UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

KRIMINAL

Kamis, 24 Agustus 2017 13:45
Nyungsep di Kolong Jembatan, Bambang Dijemput Malaikat Maut
OLAH TKP. Anggota Sat Lantas Polres Kapuas Hulu mendatangi TKP di Jalan Lintas Selatan, Desa Kedamin Darat, melihat kondisi sepeda motor yang digunakan Bambang di bawah jembatan yang sedang direnovasi, Selasa (22/8) subuh. WARGA FOR RAKYAT KALBAR

PUTUSSIBAU- Entah sebab apa, Bambang Ismanto nyungsep di bawah kolong jembatan di Jalan Lintas Selatan, Desa Kedamin Darat, Putussibau Selatan, Kapuas Hulu, Selasa (22/8) sekitar pukul 00.30.

 “Korban menderita luka robek pada leher sebelah kanan di bawah dagu sekitar tiga cm, lecet pada bahu sebelah kanan. Saat kami lihat di TKP pun korban sudah tidak beryawa lagi,” kata Iptu Kamto, Kasatlantas Polres Kapuas Hulu.

Dari keterangan saksi mata, warga Desa Ujung Pinang, Kecamatan Bika, Kapuas Hulu ini mengendarai sepeda motor bebek. Bambang melaju kencang hingga menabrak pembatas jalan dan terperosok ke kolong jembatan yang sedang dibangun. Dia pun tewas di lokasi kejadian.

Iptu Kamto mengatakan, kecelakaan bermula ketika sepeda motor yang dikendarai Bambang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Putussibau menuju Kalis. Sesampainya di lokasi jembatan yang tengah dikerjakan di Desa Kedamin Darat, Bambang diduga lepas kendali saat berada di jalan alternatif yang dibuat di sebelah jembatan tersebut. Kemudian dia terperosok ke dalam jembatan yang terdapat lubang galian untuk tiang.

Sesaat setelah kejadian, Bambang belum ada yang menolong. Tidak ada warga yang mengetahui kecelakaan maut tersebut karena terjadi di tengah malam. “Kejadiannya pas mati lampu tadi malam, jadi warga banyak tidak tahu,” tutur Agung salah seorang warga sekitar.

Agung mengetahui peristiwa tersebut sekitar 15 menit kemudian. Dia mengaku, sebelum meregang nyawa, Bambang sempat berteriak kesakitan dan minta tolong.  Setelah mendengar teriakan tersebut warga setempat akhirnya bergegas dan menyusuri lokasi kejadian. Ketika didekati, Bambang sudah tak bernyawa dengan posisi kepala di dalam air. “Karena airnya malam itu tinggi,” ungkap Agung.

Melihat korban tak lagi bernyawa, Agung bersama warga lainnya tidak berani mengangkatnya. Dia melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Selatan, Jalan Lintas Timur. “Setelah itu baru polisi datang dan membawa korban ke rumah sakit,” katanya. (dre)


BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 11:02

Lift Kerja Jatuh dari Lantai Enam, Buruh Bangunan Tewas

<p><strong>PONTIANAK</strong> &ndash; Sanuar, seorang buruh bangunan di Pontianak…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers