UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Jumat, 26 Mei 2017 09:40
Ramadan Tiba, Hidupkan Kembali Tradisi Pawai Obor
PAWAI OBOR. Ribuan warga Kota Pontianak mengikuti pawai obor, menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Rabu (24/5) malam. IMAN SANTOSA

Ramadan 1438 Hijriah sudah di depan mata. Menyambut datangnya bulan suci tersebut, ribuan warga Kota Pontianak menggelar pawai 1.001 obor, Rabu (24/5) malam.

Iman Santosa, Fikri Akbar, Pontianak

Sebelum itu, ribuan warga menunaikan salat Isya berjamaah di Masjid Raya Mujahidin Pontianak. Lalu berkumpul di halaman masjid terbesar dan termegah di Kalbar tersebut. Peserta pawai obor terdiri dari berbagai kalangan dan usia. Jumlahnya melampaui target panitia.

Pawai obor berjalan lancar tanpa gangguan. Ribuan masyarakat tumpah ruah dengan membawa obor berjalan kaki mengelilingi Kota Pontianak. Peserta bergerak dari halaman Masjid Mujahidin mengikuti sebuah mobil bak terbuka yang menjadi pusat komando. Sepanjang jalan mereka tak henti-hentinya mengumandangkan shalawat.

Tujuan pawai obor, kata Hari Kurniawan, ketua panitia acara pawai obor, tak lain guna menumbuhkan kembali tradisi lama saat menyambut datangnya bulan Ramadan yang telah dilupakan. “Ini budaya yang sudah lama tenggelam. Sekarang kita bangkitkan kembali. Inilah pawai menyambut Ramadan,” jelas Hari. Tradisi pawai obor telah ada sejak lama di Kota Khatulistiwa. Namun sempat hilang dan tak lagi dilaksanakan. Hari dan teman-temannya berusaha mengembalikan tradisi tersebut. “Kalau generasi abang-abang kita dahulu, atau bapak-bapak kita, pasti tahu. Inilah dia sebenarnya pawai takruf itu, sebagai penyambut kemenangan, karena bulan Ramadan itu bulan kemenangan,” ungkap Hari.

Menurut Hari, pawai obor hanya salah satu agenda yang dihelat APPI. Masih ada satu tradisi lama yang akan coba mereka hidupkan kembali di Kota Pontianak. “Kita akan mengadakan lagi, tapi bukan pawai, melainkan obor ini nanti akan kita pasang di sepanjang Sungai Kapuas dan di gang-gang. Namanya Keriang Bandong, tepatnya itu di pekan kedua bulan puasa,” kata Hari.

Rute pawai melintasi Jalan Ahmad Yani, lurus menuju Jalan KH Ahmad Dahlan. Peserta pawai berbelok ke Jalan Johar kemudian berbelok kembali ke Jalan HOS Tjokroaminoto. Sampai di depan Pasar Mawar, peserta pawai sempat berhenti sejenak. Sebagian peserta ingin aksi diteruskan menuju Jalan Gajahmada. Namun panitia mengarahkan peserta untuk berbelok ke Jalan Gusti Sulung Lelanang dan kembali menuju Masjid Mujahidin sebagai titik akhirnya. Rute tersebut sesuai izin dari kepolisian.

Pawai berlangsung tertib dengan pengawalan kepolisian dan TNI. Beberapa panitia juga terlibat sebagai petugas bersih-bersih, memungut sampah yang ditinggalkan peserta pawai. Ada pula panitia yang bertugas mematikan api yang tertinggal atau jatuh di jalan raya.

Kegiatan ini juga diikuti pemadam kebakaran dari beberapa yayasan pemadam. Mereka mengawal menggunakan mobil pemadam kebakaran. Pawai obor menjadi perhatian masyarakat yang melintasi rute peserta. Mereka berusaha mengabadikan tradisi yang telah lama tak digelar di Kota Pontianak itu.

“Kita tidak tahu jumlah pastinya, yang kita data sih tadi 3.300-an, tapi ini kayaknya melebihi,” ujar Hari Kurniawan, ketua panitia acara pawai obor. Panitia menyediakan obor lebih dari 1000 batang. Ternyata tidak mencukupi untuk peserta yang hadir. Untungnya sejumlah peserta ada yang membawa obor sendiri dengan berbagai macam kreasinya. Pawai 1.001 obor ini digagas Aliansi Pergerakan Pemuda Islam (APPI) Kota Pontianak. APPI merupakan aliansi dari beberapa Ormas Kepemudaan Islam di Kota Pontianak.

Sementara Kapolsek Pontianak Selatan, AKP Belen Pratama mengakui pelaksanaan pawai obor berlangsung kondusif. “Pelaksanaan pawai berjalan dengan lancar,” katanya. Rute pawai sendiri sesuai kesepakatan antara panitia dengan kepolisian dan TNI. “Rute menyesuaikan eskalasi keamanan dan tingkat kemampuan peserta. Karena terlalu jauh, maka kita potong. Mereka (peserta) nanti capek dan supaya cepat kembali,” jelas Belen.

Pawai Takruf

Usai menggelar pawai obor, Kamis (25/5) siang warga Kota Pontianak mengikuti pawai takruf. Tujuannya sama, menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1438 Hijriah. Pawai takruf dimulai dari depan kantor wali kota Jalan Rahadi Usman dan dibuka oleh Wali Kota Pontianak, H. Sutarmidji, SH, M.Hum.

Sutarmidji mengapresiasi atas antusias masyarakatnya dari berbagai elemen, mengikuti pawai takruf menyambut bulan suci Ramadan. “Alhamdulillah, pawai takruf tahun ini tampil lebih baik dan jumlah peserta yang jalan kaki membeludak. Kendaraan hias memang kita batasi, tetapi masing-masing kendaraan harus tampil bagus dan semenarik mungkin,” katanya.

Wali kota dua periode ini berharap, antusias itu tetap berlanjut dalam menjalankan ibadah puasa serta memakmurkan masjid. “Saya mengajak pada kita semua, biasakan membawa anak-anak beribadah ke masjid sejak dini,” ajaknya.

Berbeda dari tahun lalu, pawai takruf tahun ini mengalami perubahan rute yang dilalui para peserta. Supaya pawai takruf bisa dinikmati oleh masyarakat, panitia memilih rute jalan lurus. “Rute ini jangan dijadikan permasalahan. Sebab kita melihat dari sisi estetika. Kalau pawai takruf lebih banyak rute lurus, terlihat lebih menarik dan bisa disaksikan oleh masyarakat,” jelas Sutarmidji.

Dia juga berpesan kepada seluruh masyarakatnya, senantiasa menjaga tatanan kehidupan yang beragam. Saling menghormati dan bijak menyikapi keberagaman. “Kuncinya saling menghormati, itu yang paling penting,” tegasnya.

Pawai takruf dibagi dua kelompok. Pawai kendaraan hias dan pejalan kaki. Peserta terdiri dari beberapa kelompok yang berasal dari instansi pemerintah, BUMD, majelis taklim, remaja masjid, pondok pesantren, pelajar, mahasiswa dan lainnya.

Berbagai ornamen Islami dan hiasan berwarna-warni pada kendaraan hias, menambah semaraknya pawai takruf. Tak kalah dengan kendaraan hias, para peserta pawai jalan kaki pun tampil dengan kreasinya masing-masing, sesuai tema menyambut bulan suci Ramadan. Peserta juga memperlihatkan pesan-pesan religi dalam menjalankan ibadah puasa. (rakyat kalbar)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 06 September 2015 11:14

Pegawai Bank Kalbar Diduga Gelapkan Uang Nasabah Rp1,6 M

<p style="line-height: 1.38; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" dir="ltr"><span…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers