UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Senin, 20 Maret 2017 10:10
PLBN Beroperasi, Harus Untungkan Warga
HARAPAN: Jokowi saat meresmikan PLBN Badau.

PROKAL.CO, PUTUSSIBAU- Beroperasinya Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Badau, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, dan PLBN Terpadu Aruk di Sambas oleh Presiden Joko Widodo, Kamis (16/3) dan Jumat (17/3), memberi harapan bagi masyarakat Kalbar.

Bangunan yang telah menyedot ratusan miliar rupiah uang negara itu diharapkan berfungsi maksimal sebagaimana fungsi PLBN dan memberikan berkontribusi terhadap penerimaan negara ini. Anggota DPR-RI Dapil Kalbar, Daniel Johan, menyambut hangat peresmian dua PLBN tersebut.

“Ya saya bersyukur akhirnya PLBN Badau dan Aruk diresmikan setelah sekian tahun tanpa kejelasan,” ungkap Daniel, Minggu (19/3). Maka, ia meminta kedepannya PLBN  tersebut terus didorong agar berfungsi optimal sebagaimana fungsi PLBN itu sendiri.

Ditanya terkait ekspor impor melalui PLBN, dia berharap aktivitas itu bisa menguntungkan Kalbar dan Indonesia di dalam perdagangan, paling tidak bisa meminimalisir keluar masuk barang–barang ilegal.

Untuk itu, kata Daniel, pengawasan dan pelaksanaan fungsi imigrasi, bea cukai, dan pihak keamanan di PLBN menjadi sangat penting. “Jangan sampai bukan ekspornya yang meningkat tetapi penyelundupannya yang meningkat. Maka, untuk mendukung tugas berbagi instansi di PLBN itu, harus dibedah peraturan perundang-undangannya, karena peraturan yang ada lebih merugikan negara ini,” tutur politisi PKB itu.

Hanya saja, sambung dia, mana yang harus diubah mesti melewati pembahasan. Sehingga regulasi yang dibuat tak merugikan diri sendiri (lagi) nantinya.  “Harus dibedah dulu, yang saya paham misalnya orang Malaysia mau belanja dipersulit,” ucap Daniel.

Pada peresmian PLBN Badau, Kamis (16/3) lalu, Gubernur Kalbar Cornelis mengatakan, peresmian PLBN Badau dan Aruk sudah lama ditunggu-tunggu masyarakat Kalbar. Dia mengatakan, perhatian pemerintah pusat terhadap Kalbar sangat besar.Terbukti, masa jabatan Presiden Jokowi, sudah 7 kali datang ke Kalbar, untuk meresmikan berbagai kegiatan pembangunan di Kalbar, salah satunya PLBN.

Kendati sudah diresmikan oleh Presiden, informasi yang hari ini diperoleh, pembangunan PLBN Badau berlanjut. Untuk pembangunan tahap II biaya pelaksanaan, nilai kontrak Rp167. 181.432.000.000. Waktu pelaksanaan 16 Desember 2016-6 Otober 2018 atau 660 hari pelaksanaan ditambah 360 hari masa pemeliharaan. Pelaksananya PT Brantas Abipraya (Persero) divisi regonal 5.

Untuk kegiatan pembangunan tahap II (dua) ini, fokus pada pengembangan PLBN Terpadu zona inti dan pendukung. Sedangkan untuk pembangunan tahap I (satu) nama paket adalah pengembangan PLBN terpadu Badau Kabupaten Kapuas Hulu. Sebagai pelaksana PT. Jaya Konstruksi dengan luas lahan kurang lebih 8.77 Ha, luas bangunan zona inti 4. 329 meter persegi dan nilai kontrak Rp153.875.236.000.00. (Andreas/rk)


BACA JUGA

Senin, 14 Agustus 2017 11:16

ALAMAK BAHAYA ..!! Kasus Rabies di Kapuas Hulu Cenderung Meningkat

PUTUSSIBAU –Kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) jenis anjing di Kapuas Hulu masih tinggi…

Senin, 14 Agustus 2017 11:08

WADUH..!! Gara-Gara Ini, Pembakar Hutan dan Lahan Sulit Terjamah Hukum

PONTIANAK- Delapan provinsi menjadi focus perhatian pemerintah dalam hal pengendalian kasus kebakaran…

Senin, 07 Agustus 2017 12:51

Bawa 17 Kg Sabu, Pria Ini Meregang Nyawa Ditembak

BENGKAYANG- Satu pria pembawa sabu yang berasal dari Malaysia, tersungkur tewas didor petugas BNN. Kabarnya…

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:43

WUIHH..!! Gara-Gara Ini, Gubernur Kalbar Mau Main Tonjok

PONTIANAK – Gubernur Kalbarm, Cornelis naik pitam. Ini tak lain karena pernyataan Wakil Ketua…

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:34

Kebakaran Hutan dan Lahan Makin Parah, Ini Kata Gubernur Cornelis

PONTIANAK- Gubernur Drs. Cornelis, MH menegaskan, pemerintah serius menanggulangi pembakaran hutan dan…

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:22

Miliki 39 Batang Pohon Ganja untuk Selamatkan Istri, Pria Ini Dipenjara dan Bayar Denda Rp 1 Miliar

Akhirnya, Pengadilan Negeri (PN) Sanggau, Kalbar, memvonis pemilik 39 batang pohon ganja, Fidelis Ari,…

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:13

Lima Warganya Tewas, Pemerintah Sarawak Malaysia Khawatir Rabies

KUCHING- Rabies yang menggila di Kalbar, rupanya juga menjangkiti Sarawak, Malaysia. Ya, Pemerintah…

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:06

WARNING..!! Sudah Terdeteksi 102 Titik Panas di Kalbar

KUBU RAYA- Kabut asap akibat pembakaran hutan dan lahan menyerang Kalbar. Berdasarkan pantauan satelit…

Selasa, 01 Agustus 2017 12:31

Bunuh Anjing Tak Dikenai Sanksi Adat, Asal....

ANGGAU- Ketua Komisi B DPRD Sanggau, Jana meminta agar dinas terkait lebih proaktif sosialisasi tentang…

Selasa, 01 Agustus 2017 12:22

DARURAT..!! Rata-rata 88 Kasus Rabies Perbulan di Sanggau

SANGGAU- Ngeri..!! Wabah rabies di Kalbar semakin membuat pemerintah daerah pening. Epidemi ini pun…

Pangdam XII/Tpr Kunjungi Perbatasan, Jalan Tikus Jadi Atensi

ALAMAK BAHAYA ..!! Kasus Rabies di Kapuas Hulu Cenderung Meningkat

WADUH..!! Gara-Gara Ini, Pembakar Hutan dan Lahan Sulit Terjamah Hukum
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .