UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Jumat, 17 Maret 2017 09:46
Sudah Ngga Tahan…!! Gadis Ini Digituin sampai Celana Dalamnya Robek
ilustrasi

PROKAL.CO, SEKADAU-Nafsu sudah diubun-ubun. Setan sudah menguasai pria bernama Korek (bukan nama sebenarnya) hingga memperkosa Bunga (bukan nama sebenarnya). Saking sudah ngga tahannya, Korek menarik celana dalam bunga dengan paksa hingga robek di rumah kos Kecamatan Nanga Taman, Sekadau, Rabu (8/3) malam.

Kasus ini baru dilaporkan keluarga korban ke Mapolsek Nanga Taman sepekan kemudian, Rabu (15/3). Uniknya Korek dan Bunga sama-sama masih bawah umur dengan status pelajar. Saat ini kasusnya masih dalam penanganan kepolisian. Untuk sementara, status pelaku masih terlapor.

Kasat Reskrim Polres Sekadau, Iptu Muhammad Resky Rizal menceritakan, kasus persetubuhan itu bermula, saat Korek menyuruh salah seorang rekannya menjemput Bunga di rumahnya. Terlapor meminta korban datang ke indekos Korek dengan dalih ada cowok yang ingin bertemu. Tanpa curiga, Bunga pun datang ke indekos Korek, pria yang sudah dikenalinya. Namun saat itu, tidak ada cowok yang dimaksud Korek.

“Korban awalnya tidak masuk dalam kamar kos terlapor. Korban hanya berdiri di luar pintu kamar kos. Namun terlapor membujuk korban untuk masuk ke dalam dan akhirnya dituruti,” ucap Rizal.

Awalnya, Bunga bersama Korek dan salah seorang rekannya yang menjemput korban, duduk-duduk dalam kamar kos dengan posisi pintu terbuka. Tak lama, rekan Korek keluar kamar. Setelah rekannya keluar, Korek menutup pintu kamar. Bunga yang merasa tak nyaman, menyampaikan keinginannya untuk pulang ke rumah.

 “Tapi terlapor mencegat dengan memegang tangan korban. Terlapor kemudian mencoba mencium korban, namun korban berontak,” beber Rizal. Bukannya berhenti, terlapor malah semakin beringas. Dengan paksa ia membuka celana panjang korban. Ia juga membuka celana dalam korban hingga celana dalam berwarna merah itu sobek.

Tak habis disitu, Korek mencabuli Bunga menggunakan jarinya. Sementara Bunga tidak berdaya. Tangan Kumbang yang lainnya memegang tangan korban. “Akhirnya terjadilah persetubuhan itu. Korban menangis dan menelepon rekannya yang lain untuk minta dijemput,” ulas Rizal.

Keesokan harinya, korban pun melaporkan kasus tersebut kepada ibunya. Sang ibu sempat mendatangi rumah Korek di kampungnya. Saat itu Korek hanya diberikan sanksi adat, namun ibu korban belum terima. Akhirnya keluarga Bunga melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

 “Korban dan terlapor dulunya memang pernah pacaran selama dua bulan, pernah tiga kali melakukan persetubuhan,” papar Rizal.  Saat ini polisi sudah meminta keterangan dari beberapa saksi. Polisi juga sudah membuat surat panggilan kepada Kumbang. (bdu)


BACA JUGA

Kamis, 19 Oktober 2017 10:48

MASYAALLAH..!! Formasi Guru Kontrak Cuma 150, yang Daftar Ribuan

SANGGAU- Ribuan pelamar guru kontrak memadati halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) jalan…

Minggu, 15 Oktober 2017 13:06

Lagi, Polisi Perbatasan Sita Barang Ilegal

BENGKAYANG- Jajaran Polres Bengkayang, kepolisian yang berada di kawasan perbatasan RI-Malaysia ini…

Minggu, 15 Oktober 2017 11:52

Gara-gara Rabies, Ribuan Nyawa Anjing Liar Terancam

SEKADAU- Ribuan anjing peliharaan dan anjing liar di Sekadau terancam meregang nyawa. Ya, kasus rabies…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:18

Digigit Anjing Gila, Akhirnya Bocah Itu Meninggal Dunia

SEKADAU- Dua hari dalam keadaan gawat karena terjangkit virus Rabies, Sentia Resa menghembuskan nafas…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:15

Kelola Sawah Itu Mesti Serius

SANGGAU- Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:06

Makin Susah Dapat Rotan di Hutan

 Perajin rotan di Sambas makin terjepit. Salah satu perajin bernama Muslihad mengungkapkan, membuat…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:05

Perajin Rotan Sambas Tergerus Modernisasi

SAMBAS- Produk rotan tak kunjung membaik di Kalbar, khususnya di Kabupaten Sambas. Menurunnya nilai…

Rabu, 11 Oktober 2017 09:23

Puluhan Rumah Terendam, Ratusan Warga Mengungsi

NANGA MAHAP- Tingginya curah hujan tiga hari terakhir di pedalaman Sekadau, membuat aliran sungai meluap.…

Rabu, 11 Oktober 2017 09:21

Kualitas DAS di Kalbar Menurun, Begini Akibatnya

PONTIANAK- Daerah aliran sungai atau DAS di Kalbar, kualitasnya semakin tahun semakin menurun. Hal ini…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:29

Tambang Ilegal Merajalela, Sungai Terancam Tercemar

SAMBAS- Pencemaran sungai di Sambas sudah sangat meresahkan warga, dampak dari pertambangan ilegal.…

Gara-gara Rabies, Ribuan Nyawa Anjing Liar Terancam

Lagi, Polisi Perbatasan Sita Barang Ilegal

Perajin Rotan Sambas Tergerus Modernisasi

Kelola Sawah Itu Mesti Serius

Digigit Anjing Gila, Akhirnya Bocah Itu Meninggal Dunia

Makin Susah Dapat Rotan di Hutan

MASYAALLAH..!! Formasi Guru Kontrak Cuma 150, yang Daftar Ribuan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .