UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Selasa, 14 Agustus 2018 12:44
Terpantau 427 Titik Panas, Kalbar (Masih) Siaga Karhutla
Titik panas di salah satu daerah di Kalbar yang berhasil dipadamkan.

PROKAL.CO,

PONTIANAK- Kabut asap semakin menyelimuti Kota Pontianak, terutama sore dan malam hari. Udara akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) ini jadi tidak sehat. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat, TTA Nyarong mengatakan Kalbar masih status siaga Karhutla. Belum dinyatakan bencana asap. Penetapan status bencana bila penerbangan terganggu dan indeks pencemaran udara tidak normal.

Walau pun saat ini kadar udara di Kota Pontianak tidak baik, itu disebabkan terbakar lahah gambut di sekitar ibu kota provinsi ini. Indikator lain, belum ada laporan masyarakat yang terserang  Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Termasuk belum diliburkannya sekolah dan jarak pandang masih normal.

Dijelaskan Nyarong, titik api saat ini menyebar di seluruh Kalbar. Hotspot terparah di Kabupaten Kapuas Hulu, Sanggau, Sintang, dan Landak. "Tapi itu lahan mineral yang terbakar, orang berladang," ujarnya kepada Rakyat Kalbar di kantornya, Senin siang (13/8).

Menurutnya, Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Karhutla telah berkerja optimal. Satgas udara melakukan water bombing. Setelah lokasi kebakaran lahan dibom air, dia menyarankan warga atau aparatur setempat langsung datang ikut memadamkan api. "Jangan lalu dibom merasa puas,” ucapnya.

Walau sudah di-water bombing, kebakaran lahan gambut hanya padam di atas. Di bawah masih menyala. Maka harus dikejar lagi oleh Satgas Darat. Ini sudah diintruksikan ke pemerintah kabupaten/kota termasuk di tingkat desa. "Nah, persoalan air, di desa yang tau," sebutnya.

Ada empat helikopter yang beroperasi Satgas Udara. Satu helikopter sedang berada di Palangkaraya dan satu lagi akan didatangkan. Harapannya, jangan sampai Karhutla mengganggu aktivitas masyarakat, terutama di Bandara. "Walau kecil harus dipadamkan, kita prioritas sudah kok, perintah prioritas amankan Bandara," pungkas Nyarong.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 10 April 2021 10:37

Pusat Rencanakan Investasi 150 Perusahaan Tiongkok di Kalbar, Ini Kata Gubernur

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji belum mengetahui secara pasti rencana…

Kamis, 08 April 2021 10:19

HOROR..!! Leher Petugas Damkar Terkena Kabel Melintang

-Teddy (23), anggota Pemadam Kebakaran (damkar) Mitra Bhakti mengalami musibah…

Selasa, 06 April 2021 11:52
Miliki Bukti Rekaman dan Surat Pengakuan Pelaku

Perawat Dilecehkan Atasan, Lapor Yayasan Malah Disanksi

Seorang perawat di salah satu rumah sakit di Kota Pontianak…

Selasa, 06 April 2021 11:50

Kesal karena Nyaris Senggolan, Pria Ini Tembak Mobil Anggota DPRD Sintang

Lantaran kesal hampir tersenggol, SR (24) lantas berlaga seperti koboi…

Minggu, 04 April 2021 11:17

Perkara Satwa Dilindungi; Pelaku Divonis Dua Bulan 20 Hari

Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Sanggau menjatuhkan vonis dua…

Minggu, 04 April 2021 11:15

Bank Pemerintah Dibobol Anak Magang Rp2,5 M, Ini Permintaan OJK Kalbar

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Barat mendorong perbankan untuk memperketat…

Minggu, 04 April 2021 11:11

Upaya Tingkatkan Produktivitas Padi Kalbar, Fokus Pakai Bibit Unggul

 Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Barat siap mendukung…

Kamis, 01 April 2021 12:55

MIRIS..!! 18 Bocah Terlibat Prostitusi Online di Pontianak

Sejumlah anak dan tiga orang dewasa diamankan pihak kepolisian dari…

Rabu, 31 Maret 2021 12:54

Pak Cu Terancam Hukuman Mati, Istrinya Juga Terlibat

Seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pontianak terancam…

Selasa, 30 Maret 2021 12:58

Gugatan Praperadilan Penjual Burung Ditolak

Pengadilan Negeri Pontianak menolak secara keseluruhan permohonan praperadilan yang diajukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers