UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Minggu, 29 Oktober 2017 10:35
Sisi Humanis Penerbang Pangkalan TNI AU Supadio
Dance Baby Shark ala Mayor Adi Kamto
TIRUKAN TARIAN BAYI HIU. Sejumlah capture video dance “Baby Shark” besutan Mayor Penerbang Adi Kamto yang viral di media sosial. Twitter @kamto_adi

Melihat prajurit TNI, kebanyakan orang pasti segan. Sungkan dengan sosoknya yang dikenal tegas, berani, dan bernyali. Di sisi lain, sejatinya, tentara yang notabene patriot bangsa itu juga manusia biasa. Punya selera humor, talenta seni yang telah tertanam sejak lahir, plus mengikuti trend alias kekinian.

Seringkali, aksi-aksi prajurit TNI yang terekam kamera viral di dunia maya dan ditanggapi beragam. Yang belakangan ini sedang jadi perhatian banyak warganet datang dari tentara Angkatan Udara (AU) yang bertugas di Pontianak. Sebuah rekaman gambar menirukan dance “Baby Shark” buah kreativitas Mayor Pnb. Kamto Adi Saputra.

Bagi yang punya anak, video “Baby Shark” tengah trendy. Gaya jogetnya yang unik menjangkiti masyarakat dari berbagai kalangan. Diiringi lagunya yang viral di Youtube, joget “Baby Shark” ini mirip senam. Banyak menggerakkan tangan dan menggoyangkan badan.

Awalnya, dalam akun Twitternya, @kamto_adi, pria yang bertugas di Pangkalan Udara (Lanud) Supadio Pontianak itu ditantang warganet untuk melakukan joget “Baby Shark” tersebut, jika cuitannya dicuitkan ulang atau diretweet (RT’s) hingga 1500 kali.

"Oke, mnjawab tantangan anda, klo dapet 1500 RT’s sebelum Senin saya akan joget baby shark pake overall+ helmet dg background pswt tempur (disertai emoji tertawa dan orang menari,red)," tulis dia, Jumat (20/10) pukul 19.05.

Kontan, warganet menyerbu tantangan tersebut. Sampai Kamto pun bercuit pada pagi hari Sabtu (21/10), “Bangun tidur liat mention seabrek (disertai emoji menjerit ketakutan dan wajah menangis), Semoga ga sampe target (disertai emoji berkeringat dingin)”, yang ditulisnya disertai hastag  #DegDegan.

Warganet semakin kencang berusaha mewujudkan dance “Baby Shark” ala Kamto. "GAZZZZZ...jangan kasih Kendor. Kalo tembus 2K dibonusin Gulung2 di atas Rudal ya Om @kamto_adi (emoji)," tulis akun @NanDutz_007.

Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraba. Tantangan berjoget jika mendapatkan 1.500 retweet sebelum Senin (23/10) ternyata tercapai. Bahkan lebih. Maka, pria yang di Twitter menyebut dirinya “just an ordinary man who love flying, writing, travelling and photography (hanya seorang pria biasa yang cinta terbang, menulis, jalan-jalan dan fotografi)” ini menjawab kembali dalam akunnya.

"Kekuatan netizen emang ga bisa diremehkan, nantikan videonya hari Senin setelah saya kembali ke Pontianak yaaa," tulisnya Sabtu (21/10). Janji tetap lah janji. Harus ditepati. Dance “Baby Shark” dilaksanakan Kamto pada Senin (23/10). Seragam kebanggaan penerbang tempur berwarna oranye dan helm dia kenakan.

Sesuai cuitannya, dia berjoget ala “Baby Shark” di dalam hanggar. Dalam video di akun Twitternya, tampak berlatar jet  tempur Hawk milik TNI AU.  "Saya tepati janji saya “baby shark dance” sebagai konsekuensi tercapainya tantangan 1500 RTs kemarin (non-aktifkan syaraf malu), puas?! (dibarengi emoji wajah lelah)," tulisnya.

Dalam video berdurasi 1: 40 menit itu, Kamto berjoget sendiri. Keren gayanya. Tanpa ragu, gerakan demi gerakan dance “Baby Shark” Kamto lakukan. Hingga Sabtu (29/10), video itu mendapatkan 1.821 retweet. Usut punya usut, ketika ditanyai warganet, ia menyebut diajari 3x oleh anak-anak saat weekend.

Pujian pun mengalir kepada Kamto. Ia mendapat apresiasi beragam. "Hhhh....mau²nya menuruti warga RT," tulis akun @sanmungid. "Seorang ksatria pantang ingkar janji mas," balas Kamto.

Melihat Kamto berjoget, netizen lain menantang agar dia beraksi kembali. "Setuju, next challenge 10k retweet nyetir sukhoi  sarungan thok...," tantang akun @RebaPratama "Mantapp.  Bikin challenge lagi om, kalau video ini tembus 2000RT bakal dance lg, tp dgn background Sukhoi (fully loaded)  Wani?," imbuh @lintang507 yang juga turut menantang.

Tulis akun @hericz, “Sungguh tak disangka, Pak Kamto, pilot tempur yang disiplin dan tegas ternyata mau menari Baby Shark. Prajurit berjanji, selalu ditepati”. By the way, Kamto pun sempat membuka helmnya untuk membuktikan bahwa dirinya sendiri yang berjoget. Kamto mengunggah lagi sebuah video berdurasi  13 detik, memperlihatkan wajah aslinya.

Uniknya, ada yang belum puas dan meragukannya. "BOHONG! Itu bukan mukamu! Entah make up artist nya terlampau keren ato topeng ala Tom Cruise di Mission Impossibile," tulis akun @AmbarwatiRexy.

Dihubungi Rakyat Kalbar melalu pesan WhatsApp, Selasa (24/10) lalu, Kamto membenarkan bahwa dalam video yang viral tersebut dirinya sendiri. "Berat mas nutup urat malu sementara," ujarnya disertai emoji tertawa. Menurut dia, walaupun seorang prajurit TNI mendapatkan doktrin militer, dalam keseharian sama seperti orang sipil alias warga negara lainnya. Dikatakan Kamto, aksi itu tidak hanya sekedar sebuah tantangan.  "Tapi bagaimana keseharian prajurit, serta sisi humanisnya," pungkasnya.

Ucapannya Kamto ini ada benarnya. Aksinya tersebut bisa disebut sebagai upaya untuk membuka dinding pembatas antara warga militer dan sipil. Sampai-sampai administrator akun Twitter Kementerian Hukum dan HAM RI ikut mencolek Kamto.

 “Sebelum beristirahat malam ini, gak ada salahnya Sahabat Pengayoman lakukan peregangan “baby shark” seperti mas @kamto_adi dibawah ini,” tulis @Kemenkumham_RI, Senin (23/10) pukul 10.00. (Ambrosius Junius/rk0

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 23 Mei 2022 11:27

Lima Maling Motor yang Beraksi di Pontianak Utara Berhasil Ditangkap

 Lima pelaku kejahatan yang beraksi di wilayah Kecamatan Pontianak Utara…

Senin, 23 Mei 2022 11:26

Penularan PMK Meluas, Serang Empat Kecamatan di Pontianak

Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak terus…

Jumat, 20 Mei 2022 13:25

Kasus Korupsi Pajak Daerah, Jaksa Sita Tiga Bidang Tanah

Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kalimantan…

Minggu, 15 Mei 2022 11:40

Mess PABSI Dikosongkan, Atlet dan Pelatih Pasrah, Terancam Dibajak Provinsi Lain

 Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji akhirnya angkat bicara terkait kisruh penertiban…

Minggu, 15 Mei 2022 11:11
Pencegatan Ketua Komisi V DPR RI

Katanya Tak Ada Setingan, Kader PDI Perjuangan Kalbar Tersinggung Cuitan Midji

Ketua PDI Perjuangan Kota Pontianak Satarudin menyatakan, kejadian pencegatan rombongan…

Sabtu, 07 Mei 2022 12:50

Penumpang Feri Naik Tajam, Bikin Macet Jembatan Kapuas I

Jumlah penumpang feri penyeberangan Bardanadi – Siantan mengalami lonjakan cukup…

Kamis, 05 Mei 2022 13:19

Volume Sampah di Pontianak Meningkat, DLH Kerahkan 750 Petugas Pembersih Sampah

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak Saptiko mengatakan, sejak…

Kamis, 05 Mei 2022 13:03

Tradisi Meriam Karbit Harus Dikembangkan

Permainan meriam karbit harus dikembangkan sebagai salah satu destinasi paling…

Senin, 25 April 2022 14:42

Tak Ada Dukungan Dana, Permainan Meriam Karbit Kian Berkurang

Sejauh ini, kelompok meriam karbit di kota Pontianak masih menemukan…

Rabu, 20 April 2022 16:12

Dewan Protes Proyek Trotoar

Proyek prestisius penanganan trotoar Jalan Ahmad Yani Kota Pontianak dengan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers