UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Selasa, 11 Desember 2018 12:50
TEGA NIAN..!! Dua Anak Bawah Umur Digarap di Pantai Serayi
ilustrasi

SAMBAS- Kejahatan seksual kembali terjadi. Kali ini menimpa dua anak di bawah umur, berinisial A dan N. Kedua warga Kecamatan Jawai Selatan, Kabupaten Sambas yang masing-masing berusia 16 dan 13 tahun ini, dicabuli di Pantai Pantai Serayi, Desa Jawai Laut, Kecamatan Jawai Selatan, Minggu (9/12) malam. "Tersangkanya dua orang. Inisial E dan I, usia 22 dan 18 tahun," kata Kapolsek Jawai Selatan, Ipda Wismo Haryono, Senin (10/12).

Dari pengembangan sementara, kata Wismo, pelakunya memang dua orang. "Namun tidak menutup kemungkinan bisa saja bertambah. Karena kita masih melakukan pengembangan dan ada saksi yang masih belum diperiksa," katanya. Ia menjelaskan, awal mula kejadian itu ketika kedua korban bertemu dengan kedua pelaku di Pantai Serayi.

"Setelah itu, masing-masing korban dibawa secara terpisah oleh para pelaku. Dimana A dibawa ke arah perkebunan sawit, sementara N dibawa ke kawasan tepian pantai," ungkapnya. Di dua lokasi berbeda, lanjut dia, kedua pelaku melakukan aksinya dengan menggerayangi tubuh korban dan berusaha melakukan tindakan persetubuhan.

"Saat hendak disetubuhi, korban A berhasil memberontak dan melarikan diri. Lalu kemudian meminta pertolongan kepada kepada warga. Kemudian korban N dibawa ke arah perkebunan sawit, korban juga memberontak dan mengancam kepada pelaku agar menghentikan perbuatannya dan akan melaporkan ke polisi," tuturnya.

Sampai saat ini, kata dia, pihak kepolisian akan terus melakukan pengembangan kasus tersebut. "Kita masih terus mengembangkan kasus ini, saksi, terlapor dan korban masih kita minta keterangan karena rombongannya ramai. Jadi kita akan cari tahu siapa lagi yang terlibat, tidak menutup kemungkinan bisa saja tersangka pelakunya bertambah," jelasnya.

Atas tindakan asusila tersebut, kedua pelaku dijerat pasal 82 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Wakil Bupati Sambas Hj Hairiah SH MH mengaku prihatin terhadap apa yang dialami kedua korban.

"Nanti kita akan melakukan penanganan korban secara integrasi antar lembaga, agar korban tidak terus-menerus mengalami trauma," katanya. Hairiah juga menegaskan, kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sambas agar tidak melakukan hal-hal yang merugikan orang lain dan diri sendiri.

"Karena untuk kasus pemerkosaan ini, akan diancam maksimal 12 tahun dan jika korbannya adalah anak-anak maka hukuman pelaku mencapai 15 tahun penjara," tegasnya.

Ia juga berpesan, apabila ada pelaku yang masih melarikan diri, sebaiknya menyerahkan diri dan mempertanggung jawabkan perbuatannya. Hairiah juga mengimbau orang tua untuk lebih ketat lagi dalam melakukan pengawasan terhadap pergaulan anak-anaknya. "Kenali lah, siapa teman atau orang terdekat yang dikenal sebagai teman sekolah maupun teman di luar sekolah," ungkapnya.

Kemudian, Hairiah juga menegaskan bahwa objek wisata yang rawan pada malam hari untuk tidak beroperasional lagi. "Saya juga mengajak masyarakat setempat untuk lebih meningkatkan kepedulian di wilayah tersebut," pungkasnya. (sai/rk)

 


BACA JUGA

Selasa, 28 Juni 2022 11:39
Polemik RUU Kesehatan Ibu dan Anak

Bakal Ada Perpanjangan Cuti Hamil dan Bersalin, Apindo Kalbar Khawatir Porsi Pekerja Perempuan Berkurang

DPR RI tengah menyusun Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak…

Selasa, 28 Juni 2022 11:36

Ternyata Ini Penyebab Langkanya Pupuk Subsidi di Kalbar

 PT Pupuk Indonesia (Persero) menjawab keluhan petani terkait kelangkaan pupuk…

Rabu, 22 Juni 2022 13:13

GAWAT..!! Ratusan Kantong Darah di Pontianak Terinfeksi Penyakit Menular, PMI Perketat Skrining

 Ratusan kantong darah di PMI Kota Pontianak terinfeksi penyakit menular,…

Senin, 20 Juni 2022 11:57

Perjuangan Para Ayah yang Terhantam Pandemi, Ada yang Menjadi Robot hingga Badut untuk Bertahan Hidup

Minggu ketiga Juni setiap tahunnya diperingati sejumlah negara sebagai Hari…

Senin, 13 Juni 2022 10:57

Ada Indikasi Pekerja Anak di Perkebunan Sawit

International Labour Organization (ILO) atau Organisasi Perburuhan Internasional meluncurkan Hari…

Senin, 13 Juni 2022 10:44

PPDB 2022 Tidak Dipungut Biaya, Gubernur Kalbar Ingatkan Sekolah Negeri

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengingatkan bahwa Penerimaan Peserta Didik Baru…

Jumat, 10 Juni 2022 13:13

Gubernur Kalbar Minta Izin Pegawai Kontrak Diwadahi di Bawah Koperasi Pegawai

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji memperkirakan, sebanyak 80 persen pegawai…

Jumat, 10 Juni 2022 13:12

Semua Daerah di Kalimantan Barat PPKM Level Satu

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, Hary Agung Tjahyadi mengatakan 14…

Rabu, 08 Juni 2022 23:50

Panjang Perbatasan Kalbar-Malaysia 1.000 Km, Ada Lebih dari 52 Jalur Tikus

Kalimantan Barat merupakan provinsi yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia.…

Rabu, 08 Juni 2022 23:47

GILA..!! 31 Kg Sabu dari Malaysia Mau Diselundupkan ke Indonesia Lewat Paloh, Polisi Amankan Lima Tersangka

Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Barat bersama Polda…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers