UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Minggu, 04 Juni 2017 12:25
Belum Ada Operasi Pasar Bawang Putih Murah Jilid II
Operasi Pasar bawang putih yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, PONTIANAK- Warga Pontianak menyesalkan pemberitaan salah satu koran harian di Kalbar yang menginformasikan berlangsungnya operasi pasar khusus bawang putih murah jilid dua. Namun Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak, Hariadi S. Triwibowo. Dia, secara tegas membantahnya.

“Informasi sampai hari ini belum ada yang berangkat kapal menuju Pontianak untuk operasi bawang putih. Kalau ada, kita kabari ya,” jelas Hariadi (3/6). Akibat pemberitaan ini, ada masyarakat sampai merelakan waktunya untuk bolak-balik ke pasar. Demi mengantre bawang putih murah.

“Iye, katenye ade agik operasi pasar ronde kedua. Eeh, nyatenye endak ade," sesal seorang warga Sungai Jawi yang menyebut namanya Arif.

Dia sangat menantikan operasi pasar kedua yang ternyata hoaks itu. Lantaran, pada operasi pasar pertama, Arif tidak kebagian.  “Tulah, liat sendiri lah, mane ade. Saye tunggu sampai sore tadak ade. Saye tanyak kawan pon endak ade,” tuturnya, kecewa.

Dengan kejadian ini, ia berharap media dapat memastikan informasi yang akan diberitakan. Karena, menurut Arif, persoalan bawang putih atau bahan pangan merupakan konsentrasi sebagian besar masyarakat. Terutama kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Apalagi, harga bawang putih setakat ini masih tinggi kendati intervensi pasar telah dilakukan pemerintah. Intinya, lanjut dia, masyarakat sangat berharap operasi pasar kembali dilakukan.  “Cuman, kalau tak ade, ye bilang jak endak ade. Janganlah beritanye simpang sior ginik, kasian masyarakat. Kalau belum pasti, sebaiknye pejabat jangan gak beri-beri harapan, padahal rakyat udah berharap banyak," tandas Arif.

Senada, Hasnah. Ibu rumah tangga berusia 53 tahun inipun mengaku kecewa. “Katanya ada bawang putih 30 ribu, makanya datang ke sini (pasar Flamboyan),” ujarnya kepada Rakyat Kalbar, Sabtu (3/6) pagi.

Jika membeli bawang putih di sekitar tempat tinggalnya di Sungai Raya Dalam, harganya bisa mencapai Rp50 ribu perkilogram. “Kita pengen (operasi pasar) dibuat lagi, karena harga (bawang putih) yang sekarang masih tinggi. Dulu-dulu ndak pernah kayak gini,” heran Hasnah.

Menurut dia, kenaikan harga bawang ini menambah beban para ibu rumah tangga di tengah kenaikan berbagai macam kebutuhan pangan saat Ramadan menjelang Idul Fitri seperti sekarang ini. “Kita berharap pak Sutarmidji bisa menurunkan harga bawang seperti dulu lagi, balik normal lagi, ndak ada langka-langka lagi,” pintanya. (Fikri Akbar, Iman Santosa)


BACA JUGA

Jumat, 28 Februari 2020 15:01

Kisah Yoga dan Kuas Lukisnya, Set Alat Lukis Hilang Hingga Harus Menumpang di Truk

Petualangan itu dimulai dari sebuah ide kecilnya, berbagi. Yoga Ilhamsyah,…

Jumat, 28 Februari 2020 14:59

Kisah Yoga dan Kuas Lukisnya, Keliling Indonesia untuk Mengajar di Pedalaman

Petualangan itu dimulai dari sebuah ide kecilnya: berbagi. Yoga Ilhamsyah,…

Jumat, 28 Februari 2020 14:56

Ekspor di PLBN Aruk Kian Menggeliat, Kalau Ditambah Hasil Industri Pengolahan Makin Top..!!

PONTIANAK – Ekspor barang via Pos Lintas Batas Negara (PLBN)…

Kamis, 27 Februari 2020 00:25

Kapolda Kalbar Beri Perhatian Serius Ke Penggelola Grup Medsos

PONTIANAK—Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto memberikan…

Kamis, 27 Februari 2020 00:24

Pilkada Serentak di Depan Mata, Polda Kalbar Petakan Potensi Masalah

PONTIANAK—Tahapan Pilkada serentak tahun 2020 sudah berjalan. Sebanyak tujuh Kabupaten…

Senin, 24 Februari 2020 10:51

Survei: Dari Unsur Kepala Daerah, Anies Capres Terkuat di 2024

Lembaga survei Indo Barometer menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan…

Senin, 24 Februari 2020 10:47

Jangan Kriminalisasikan dan Tangkap Peladang Tradisional

PONTIANAK – Kasus kriminalisasi yang dialami peladang terus mendapat perhatian…

Senin, 24 Februari 2020 10:44

750 Batang Kayu Hasil Pembalakan Liar Diamankan Lantamal

PONTIANAK- Lantamal XII Pontianak melalui Posal Lanal Ketapang berhasil menggagalkan…

Rabu, 12 Februari 2020 12:51

Ke Singkawang dan Sambas, Gubernur Hadiri Cap Go Meh sampai ke PLBN Aruk

GUBERNUR Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji melaksanakan rapat kerja (raker) di Kota…

Rabu, 12 Februari 2020 12:48

Tunggu Air Surut, Keruk Lumpur Siang Malam

PONTIANAK—Eskavator difungsikan untuk mengeruk sendimen yang berada di Parit Sungai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers