UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Senin, 20 Maret 2017 09:50
Orangtua Cemas Isu Penculikan Anak, Pedagang Dikira Penculik
ilustrasi

PROKAL.CO, SINGKAWANG - Isu penculikan anak di Kalbar memang bikin heboh. Padahal aparat keamanan menegaskan hal itu adalah isu alias hoax belaka. Namun tak bisa dipungkiri, isu ini bikin cemas warga Kota Singkawang, Kabupaten Landak dan Melawi.

Kepedulian sosial dalam pengawasan mesti ditingkatkan, meskipun polisi mengaku isu adalah hoax atau berita bohong.  Berkembangnya isu penculikan anak di Kabupaten Landak membuat masyarakat resah. Para petani yang setiap hari pergi ke ladang ikutan menjadi takut meninggalkan anak-anaknya di rumah.

Bahkan beberapa hari lalu sempat terjadi salah paham di Kecamatan Sengah Temila. Pedagang keliling penjual kasur menggunakan mobil sempat diduga pelaku penculikan anak.

Pj Bupati Landak, Ir. Jakius Sinyor, MT meminta masyarakatnya tak main hakim sendiri, jika mencurigai orang yang masuk desa. Masyarakat menahan diri dengan mencari tahu kebenaran terhadap isu yang beredar.   “Kita menanggapi suatu masalah itu jangan terlalu cepat, harus dipastikan dulu kebenarannya,” ujar Jakius, Kamis (16/3).

Menurutnya, kecurigaan masyarakat merupakan hal yang wajar. Apalagi terhadap orang asing yang tiba-tiba masuk ke wilayahnya. “Kami minta masyarakat jangan mudah terpancing. Kalau memang ada yang mencurigakan sepeti itu, lapor kepada RT atau kepala desa atau polisi,” pinta Kepala Dinas PU Kalbar ini.

Disampaikan Jakius, tidak ada larangan kepada siapa saja untuk berjulaan. Kepada yang berjualan juga harus tahu situasi dan kondisi di wilayah yang mau dikunjunggi. “Artinya kalau kondisi lagi tidak baik, harus waspada dan jangan main selonong saja,” ingatnya.

Situasi sekarang, masyarakat sedang resah tentang isu-isu penculikan anak. Jakius meminta masyarakat tenang. Sebab sampai saat ini belum ada laporan resmi. “Kita juga punya intelijen, kita akan cari tahu kebenarannya. Karena pihak kepolisian juga menyatakan berita penculik itu belum benar,” tutupnya.

Isu hoax tentang berita penculikan anak yang terjadi sejak beberapa hari belakangan, juga berdampak bagi para pedagang keliling di Kabupaten Melawi. Pasalnya mereka sangat resah dengan isu tersebut.

Keresahan tersebut disebabkan, mereka selalu dicurigai dan dipertanyakan kedatangannya. Bahkan sering mendapat perlakuan kurang bersahabat. Hal tersebut sangat berdampak kepada penghasilannya.

Seperti yang diceritakan oleh Is, 38, dan Ilham, 35, pedagang lampu emergensi. Mereka masuk ke kampung-kampung menjajakan dagangannya. Kedatangan mereka selalu dicurigai dan diminta identitasnya. Bahkan para ibu-ibu rumah tangga enggan membuka pintu rumahnya, ketika mereka hendak menawarkan barang dagangannya.

 “Memang tidak semua kampung yang kami datangi terpengaruh oleh isu penculikan anak. Namun tidak jarang setiap kami datang, para warga tampak waspada. Bahkan kami ditanya identitas oleh warga. Dampaknya susah untuk menjajakan dagangan kami. Karena warga enggan untuk membuka pintu rumahnya saat kami hendak menawarkan barang yang kami jual. Tentulah pengaruhnya ke panghasilan,” ungkap Is, belum lama ini.

Bahkan ada beberapa pedagang yang lebih memilih untuk tidak masuk ke kampung-kampung. Menyiasatinya, mereka berjualan keliling di dalam kota dari warung ke warung.  “Yang kami takuti dengan maraknya isu tersebut, bisa saja kami dituduh sebagai penculik. Sehingga keselamatan kami terancam, bahkan bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena kalau tidak ada yang senang dan diprovokatori hingga dihakimi massa. Tujuan kami hanyalah mencari nafkah demi keluarga, tapi kita waspada saja lah sekarang ini. Lebih baik berjualan dalam kota saja,” keluh Ilham.

Di Kota Singkawang, orangtua juga cemas dengan isu penculikan anak. Padahal polisi sudah menyatakan isu tersebut adalah hoax atau berita bohong.

“Kita agak cemas, terutama terhadap anak-anak di bawah umur. Tapi kita tidak boleh juga berlebihan menanggapinya, namun tetap waspada,” ujar Jamaan, salah seorang orangtua kepada Rakyat Kalbar, Minggu (19/3). Dia berharap peran masyarakat sekitar untuk menjaga lingkungannya. Diharapkan mampu mengantisipasi isu-isu yang beredar.

Kapolres Singkawang AKBP Sandi Alfdien Mustofa meminta masyarakat tak perlu resah. Terlebih menyikapi berbagai informasi yang beredar di dunia maya, terutama media sosial (Medsos) terkait isu penculikan anak. “Jangan resah, warga saya minta? agar tetap waspada. Info yang beredar di Medsos dipastikan hoax alias kabar bohong,” katanya.

AKBP Sandi meminta masyarakat jangan mudah percaya dengan informasi penculikan anak. Jika memang ragu, laporkan ke polisi. “?Bila ada orang yang mencurigakan, silakan hububungi Bhabinkamtibmas setempat maupun kantor polisi terdekat,” ujarnya.

?Kapolres mengaku, jajarannya melakukan patroli rutin. Dia meminta Bhabinkamtibmas di masing-masing kelurahan memonitor Kamtibmas. Termasuk melakukan patroli cyber di dunia maya terhadap informasi media sosial. “Semua langkah ini, tentu saja upaya Polri mewujudkan antisipasi tindak kejahatan yang ada,” tegas AKBP Sandi. (ius/hen/ira)


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 12:48

Pilkada, Ini Imbauan Kapolres Sanggau

SANGGAU- Pemilihan Umum (Pemilu) bukan hanya sekedar prosedur rutin yang wajib dijalankan oleh negara-negara…

Selasa, 12 Juni 2018 14:56

Cuket Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belitang

BELITANG- Sin Kit Lan alias Cuket, warga Desa Belitang 2, Kecamatan Belitang, Sekadau ditemukan tak…

Selasa, 12 Juni 2018 14:46

AHAYYY..!! Kepergok dengan Bencong di Semak-semak, BJ Akui Pengen …

MEMPAWAH- Berupaya memberikan rasa aman dan kondusif dalam menjalani ibadah puasa, Satpol PP Kabupaten…

Rabu, 06 Juni 2018 15:27
Parkir Liar Depan Transmart Akhirnya Ditertibkan

Jukir Diangkut, Kendaraan Ditilang

SUNGAI RAYA- Janji Dinas Perhubungan Kubu Raya dan Satlantas Polresta Pontianak untuk menertibkan parkir…

Rabu, 06 Juni 2018 15:14

Ujaran Kebencian terhadap Mantan Gubernur UJ, Pelaku Fitnah Serahkan Diri

SEKADAU- Kasus ujaran kebencian terhadap mantan Gubernur Kalbar asal Sekadau, Almarhum H Usman Jafar…

Rabu, 06 Juni 2018 15:09
Ujicoba PLTU Parit Baru Site Bengkayang

YES..!! PLTU Ini Siap Membuat Kalimantan Benderang

SINGKAWANG- Direktur Bisnis Regional Kalimantan, Machnizon Masri bersama General Manager PLN UIP Kalimantan…

Rabu, 06 Juni 2018 15:06

Innova VS Vega ZR, Arifin Meninggal di Tempat

SEKADAU- Mobil Toyota Innova dan sepeda motor Yamaha Vega ZR terlibat kecelakaan di Jalan Sekadau-Sanggau,…

Rabu, 06 Juni 2018 14:21

NAH KAN…Pelaku Fitnah Mantan Gubernur UJ Dipolisikan

SEKADAU-Dugaan ujaran kebencian lontaran pemilik akun Facebook Raymon Sanchez berbuntut panjang. Statusnya…

Minggu, 03 Juni 2018 22:37

Lidik Fitnah terhadap Mantan Gubernur UJ, Keluarga akan Tempuh Jalur Hukum

SEKADAU-. Mantan Gubernur Kalbar, almarhum Usman Jafar (UJ) difitnah  pemilik akun Facebook Raymon…

Minggu, 03 Juni 2018 21:29
Banjir Melanda Sejumlah Wilayah di Sekadau

Warga Diminta Siap-Siap Mengungsi

Banjir juga merendam ratusan rumah warga di bantaran sungai Kapuas dan sungai Sekadau. Khususnya di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .