UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Sabtu, 25 November 2017 12:49
Curah Hujan Tinggi, Angkasa Pura Waspada
TANGGUL DADAKAN. Ratusan prajurit TNI AU membuat tanggul sementara (12/11) lalu. Tanggul dadakan ini dimaksudkan untuk menahan air di sepanjang runway Bandara Internasional Supadio, Kubu Raya.

 Angkasa Pura II tentunya harus selalu waspada, jika tidak mau runway Bandara Supadio kembali tergenang. Pasalnya, curah hujan ke depan diperkirakan masih tinggi. Puncaknya terjadi Desember yang diperkirakan potensi curah hujan mencapai 150 milimeter per hari.

"Pola curah hujan di Kalbar ini equatorial. Ada dua puncak pola curah hujan yaitu Maret atau April dan Desember. Desember menjadi puncaknya curah hujan sesuai dengan pola yang terjadi," tutur Kasi Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi Mempawah, Ismaharto Adi, Jumat (24/11). Untuk itu, ia mengingatkan kepada masyarakat untuk menjaga drainase di lingkungan sekitar tempat tinggalnya.

Dijelaskan Ismaharto, tiap bulan normal nilai rata-rata curah hujan di Desember untuk sebuah luasan wilayah adalah 400-500 milimeter per bulan. Tapi tidak selalu terjadi dalam satu titik. "Misalnya sekarang hujan di sini, besok di tempat lain. Untuk satu kali pengamatan bisa 300-400 dan maksimal 500," jelasnya.

Saat ini kata dia, terjadi peningkatan suhu yang drastis. Kemudian akan disusul datangnya awan berbahaya atau awan cumulonimbus. Awan ini sering menyebabkan angin kencang, hujan deras dan petir. "Untuk seluruh stakeholder sebaiknya sudah melakukan investigasi atau mitigasi untuk menghadapi puncak hujan ini. Sehingga tidak terjadi bencana yang merugikan warga," imbau Ismaharto.  (Rizka Nanda/rk)

 


BACA JUGA

Minggu, 06 September 2015 11:14

Pegawai Bank Kalbar Diduga Gelapkan Uang Nasabah Rp1,6 M

<p style="line-height: 1.38; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" dir="ltr"><span…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers