UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Jumat, 29 Juni 2018 21:20
KPU Belum Temukan Kendala Berarti

PROKAL.CO, PONTIANAK- Belum ditemukan permasalahan berarti di hari pencoblosan Pilkada serentak di Kalbar, Rabu (27/6). Bahkan KPU Kalbar mengklaim, pemungutan suara berjalan dengan aman dan lancar. "Sejauh ini ada beberapa laporan, namun cenderung aman, dan tidak ada kita temui keributan," kata Komisioner KPU Kalbar Mujiyo.

Memang ada insiden di salah satu TPS di Kota Pontianak. Ada seorang warga tidak dikenal tiba-tiba mencoba masuk ke dalam TPS. Namun hal tersebut tidak mengganggu jalannya pemungutan suara. "Anggota KPU yang lain selama pelaksanaan juga keliling, saya juga stanby di sini untuk mem-backup, mengantisipasi kekurangan logistik dan sebagainya, namun selama pelaksanaanya kekurangan tersebut tidak ditemukan masalah dan berjalan aman dan lancar," terangnya.

Ada beberapa TPS yang melaporkan kekurangan surat suara. Namun setelah dikonfirmasi di lapangan ternyata hanya sekedar miss communication pihak KPPS. Setelah dilakukan rekapitulasi di tingkat TPS di hari ini (kemarin, red), logistik dibawa ke kecamatan. Untuk dilakukan direkapitulasi per kecamatan. "Karena kita tidak lagi melakukan rekapitulasi di tingkat desa," jelasnya.

Selanjutnya akan dilakukan rekapituasi di tingkat kabupaten/kota. Baru setelah itu dilanjutkan di tingkat provinsi untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur. “Untuk pemilihan Bupati-Wakil Bupati dan Wali Kota-Wakil Wali Kota tentu berhenti kabupaten/kota masing-masing,” jelasnya.

Setiap kecamatan akan diberikan waktu paling akhir 28 Juni sudah melaksanakan pleno rekapitulasi. Apabila nanti ada kendala dalam rekapitulasi di tingkat kecamatan, maka harus diselesaikan pihak kecamatan. "Nanti juga akan ada data penyandingan, antara pelapor dengan data yang dimiliki penyelenggara dalam hal ini KPPS," tukasnya.

Dia mengimbau kepada pasangan calon untuk dapat menerima hasil proses perhitungan suara nanti. Namanya berpolitik tentu kalah dan menang adalah hal yang biasa. “Yang menang jangan terlalu beruforia dan yang kalah jangan melakukan hal-hal yang justru membuat perpecahan," imbuhnya.

Pihaknya juga meminta pengawas dan penyelenggara Pilkada untuk tetap mengawal proses perhitungan. Sehingga hasilnya nanti sesuai dengan harapan masyarakat. "Sehingga hasil yang didapat menjadi legitemed," tutup Mujiyo.  Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kalbar Faizal Riza berharap, penyelenggaran Pilkada berjalan lancar. Meskipun ada beberapa temuan yang berkaitan dengan administratif.

"Misalnya DPT yang tidak tertempel di TPS, kemudian ada di dalam DPT masih terdapat pemilih ganda dan kekurangan surat suara dan kemudian sudah ditangani KPU," jelasnya. Selain itu, ada juga laporan di Melawi. Dimana hak pilih sudah digunakan orang lain. Sehingga yang bersangkutan melapor ke Panwaslu Melawi. "Itu sedang kita proses, dan kita lakukan investigasi," ucapnya.

Faizal menambahkan, pihaknya telah mengambil langkah-langkah. Jika pelanggaran administratif dengan langsung memberikan rekomendasi di tempat kepada KPU."Prinsipnya kalau pelanggaran adminitratif kita hampir semuanya kita kembalikan ke KPU," pungkasnya.

Begitu pula jika mengarah pada tindak pidana tetap akan diproses. Seperti sebelumnya ada kasus KPPS buka kotak suara yang disegel. Sudah pihaknya buat berita acaranya yang disaksikan kepolisian dan sebagainya. "Misalnya pemilih yang menggunakan hak pilih orang lain, kita sedang kejar, itukan ancamanya pidana," tegasnya.

Dia menuturkan, pihaknya belum mendapat laporan dari masyarakat ataupun tim suskses berkaitan politik uang di kabupaten/kota se Kalbar. Itu pun menjadi tantangan Bawaslu mencari dan mengungkap jika adanya dugaan politik uang. “Karena kalau politik uang ini harus ada bukti, dan pelakunya ditangkap," tuturnya.

Dia berharap kepada semua pihak untuk menghormati dan menerima hasil perhitungan suara nanti. "Hitungan suara itu kita serahkan kepada pihak KPU, terkait dengan quick count itu sah-sah saja, namun kita tetap mengacu pada hasil yang ditetapkan KPU," demikian Faizal. (Andi Ridwansyah/rk)


BACA JUGA

Kamis, 27 Februari 2020 00:35

Ke Depan, Masalah Ini Tetap Jadi Persoalan di Kota Pontianak

PONTIANAK-Penanganan masalah banjir dan kemacetan di Pontianak menjadi persoalan yang…

Senin, 24 Februari 2020 10:49

Ular Piton Lagi Santai di Plafon Warga

PONTIANAK – Tim pemadam kebakaran Swadesi Borneo berhasil mengamankan ular yang…

Rabu, 05 Februari 2020 14:33

Sintang Alami Inflasi Tertinggi

PONTIANAK – Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat merilis inflasi Kalimantan…

Senin, 27 Januari 2020 15:18

3 Dari 10 Remaja di Kalbar Alami Kekurangan Gizi

PONTIANAK-Dari data Riskesdas sedikitnya tiga dari sepuluh orang remaja putri…

Selasa, 21 Januari 2020 22:38

JOROK..!! Pembuangan Sampah di Pasar Mawar Mengerikan, Kayak TPA..!!

PONTIANAK-Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memandang lokasi tempat pembuangan…

Senin, 20 Januari 2020 12:52

Ratusan Kayu Belian Tanpa Dokumen Resmi Diamankan

PONTIANAK – Polda Kalbar berhasil mengamankan kayu jenis belian tanpa dokumen…

Rabu, 15 Januari 2020 22:02

Permintaan Daging Babi Meningkat, Dinas PPKH Tingkatkan Kewaspadaan Virus ASF

PONTIANAK – Permintaan daging babi diprediksi akan mengalami kenaikan seiring…

Minggu, 12 Januari 2020 10:26

Maut Menjemput di Kolam Renang Ampera

PONTIANAK – Kolam renang Ampera, Jalan Ujung Pandang 2, Kelurahan Sungai…

Minggu, 05 Januari 2020 12:17

Jalan Rusak di Depan Terminal Peti Kemas Dikeluhkan

PONTIANAK – Kondisi ruas jalan di depan Terminal Peti Kemas, Pelabuhan…

Minggu, 05 Januari 2020 12:16

Gedung Parkir Dioperasikan, Macet di Gajah Mada Bisa Diminimalisir

Sejak Januari 2020, pengoperasian gedung parkir milik Pemerintah Kota (Pemkot)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers