UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 24 Maret 2018 13:04
ASTAGANAGA..!! Terlilit Utang Judi, Anak Dijual
NYARIS DIJUAL ke MALAYSIA. Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono memperlihatkan foto bayi yang akan dijual kedua orangtuanya saat rilis TPPO dan TKI Ilegal di Mapolda Kalbar, Kamis (22/3). Ocsya Ade CP-RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Kasih ibu sepanjang masa, kasih anak sepanjang galah. Pepatah ini sepertinya tidak berlaku terhadap Ft, 25. Pasalnya, ia bersama suaminya Ar, 34 begitu tega menjual bayinya Zk yang masih berusia empat bulan. Diberitakan Rakyat Kalbar, pasangan suami-istri itu berencana menjual buah cinta mereka ke Sarawak, Malaysia.

Sebelum dijual, bayi tersebut sempat digadaikan ke seseorang ke kawasan Beting Kecamatan Pontianak Timur untuk menutupi utangnya lantaran sering berjudi. Beruntung aksi Pasutri Kecamatan Pontianak Kota ini berhasil digagalkan kepolisian.  “Bayi saja jadi korban human trafficking, sebelumnya dijual digadaikan untuk menutupi utang. Uangnya untuk judi. Ini orangtua kandungnya akan dijual ke negara sebelah (Malaysia, red). Kan miris sekali, kasihan,” tutur Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono saat rilis kasus TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang) dan TKI Ilegal di Mapolda Kalbar, Kamis (22/3) siang.

Didi menjelaskan, Pasutri itu memang pemain judi. Keduanya merupakan 101 dari jumlah tersangka perjudian yang telah diungkapkan anggotanya beberapa waktu lalu.  "Orangtuanya pemain judi, ini yang kemarin yang kita ungkap yang tersangkanya 101 itu. Ini ada korelasinya, selalu ada kolerasinya, sampai menjual bayinya ini. Dia mau mengembalikan utangnya Rp2 juta, jadi dia gadaikan anaknya Rp1,7 juta," paparnya. (ambrosias/rk)


BACA JUGA

Senin, 21 Oktober 2019 10:51

Gadis SMP Nikah Pesanan dengan Lelaki Tiongkok

MEMPAWAH-Penjualan gadis bawah umur untuk pengantin pesanan lelaki Tiongkok, belum…

Minggu, 20 Oktober 2019 21:32

PARAH..!! 11 Siswa Dicabuli Kepala Sekolah

NGABANG – Dunia pendidikan di Kabupaten Landak tengah berduka dengan terungkapnya…

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:41

Pembunuhan Kepala Skeolah, FS Ditetapkan Jadi Pelaku Utama

SINTANG- Polres Sintang menetapkan FS sebagai tersangka utama pelaku pembunuhan…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:45

MASIH KECIL..!! Serapan Beras Lokal Kalbar Hanya 5 Persen

PONTIANAK- Beras di Kalbar tak menjadi komoditi yang mengalami inflasi.…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:43

Sukimin Tewas Ditusuk Bekas Ponakan Mantu

SINTANG- Sayang keponakan, tak disayang menantu siapa menduga? Akhirnya, Sukimin,…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:36

Lindungi dan Bangun Tata Niaga Kratom, Ini yang Dilakukan Petani

PUTUSSIBAU-. Keresahan para petani kratom di Kapuas Hulu diharapkan jadi…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:58

Berkilah Stroke, Bandot Tua Jadikan Anak Bawah Umur Korban Nafsunya

SINGKAWANG- Kasus cabul terhadap anak di bawah umur kembali terjadi.…

Rabu, 16 Oktober 2019 14:44

Sembilan WNI Ditahan TDM

SANGGAU- Kita samua basudara, tak hanya melibatkan anak bangsa se…

Selasa, 15 Oktober 2019 23:40

MELUAS..!! Penolakan Pembangunan PLTN di Kalbar Sampai ke Pusat

PONTIANAK—Tidak hanya suara ribuan mahasiswa berlanjut ke Ketua DPR RI…

Selasa, 15 Oktober 2019 11:21

Tahun Depan, Restorasi Gambut Kalbar Seluas 149.901 Ha

PONTIANAK- Tahun 2020 mendatang Badan Restorasi Gambut (BRG) akan merestorasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*