UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Sabtu, 14 Juli 2018 10:29
ADA MASALAH APA? Bakal Caleg Ini Laporkan Oknum Polisi ke Provos

Mendapat Perlakuan Tak Menyenangkan di Pos Penjagaan Polda Kalbar

USAI MELAPOR. Ratih Kusuma Dewi setelah melaporkan insiden tidak menyenangkan ke Subdit Provos Mapolda Kalbar, Sabtu (7/7), di Mapolda Kalbar, Pontianak. Andi Ridwansyah-RK

Merasa diperlakukan tidak semestinya oleh oknum polisi di pos jaga Polda Kalbar, Ratih Kusuma Dewi tak terima. Ia melaporkan perbuatan tak menyenangkan tersebut ke polisinya polisi.

Andi Ridwansyah, Pontianak

Ratih merupakan bakal calon legislatif untuk Kubu Raya dari Partai Hanura. Saat ditemui Rakyat Kalbar ketika hendak melaporkan insiden yang diterimanya itu ke Subdit Provos Polda Kalbar, Sabtu (7/7), perempuan 33 tahun tersebut tampak trauma. Kekerasan verbal yang dilakukan oknum polisi itu masih membekas dalam benaknya.

"Saya mengalami perbuatan tidak menyenangkan oleh oknum polisi penjagaan berinisial Zu berpangkat Iptu, sampai-sampai saya mengalami kekerasan psikis," ungkapnya.  Diberitakan Rakyat Kalbar, Ratih menuturkan, kejadian yang dialaminya terjadi pada pukul 11.30. Dia mengaku kaget, saat hendak masuk  ke halaman Mapolda Kalbar, distop oleh Zu. Disuruh turun dari mobil yang dikendarainya.

"Padahal kaca mobil saya terbuka, dan saat itu saya masih dalam keadaan nelpon, jadi saya gak langsung turun, karena harus matikan telepon dulu," jelasnya. Imbuh dia, “Saya di paksa turun dari mobil oleh aalah satu petugas, saya tanya apakah saya melakukan kesalahan?”. Sebelumnya sudah lima hari ia hadir di Polda Kalbar. Mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), syarat maju pada Pileg 2019.

"Padahal saya sudah lima hari ke sana, tetapi sebelum sebelumnya saya tidak melapor (ke penjagaan,red), kalaupun saya harus melapor kenapa baru hari ini, kenapa tidak di hari sebelumnya," ujar Ratih. Zu kemudian mengatakan kepadanya dengan nada kasar. Bahwa Ratih tidak mengikuti aturan. "Kenapa saya suruh turun, ibu tidak turun," ujarnya menirukan Zu.

Ratih menjawab, bahwa ia akan memarkirkan kendaraan terlebih dahulu karena dia menggunakan kendaraan roda empat. Saat Ratih turun dari mobil, ia langsung dibentak-bentak oleh Zu.  Di penjagaan, oknum itu memukul-memukul meja. Memarahi Ratih. Mempelototinya. Dan menghentakkan kaki. Itulah yang membuat Ratih trauma.

"Padahal kan penjagaan tidak perlu seperti itu," tukasnya. "Atas kejadian tersebut, saya kemudian keluar menenangkan diri, dan melaporkan kejadian ke Subdit Provos Polda Kalbar sekitar pukul 14.30 WIB dan sudah diterima dengan baik," sambung Ratih. Ia akan diminta lagi untuk datang ke Mapolda Kalbar terkait tindak lanjut laporannya itu. "Saya berharap oknum polisi tersebut dapat ditindaklanjuti dan diberikan saksi yang tegas," tandasnya.  

Terpisah, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Nanang Purnomo, menuturkan prosedur masyarakat yang masuk ke Polda harus melalui laporan di pos penjagaan. "Di sana diperiksa identitasnya, baru masuk, akan tetapi pelayanannya harus diberlakukan dengan baik," ujarnya kepada Rakyat Kalbar, Sabtu (7/7).

Dia mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum mendapat laporan adanya insiden tidak menyenangkan seperti yang dilaporkan itu. Kendati demikian, Nanang meyakinkan, apabila ada laporan terkait oknum polisi yang tidak melayani maka akan diselidiki dan diproses. (**)


BACA JUGA

Selasa, 28 Juni 2022 11:35

Harus Dilindungi, Ada 202 Jenis Burung Berkicau Diperdagangkan Secara Online

 Yayasan Planet Indonesia (YPI) mencatat sebanyak 202 jenis burung berkicau,…

Jumat, 17 Juni 2022 11:40

Kalbar Kekurangan Tenaga Ahli Konstruksi

Pembangunan infrastruktur yang masif di Kalimantan Barat (Kalbar) belum diimbangi…

Senin, 13 Juni 2022 10:56

Ketika Para Bocah Meraup Cuan di Kota Layak Anak, Mereka Ngaku Tak Terpaksa

Beberapa tahun ini, jamak dilihat anak-anak menenteng keranjang berisi dagangan.…

Rabu, 08 Juni 2022 23:55

Wali Kota Pontianak: Pelaku Usaha Masih Banyak yang Tidak Jujur

 Wali kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono melihat, masih terdapat pelaku…

Rabu, 08 Juni 2022 23:53

Kebijakan Penghapusan Tenaga Honorer Bikin Ketar Ketir 4 Ribuan Honorer di Pemkot Pontianak

Kebijakan penghapusan tenaga honorer di lingkup institusi pemerintah yang dikeluarkan…

Senin, 06 Juni 2022 10:56

Wali Kota Pontianak Kaji Pemutusan Tenaga Honorer

Wali kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono belum bisa menanggapi soal…

Jumat, 03 Juni 2022 10:07

Solar Subsidi Dijual ke Industri, Polisi Ringkus 24 Tersangka

 Direktorat Kriminal Khusus Polda Kalbar meringkus komplotan penampung dan penjual…

Jumat, 03 Juni 2022 10:04

Jangan Main-Main..!! Jika Tak Bayar PBB, TPP ASN Bisa Ditangguhkan

 Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin mendorong agar Pembayaran PBB menjadi…

Jumat, 03 Juni 2022 10:03

Lima Bandit yang Resahkan Warga Pontianak Berhasil Diringkus Polisi

 Lima pelaku kejahatan yang beraksi di beberapa wilayah Pontianak berhasil…

Senin, 30 Mei 2022 23:17

Dokter di Jongkong Tertangkap Saat Transaksi Sabu

Seorang oknum dokter berinisial F, yang bertugas di Kecamatan Jongkong,…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers