UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Selasa, 20 Maret 2018 10:41
Ada Apa Ini? POM AU Lanud Supadio Geruduk THM
PERIKSA. Petugas tengah memeriksa identitas pengunjung di salah satu tempat hiburan malam di Kota Pontianak, Jumat (16/3) malam--Penerangan Lanud Supadio for RK

PONTIANAK- Satuan Polisi Militer Angkatan Udara (Satpom AU) Lanud Supadio menggelar operasi gabungan Penegakan Disiplin (Gaktip) dan Yustisi di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) yang berada di Kota Pontianak, Jumat (16/3) pukul 22.00 Wib hingga Sabtu (17/3) pukul 02.00 Wib.

Rakyat Kalbar memberitakan, operasi gabungan personel dari instansi terkait seperti POM Angkatan Darat, Propam dan Sat Resnarkoba Polresta Pontianak, BNNP Kalbar dan Satuan Polisi Pamong Praja ini dipimpin Komandan Satpom AU Lanud Supadio, Letkol POM M. Harri Ambon.

Menurut Ambon, operasi ini merupakan salah satu upaya pencegahan dan penyelesaian pelanggaran hukum bagi Prajurit TNI serta masyarakat. "Operasi Gaktip dan Yustisi ini merupakan salah satu upaya pencegahan terjadinya pelanggaran disiplin maupun pelanggaran hukum yang dilakukan Prajurit TNI maupun masyarakat. Sehingga pada operasi ini kita juga melibatkan sejumlah instansi lain,” kata Ambon kepada Rakyat Kalbar, Minggu (18/3) sore.

Dalam operasi ini, seluruh pengunjung THM diperiksa. Baik identitasnya maupun barang bawaannya. “Pada operasi gabungan yang digelar dini hari itu, kita tidak menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh Prajurit TNI maupun masyarakat,” ucap Ambon.

Meski demikian, operasi serupa akan terus dilakukan secara rutin dan terjadwal. Ini untuk mencegah aksi kejahatan dan memberi rasa aman kepada masyarakat Kota Pontianak. (amb)

 


BACA JUGA

Minggu, 06 September 2015 11:14

Pegawai Bank Kalbar Diduga Gelapkan Uang Nasabah Rp1,6 M

<p style="line-height: 1.38; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" dir="ltr"><span…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers