UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Sabtu, 14 Juli 2018 11:36
NGERI..!! Kingkong Ngamuk, Sekeluarga Ditebas

PONTIANAK- Ibu mana yang tak sedih bila anaknya dianiaya orang lain. Apalagi penganiayaan itu di depan matanya. Begitu pula yang dirasakan oleh Mayasari alias Ali, warga Jalan D.I Panjaitan Dalam, Gang Waru 5, Pontianak Selatan. Anaknya, Beni alias Aben menjadi korban penganiayaan dengan senjata tajam yang dilakukan oleh tetangganya sendiri, Bong Sauw Buh atau biasa dipanggil Kingkong, pada Senin (9/7) sekitar pukul 22.00 WIB. Bahkan Ali dan Aliong, adik Aben, juga menjadi korban amukan pria 54 tahun itu disaat mereka saling membela keluarganya.

Kepada Rakyat Kalbar, Ali mulai bercerita. Penganiayaan ini bermula saat Aliong tengah bermain dengan anaknya, pada malam itu. Karena suara mereka terdengar riuh, Kingkong merasa terganggu dan kemarahannya tersulut.

Kingkong kemudian menyambangi rumah Ali. Seketika terdengar suara amukan Kingkong dan pecahan benda di depan rumah Ali. Ali mengaku, kala itu dia bersama Aliong langsung bersembunyi di rumah karena ketakutan. Cucunya yang tadi masih bermain di luar, juga disuruh cepat masuk ke rumah. Aben yang merasa terusik kemudian keluar rumah untuk menemui Kingkong.

"Sampai disitu, saya nggak tahu jelas juga apa yang terjadi. Yang saya lihat anak saya (Aben, red) udah bergumul dengan Kingkong," cerita Ali, Selasa (10/7) siang. Setelah bergumul dengan Aben, Ali mengatakan, Kingkong pergi meninggalkan lokasi. Namun ternyata pria yang kesehariannya sebagai buruh harian lepas itu kembali dengan membawa celurit.

Ali yang mengetahui Kingkong membawa senjata tajam, langsung berupaya melerai. Namun Kingkong tetap beringas. Dia mencoba mengayunkan celurit itu ke Ali. Sebagai anak, Aliong kemudian mencoba menyelamatkan ibunya. Aliong menangkis ayunan parang itu. Akhirnya, jari kelingking Aliong terkena tajamnya celurit itu.

"Saya sampai teriak, 'jangan pukul anak aku'. Tapi dia (Kingkong) tak mau dengar dan masih mau mukul anak saya," bebernya. Beni yang mencoba menyelamatkan keluarganya pun ditebas celurit oleh Kingkong. Sehingga kepalanya mengalami luka serius.

"Makanya saya ke dalam ambil pipa air biar bisa mukul tangannya. Tapi Kingkong sudah keburu lari," kata Ali dengan nada sedikit emosi. Beni dan Aliong kemudian dilarikan ke RS Anton Soedjarwo Bhayangkara Polda Kalbar untuk diberi pertolongan medis. Tak lama berselang, Kingkong berhasil diciduk tim Jatanras Sat Reskrim Polresta Pontianak.

Informasi yang dihimpun di lapangan, warga sekitar mengenal Kingkong sebagai pria tua yang suka mabuk dan mudah tersulut emosi. "Kita-kita sudah pada paham lah gimana Kingkong itu. Sudah sering dia ngamuk karena biasa suka mabuk-mabukan," ungkap seorang warga Gang Waru 5 yang tak mau namanya dikorankan.

Dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Muhammad Husni Ramli membenarkan bahwa Kingkong sudah ditangkap. "Pelaku dan senjata tajamnya sudah diamankan tak berapa lama setelah kejadian. Pelaku juga mengakui perbuatannya," tutur Husni, Selasa malam.

Saat ini, Kingkong masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolresta. Dia dijerat pasal 351 KUHP dengan ancaman penjara di atas lima tahun. "Untuk motifnya, masih kami dalami pemeriksaan terhadap pelaku. Untuk korban atas nama Abes, sudah dirujuk ke Rumah Sakit Kharitas Bhakti. Kepalanya robek," pungkas Husni. (bek/oxa/rk)


BACA JUGA

Selasa, 28 Juni 2022 11:35

Harus Dilindungi, Ada 202 Jenis Burung Berkicau Diperdagangkan Secara Online

 Yayasan Planet Indonesia (YPI) mencatat sebanyak 202 jenis burung berkicau,…

Jumat, 17 Juni 2022 11:40

Kalbar Kekurangan Tenaga Ahli Konstruksi

Pembangunan infrastruktur yang masif di Kalimantan Barat (Kalbar) belum diimbangi…

Senin, 13 Juni 2022 10:56

Ketika Para Bocah Meraup Cuan di Kota Layak Anak, Mereka Ngaku Tak Terpaksa

Beberapa tahun ini, jamak dilihat anak-anak menenteng keranjang berisi dagangan.…

Rabu, 08 Juni 2022 23:55

Wali Kota Pontianak: Pelaku Usaha Masih Banyak yang Tidak Jujur

 Wali kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono melihat, masih terdapat pelaku…

Rabu, 08 Juni 2022 23:53

Kebijakan Penghapusan Tenaga Honorer Bikin Ketar Ketir 4 Ribuan Honorer di Pemkot Pontianak

Kebijakan penghapusan tenaga honorer di lingkup institusi pemerintah yang dikeluarkan…

Senin, 06 Juni 2022 10:56

Wali Kota Pontianak Kaji Pemutusan Tenaga Honorer

Wali kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono belum bisa menanggapi soal…

Jumat, 03 Juni 2022 10:07

Solar Subsidi Dijual ke Industri, Polisi Ringkus 24 Tersangka

 Direktorat Kriminal Khusus Polda Kalbar meringkus komplotan penampung dan penjual…

Jumat, 03 Juni 2022 10:04

Jangan Main-Main..!! Jika Tak Bayar PBB, TPP ASN Bisa Ditangguhkan

 Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin mendorong agar Pembayaran PBB menjadi…

Jumat, 03 Juni 2022 10:03

Lima Bandit yang Resahkan Warga Pontianak Berhasil Diringkus Polisi

 Lima pelaku kejahatan yang beraksi di beberapa wilayah Pontianak berhasil…

Senin, 30 Mei 2022 23:17

Dokter di Jongkong Tertangkap Saat Transaksi Sabu

Seorang oknum dokter berinisial F, yang bertugas di Kecamatan Jongkong,…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers