UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Rabu, 07 Juni 2017 15:36
Tiga Hari Bawang Putih Banjiri Pontianak
NGANTRE BAWANG. Warga antusias membeli bawang putih murah dalam operasi pasar jilid II di Pasar Flamboyan, Pontianak, Selasa (6/6) pagi. Harga bawang putih yang ditawarkan dalam operasi ini perkarung ukuran 20 Kg Rp480 ribu. Sementara untuk harga eceran Rp25 ribu perkilogram. OCSYA ADE CP

PONTIANAK- Untuk menurunkan harga bawang putih, kembali pemerintah kota Pontianak melakukan operasi pasar. Tak tanggung-tanggung, operasi pasar akan dilaksanakan tiga hari berturut-turut, sejak Selasa (6/6) hingga besok Kamis (8/6). “Kali ini harga perkilonya ditetapkan Rp 25 ribu,” kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Pontianak, Haryadi.

Dalam operasi pasar ini, 60 ton bawang putih di gelontorkan. Dan dibagi ke tiga pasar utama, yakni Flamboyan, Mawar, dan Kapuas Besar. Masing-masing dijatah 20 ton. “Hari ini (kemarin), informasi terakhir, harga di pasaran itu sekarang Rp35 ribu perkilo. Tapi masih ada yang jual Rp40 ribu perkilo. Kita akan terus mengendalikan harga sehingga bisa mendekati Rp25 ribu sampai Rp30 ribu. Idealnya," tutur Haryadi.

Operasi kedua ini terselenggara atas kerja sama Kementerian Perdagangan dengan sejumlah importir bawang putih. Ia mengingatkan, pada operasi pasar pertama, perkilonya dijual Rp30ribu.  "Kita sudah melakukan pengamatan di beberapa pasar itu, besoknya sudah mulai turun Rp35 ribu sampai Rp38 ribu. Artinya dampak positif (operasi pasar)-nya ada," ujarnya.

Komoditi bawang putih, menurut dia, 30 persendidatangkan dari China. “Kalau ternyata mereka (pedagang) masih ada jual di atas harga yang telah ditentukan, akan kita lakukan tindakan," tegasnya.

Operasi pasar kali ini dilakukan dalam dua grup. Kelompok pertama dikhususkan untuk para pedagang yang dapat mengecer bawang putih kepada masyarakat. Yang kedua khusus untuk ibu rumah tangga. "Kali ini kita juga layani yang kiloan, ada 5000 kupon untuk warga kali ini," ungkap Haryadi.

Terkait kualitas bawang putih murah yang kali ini, ia meyakini lebih baik dari yang sebelumnya. "Karena cuaca kemarau juga. Kan panas. Kalau kemarin itu kan ada hujan, terus di kapal pada saat mau dipindahkan ke pasar kena hujan, akibatnya jadi hitam-hitam," papar dia. (Rizka Nanda, Fikri Akbar/rk)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 06 September 2015 11:14

Pegawai Bank Kalbar Diduga Gelapkan Uang Nasabah Rp1,6 M

<p style="line-height: 1.38; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" dir="ltr"><span…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers