UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Minggu, 19 Maret 2017 11:29
Hari Terakhir Lawatan Presiden di Kalbar
Tambah Daya Setrum, Bagi-bagi Kartu Sakti di Kijing

Jokowi: Bukan untuk Beli Pulsa dan Rokok

LIHAT PEMBANGKIT. Presiden Jokowi bersama Gubernur Cornelis meninjau MPP berkapasitas 4x25 MW di Jungkat, Mempawah, Sabtu (18/3). HUMAS PEMPROV FOR RAKYAT KALBAR

PROKAL.CO, MEMPAWAH- Mempawah menjadi destinasi terakhir lawatan tiga hari Presiden Joko Widodo di Kalbar. Sabtu (18/3). Presiden mengunjungi Pantai Kijing sebelum menuju Jungkat untuk meresmikan delapan Mobile Power Plant (MPP) Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) berkapasitas 500 Megawatt (MW).

Delapan MPP ini disebar di delapan provinsi se-Indonesia. Jungkat dipilih sebagai lokasi peresmiannya. Selain itu, presiden juga meresmikan sembilan infrastruktur kelistrikan di Kalbar yang dibangun oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Jokowi tiba di Jungkat pukul 12.15. Mantan Wali Kota Solo itu mengenakan kemeja putihnya, datang ditemani Nyonya Iriana Joko Widodo serta sejumlah menteri di Kabinet Kerja. Peresmian MPP di Jungkat ini ditandai sirene yang dibunyikan oleh presiden. Saat itu, ia didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubernur Kalbar Cornelis, dan Direktur Utama PLN Sofyan Basir.

Jokowi mengatakan, MPP merupakan realisasi target program listrik 35 ribu watt secara nasional. Pembangunan MPP juga sebagai solusi kebutuhan masyarakat untuk menggugah peningkatan ekonomi.   “Bagaimana investor mau masuk, kalau listrik tidak ada,” tuturnya.

Menteri ESDM Ignatius Jonan pun mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Cornelis yang sudah banyak membantu sehingga proyek MPP di Kalbar cepat diselesaikan. “Sehingga bisa segera dioperasikan,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Utama PLN, Sofyan Basri menjabarkan, pembangunan pembangkit berhasil diselesaikan melalui bantuan Bright PLN Batam. Waktunya enam bulan sejak groundbreaking oleh Presiden Jokowi pada semester awal 2016 lalu.

Keseluruhan proyek tersebut menelan biaya lebih dari Rp8 triliun. Peresmian delapan unit PLTG ini disebutnya sebagai bukti PLN berkomitmen mempercepat program 35.000 MW dalam peningkatan ratio elektrifikasi tanah air sebesar 99,7 % pada 2019. “Kami berharap dengan adanya delapan tambahan MPP tersebar  berkapasitas total 500  MW, bisa menambah keandalan sistem kelistrikan terutama di NTB, Sumatera Utara, Lampung, Bangka Belitung, Pekanbaru Riau serta Kalimantan Barat,” tutur Sofyan.

Senada dengan presiden, menurut dia, ketersediaan energi listrik sangat strategis. Berdampak besar pada perkembangan investasi daerah dan perekonomian masyarakat. Delapan PLTG yang diresmikan adalah MPP Jeranjang- Lombok dengan kapasitas 2 x 25 MW yang telah beroperasi sejak 27 Juli 2016. Kedua, MPP Air Anyir- Bangka dengan kapasitas 2x25 MW beroperasi sejak 13 September 2016.

Ketiga, MPP Tarahan – Lampung 4x25 MW beroperasi sejak 29 September 2016. Keempat, MPP Nias 1x25 MW beroperasi pada 31 Oktober 2016. Kelima, MPP Balai Pungut-Riau dengan kapasitas 3x25 MW beroperasi sejak 13 November 2016.

Enam, MPP Suge- Belitung 1x25 MW mulai beroperasi pada 22 November 2016. Ketujuh, MPP Paya Pasir-Medan berkapasitas 3x25 MW beroperasi 9 Desember 2016. Delapan, MPP Pontianak kapasitas 4x25 MW beroperasi pada 8 November 2016.  ((Deska Irnansyafara, Ari Sandy/rk)


BACA JUGA

Senin, 24 April 2017 11:10

Logo Persipon, Elang yang Gagah dan Jeli

Kalbar punya tim sepakbola. Ya, namanya Persipon. Persipon akan bertanding di Liga II. Semangat yang…

Rabu, 19 April 2017 13:51

Ini Dia Kapolda Kalbar yang Baru

PONTIANAK- 127 Perwira menengah dan tinggi Polri dimutasikan pasca terbitnya Surat Telegram (ST) Kapolri…

Rabu, 19 April 2017 13:49

Mancing, Bocah Hilang Terbawa Arus Sungai Melawi

Sungai Melawi kembali meminta korban. Pelajar SMPN 2 Sintang , Riko (13), hilang terbawa arus Sungai…

Rabu, 19 April 2017 13:43

Daripada Bapak Mati, Mending Rumah yang Terbakar

PONTIANAK- Kebakaran kembali melanda Pontianak. Ya, tiga rumah di Jalan Kom Yos Sudarso, Komplek Yuka,…

Rabu, 19 April 2017 13:41

Dihantam Bus, Junaidi Penyet

SANGGAU- Warga Dusun Sungai Ayak, Nanga Taman, Sekadau, Junaidi Kopon, 21 tewas ditabrak bus di Jalan…

Selasa, 18 April 2017 14:07

Bawa 30 Butir Peluru, Dua Warga Malaysia Diborgol

PUTUSSIBAU– Para penyelundup barang ilegal dari Malaysia ke Indonesia kian marak. Khususnya melalui…

Senin, 17 April 2017 11:47

Ada Apa Ini, Pedagang Babi Keliling Dirazia

SEKADAU- Agar para pedagang berjualan di tempat yang sudah disediakan, Pemkab Sekadau melalui Dinas…

Senin, 17 April 2017 11:09

Motor Air Meledak, Bapak Anak Nyaris Tewas Terbakar

NANGA PINOH- Percikan api dari mesin membuat motor air milik Rusli (42) meledak dan terbakar. Insiden…

Senin, 17 April 2017 11:06

Satgas Pamtas Gagalkan Penyelundupan Barang Ilegal dari Malaysia

SUNGAI RAYA- Kembali Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 131/Braja Sakti mengamankan…

Minggu, 16 April 2017 12:34
Perlintasan di Perbatasan Kalbar, Indonesia-Malaysia

NGGA SEBANDING..!! Cuma 3 yang Resmi, 82 Jalur Tikus

KUCHING- Pembahasan bilateral soal pengamanan perbatasan antara Indonesia-Malaysia sudah sering dilaksanakan.…

YA ALLAH..!! Speedboat yang Angkut Bocah TK Tenggelam

Lima Penumpang Longboat Ditemukan Tewas

Lihat Pria Ini, Terlantar di Desa Wajok, Tahu Nama Anak tapi Tak Tahu Nama Istri

Logo Persipon, Elang yang Gagah dan Jeli

Ikan Indonesia Kembali Disikat Nelayan Vietnam

Apa Kabar Pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing?
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .