi dunia bergejolak. Hampir seluruh…

Sabtu, 26 September 2020 12:47

Bermasalah di Malaysia, Lagi-Lagi 240 WNI Dideportasi Lewat Entikong

ENTIKONG – Sedikitnya 240 Warga Negara Indonesia (WNI) yang bermasalah di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers