UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Sabtu, 14 Juli 2018 10:31
Dicopot Atas Rekomendasi Propam Mabes Polri
Mantan Kapolres Sanggau Diduga Tilap Dana Pilkada

PROKAL.CO,

PONTIANAK- Kapolri Jenderal Pol M Tito Karnavian mendadak  merombak jabatan penting dan strategis Perwira Menengah (Pamen) di jajaran Polda Kalbar sejak Kamis (5/7). Diantaranya, jabatan Kapolres Sanggau, AKBP Rachmat Kurniawan dicopot. Tak hanya dicopot, dia juga harus menjalani pemeriksaan di internal Polri.

Beredar kabar, lulusan Akpol Angkatan 97 itu dicopot karena dugaan penyalahgunaan dana pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubenur dan Wakil Gubernur Kalbar di wilayah hukumnya. Dana yang dipotong termasuk uang saku untuk jatah anggota. Dikonfirmasi, Asisten SDM Kapolri Irjen Arief Sulistyanto mengatakan, pencopotan jabatan Rachmat tertuang dalam ST/1660/VII/KEP/2018 yang ditandatangani dirinya.

"Betul (Rachmat) dimutasi atas rekomendasi dan hasil pemeriksaan Propam Mabes Polri," ungkapnya kepada Rakyat Kalbar via telepon, Minggu (8/7). Menurut mantan Kapolda Kalbar ini, langkah yang dilakukan tersebut sebagai wujud ketegasan pimpinan Polri terhadap pelanggaran yang terjadi. "Iya (diperiksa)," tegas Arief.

Kasus yang membelit Rachmat ini sangat memprihatinkan. Karena kinerja dia selama ini dinilai baik. Dia bahkan pernah menerima penghargaan karena berhasil menyelesaian perkara terbaik dari Polres yang ada di Kalbar.

Dia juga dikenal sebagai perwira yang sukes mengungkap kasus narkoba melalui perbatasan Entikong dengan Sarawak, Malaysia. Dia juga sukses mengajak warga untuk membudidayakan jamur tiram.

Dalam salinan TR yang dikirim Arief tersebut, tertulis bahwa Rachmat diganti AKBP Imam Riyadi yang sebelumnya menjabat Kapolres Kapuas Hulu. Sementara yang menggantikan Imam adalah AKBP R Siswo Handoyo yang sebelumnya sebagai Kasubdit Reg Ident Ditlantas Polda Kalbar. Serah terima jabatan (Sertijab) tiga Pamen ini sudah dilakukan di Polda Kalbar, Jumat (6/7) sore kemarin. "Dia (Rachmat) sekarang menjadi Pamen Polda Kalbar," pungkas Arief.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 06 September 2015 11:14

Pegawai Bank Kalbar Diduga Gelapkan Uang Nasabah Rp1,6 M

<p style="line-height: 1.38; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" dir="ltr"><span…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers