UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Kamis, 03 Mei 2018 19:08
Mengejutkan..!! Ini Fakta anak Kalbar Dijadikan Budak Seks
ilustrasi

KAYONG UTARA- Fakta mengejutkan tersaji dalam hal banyaknya anak-anak yang menjadi korban seks di negara tetangga. Nah, Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kayong Utara Syaeful Hartadin mengecam tindakan TP menjadikan Melati (17, bukan nama sebenarnya) sebagai budak seks.

Syaeful mengatakan, TP yang merupakan majikan Melati berjanji membelikan rumah. "Sangat disayangkan hal itu terjadi. Kami yakin ini bukan atas dasar keinginan dari korban, pasti dilakukan secara terpaksa,” ujar Syaeful, Rabu (2/5).

Saat ini, kasus memalukan itu masih ditangani Polres Kayong Utara, Kalimantan Barat. TP sendiri sudah dimasukkan ke jeruji besi. Dia dijerat Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Berdasar hasil pemeriksaan, TP menjadikan Melati sebagai budak seks sejak 2017 lalu. Kapolres Kayong Utara AKBP Arief Kurniawan mengatakan, TP kali pertama melakukan perbuatan asusila pada Maret 2017.

Kali terakhir TP melakukan tindakan tidak terpuji terhadap Melati adalah pada 22 April 2018.

Peristiwa menyesakkan itu terkuak setelah kakak Melati mengetahui bahwa adiknya menjadi korban nasfu bejat TP. Tanpa berpikir panjang, kakak Melati langsung melapor ke Polres Kayong Utara.

Setelah menerima laporan dan mendengar keterangan Melati, petugas menangkap TP di kawasan Pasar Siduk, Selasa (1/5). “Tersangka mengakui apa yang telah dilakukannya. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan, baik korban maupun tersangka,” kata Arief, Rabu (2/5).

Dia menambahkan, pihaknya masih mengembangkan kasus itu. “Korban yang bekerja sebagai pelayan toko milik tersangka ini mengalami tekanan batin dan trauma yang begitu besar,” ujar Arief.  (Kamiriluddin/Ocsya Ade CP/Rakyat Kalbar/JPNN)


BACA JUGA

Selasa, 28 Juni 2022 11:39
Polemik RUU Kesehatan Ibu dan Anak

Bakal Ada Perpanjangan Cuti Hamil dan Bersalin, Apindo Kalbar Khawatir Porsi Pekerja Perempuan Berkurang

DPR RI tengah menyusun Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak…

Selasa, 28 Juni 2022 11:36

Ternyata Ini Penyebab Langkanya Pupuk Subsidi di Kalbar

 PT Pupuk Indonesia (Persero) menjawab keluhan petani terkait kelangkaan pupuk…

Rabu, 22 Juni 2022 13:13

GAWAT..!! Ratusan Kantong Darah di Pontianak Terinfeksi Penyakit Menular, PMI Perketat Skrining

 Ratusan kantong darah di PMI Kota Pontianak terinfeksi penyakit menular,…

Senin, 20 Juni 2022 11:57

Perjuangan Para Ayah yang Terhantam Pandemi, Ada yang Menjadi Robot hingga Badut untuk Bertahan Hidup

Minggu ketiga Juni setiap tahunnya diperingati sejumlah negara sebagai Hari…

Senin, 13 Juni 2022 10:57

Ada Indikasi Pekerja Anak di Perkebunan Sawit

International Labour Organization (ILO) atau Organisasi Perburuhan Internasional meluncurkan Hari…

Senin, 13 Juni 2022 10:44

PPDB 2022 Tidak Dipungut Biaya, Gubernur Kalbar Ingatkan Sekolah Negeri

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengingatkan bahwa Penerimaan Peserta Didik Baru…

Jumat, 10 Juni 2022 13:13

Gubernur Kalbar Minta Izin Pegawai Kontrak Diwadahi di Bawah Koperasi Pegawai

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji memperkirakan, sebanyak 80 persen pegawai…

Jumat, 10 Juni 2022 13:12

Semua Daerah di Kalimantan Barat PPKM Level Satu

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, Hary Agung Tjahyadi mengatakan 14…

Rabu, 08 Juni 2022 23:50

Panjang Perbatasan Kalbar-Malaysia 1.000 Km, Ada Lebih dari 52 Jalur Tikus

Kalimantan Barat merupakan provinsi yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia.…

Rabu, 08 Juni 2022 23:47

GILA..!! 31 Kg Sabu dari Malaysia Mau Diselundupkan ke Indonesia Lewat Paloh, Polisi Amankan Lima Tersangka

Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Barat bersama Polda…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers