UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Senin, 03 September 2018 11:31
Sudah 36 Tersangka Pembakar Lahan
ALHAMDULILLAH..!! Diguyur Hujan, Kalbar Zero Hotspot
ASISTENSI. Kegiatan asistensi Polda Kalbar dengan Kalemdikpol Polri Komjen Pol Unggung Cahyono di aula Tribrata Mapolda Kalbar, Kamis (30/8). Humas Polda Kalbar for RK

PROKAL.CO,

PONTIANAK- Sebelumnya terdapat sebanyak 129 hotspot di Kalbar. Lantaran selama tiga hari Kalbar diguyur hujan, titik panas turun drastis menjadi 2. Hingga akhirnya zero hotspot pada Kamis pagi (30/8).

Diberitakan Rakyat Kalbar, Polda Kalbar telah melakukan penegakkan hukum terhadap pembakar lahan. Sanksi pidana diterapkan untuk membuat jera pelaku pembakar lahan. Hingga 30 Agustus kemarin, terdapat 26 laporan polisi dengan 36 tersangka. “30 orang laki-laki dan 6 perempuan, 16 ditahan, 2 meninggal dunia di TKP terpapar asap dan api, serta 18 tidak ditahan,” kata Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono saat menerima asistensi Kalemdikpol Polri Komjen Pol Unggung Cahyono di aula Tribrata Mapolda Kalbar, Kamis (30/8).

Sejak awal Februari, Polda Kalbar bersinergi dengan seluruh pihak mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan preemtif dan preventif dilakukan bersama TNI, instansi terkait dan pihak swasta.

 “Kita sudah tahu bahwa pada Juni, Juli dan Agustus ini musim kemarau. Makanya kita awali dengan memberikan imbauan, sosialisasi, Focus Grup Discusion,” tuturnya. Mereka juga membuat sekat-sekat kanal, embung, dan sumur. Kemudian menggelar pelatihan penanggulangan karhuta dalam bentuk simulasi. “Sampai yang terakhir kita bersama keroyokan melakukan pemadaman titik-titik api,” ujar Kapolda.

Sementara itu, Unggung menilai secara umum penanganan karhutla sudah bagus. Karena kegiatan preemtif, preventif dan gakkum sudah dilakukan. “Saya rasa sudah bagus, termasuk ada maklumatnya," tuturnya. Dalam pertemuan itu banyak yang disampaikan mantan Kapolda Kalbar tersebut. Salah satunya menekankan agar para Kasatwil lebih memberdayakan Polsek sebagai basis deteksi. Dengan mengoptimalkan empat pilar dalam mengelola kamtibmas. Yakni mengedepankan para Bhabinkamtibmas yang tersebar di desa-desa. Begitu juga para Babinsa, Lurah/Kades dan unit Intelejen Pulbaket yang berada di wilayah kecamatan.

“Mereka berada di tengah masyarakat, yang melaksanakan kegiatan operasional kepolisian,” ujarnya.  Begitu juga dalam menanggulangi kontijensi, perlu terkonsep dengan baik. Apakah kontijensi sosial, bencana alam, maupun terorisme. Sehingga kendali taktis Kapolres di Kapolda. Dengan harapan kegiatan operasi dapat berjalan dengan baik. “Begitu juga pertanggungjawaban administrasinya juga harus baik,” katanya mengingatkan.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 31 Agustus 2015 00:39

Ini Penyebab Mantan Kadispenda Kalbar Tewas

<p>SAMBAS-RK. Kecelakaan maut di Jalan Raya Parit Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Sambas,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers