UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Minggu, 30 Juli 2017 10:39
BAHAYA..!! Titik Api Nongol di Timur Kalbar
ilustrasi

PROKAL.CO, PONTIANAK- Musim panas mulai menyapa Kalimantan. Di Kalimantan Barat (Kalbar) titik api mulai bermunculan. Terbukti dengan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Sanggau, tepatnya di kawasan Bukit Jat, Desa Idas, Kecamatan Noyan.

“Kami terus melakukan monitoring. Sedangkan mengenai penyebab kebakaran ini masih dalam penyelidikan, namun diduga berasal dari aktivitas pembukaan lahan, yang karena faktor angin, menyebabkan kebakaran meluas hingga ke wilayah sekitarnya,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau, Bernardus Anggoi.

Dikatakannya, api masih ditemukan di lokasi kebakaran. Api melahap daerah yang banyak ditumbuhi ilalang. Tiga unit water bomb dari Posko Karhutla Sintang, Supadio dan Bengkayang pun diterjunkan untuk memadamkan api. Namun, api sulit dijinakkan.

Terkait kasus Karhutla ini, BPBD Kabupaten Sanggau telah melakukan langkah-langkah seperti monitoring, menyusun laporan, memantau hotspot/titik api, dan menunggu penetapan status oleh Bupati Sanggau. “Perkembangannya akan terus dipantau dan sejauh mana status yang diakibatkannya. Jika memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai status siaga, maka nanti bupati yang akan menetapkannya,” ujarnya.

Disinggung mengenai perkembangan jumlah titik api di wilayah Kabupaten Sanggau, menurut Anggoi, berdasarkan pantauan satelit, hingga tanggal 24-25 Juli 2017 lalu, jumlah titik api terpantau sebanyak 12 titik yang menyebar di berbagai wilayah.

“Mengenai jumlah titik api, kita juga terus memonitoring, sebagai dasar untuk melakukan langkah-langkah yang diperlukan ke lapangan. Intinya, BPBD Kabupaten Sanggau terus siaga melakukan pemantauan. Diharapkan juga kepada masyarakat, untuk menyampaikan informasi kepada Satgas maupun aparat terdekat jika menemukan adanya Karhutla, agar segera dilakukan langkah-langkah penanganan dan penanggulangan,” pintanya.

Apa yang dialami Sanggau juga terjadi di kabupaten tetangganya. Curah hujan minim di Kabupaten Sekadau beberapa hari terakhir memunculkan peningkatan potensi kebakaran hutan dan lahan. Hot spot pun mulai bermunculan.

 “Hari ini ada dua titik api yang terpantau,” kata Ir Akhmad Suryadi MT, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Sekadau kepada Rakyat Kalbar, Kamis sore (27/7).

Titik api tersebut terpantau oleh sensor Modis melalui penginderaan satelit Aqua/Terra. Lokasinya berada di Kecamatan Nanga Taman dan Kecamatan Nanga Mahap. “Sejauh ini baru dua hot spot yang terpantau. Mudah-mudahan tidak ada penambahan lagi,” kata Akhmad.

Berdasarkan pencitraan satelit, kedua titik api tersebut berada di koordinat, masing -0,407978117466 lintang utara dan 11.087.902.832 bujur timur untuk Kecamatan Nanga Taman. Sementara titik di Kecamatan Nanga Mahap berada di koordinat 0,477506101131 lintang utara dan 110.776.924,333 bujur timur.

 “Hasil perkiraan lapangan, titik api itu kemungkinan berasal dari pembakaran lahan pertanian oleh masyarakat,” sambung Akhmad.  Plt Kepala Bidang Penanggulangan Bencana BPBD-PK Sekadau, Edy Prasetyo S Sos mengatakan, untuk dua titip api itu, tingkat kepercayaannya beragam. “Di Nanga Mahap tingkat kepercayaan 88 persen. Sementara di Nanga Taman 28 persen,” kata Edy.

Edy menegaskan, kemunculan titik api itu sudah mereka koordinasikan dengan aparat terkait, pihak kecamatan dan tim bencana di kecamatan. Namun pihaknya belum mengetahui secara pasti apakah sudah ada tim yang turun ke lapangan melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

 “Kita juga belum tahu apakah sudah ada penambahan atau tidak. Yang jelas, titik api itu berdasarkan pencitraan satelit mulai pukul 06.00 tadi pagi hingga pukul 14.00 WIB siang ini,” tandas Edy. (Zainudin/rk)


BACA JUGA

Senin, 31 Agustus 2015 00:39

Ini Penyebab Mantan Kadispenda Kalbar Tewas

<p>SAMBAS-RK. Kecelakaan maut di Jalan Raya Parit Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Sambas,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers