UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Kamis, 16 Maret 2017 13:48
KEJAM..!! Sudah Kurus Kering, Anak Tiri Disiksa, Lihat Nih Fotonya

Padahal Si Ibu Tiri adalah Adik dari Ibunya Korban

KURUS KERING. Kondisi bocah perempuan 11 tahun yang kurus kering dengan luka di sekujur tubuhnya di Puskesmas Sungai Pinyuh, Rabu (15/3). ARI SANDY

PROKAL.CO, MEMPAWAH-Malang benar nasib bocah sebelas tahun berinisial RB ini. Warga Gang Sepakat, Sungai Pinyuh, Mempawah ini terus menerus disiksa dan dianiaya oleh ibu tirinya. Badannya kurus kering seperti kurang makan. Rambut acak-acakan, dan bekas luka ada di sekujur tubuhnya. Warga yang tak tega melihat penderitaan RB pun berupaya menolong. Namun si ibu tiri menghalanginya.

Ketua RT16/RW06 Gang Sepakat, Sungai Pinyuh, Abu Hakim menuturkan, lokasi rumah korban sedikit jauh dari pemukiman warga. Sehingga tetangga tidak mengetahui adanya penyiksaan yang dilakukan wanita berinisial ST terhadap anak tirinya.

“Rumahnya jauh dari rumah tetangga lainnya. Sehingga kita tidak tahu adanya penyiksaan terhadap RB. Tapi dari penuturan neneknya, korban telah dibawa oleh KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) Mempawah untuk diamankan serta diobati,” ucap Abu.

Abu dan warga melihat kondisi bocah perempuan itu di rumahnya. Mereka berupaya mengambil anak tersebut, namun dihalangi oleh ibu tirinya. ST tidak mengizinkan RB diambil oleh ketua RT dan warga. “Kita prihatin lihat kondisi anak tersebut,” ujar Abu.

Sedangkan menurut penuturan bibi korban, Rosidah, 32, dulunya bocah malang ini tinggal di Desa Segedong, Kecamatan Siantan, Mempawah. Kemudian pindah ke rumah neneknya di Gang Sepakat, Sungai Pinyuh.

 “Dulu sepengetahuan saya, berat anak itu masih 30 Kg. Karena ayahnya pergi selama empat bulan untuk iktikaf keluar daerah, anak ini dibawa ke rumah neneknya,” kata Rosidah, Rabu (15/3). Warga Gang Gusti Haidir, RT.02/RW03, Desa Antibar, Mempawah ini menuturkan, penyiksaan yang dilakukan ST terhadap anak tirinya terjadi sejak sang ayah tidak berada di rumah.

Padahal ST merupakan adik kandung dari ibu kandung RB. Ibu kandungnya sudah meninggal dunia. Wanita yang sangat menyayangi RB itu meninggal tujuh tahun silam, mengalami musibah tenggelam di kawasan Segedong. Kemudian sang ayah menikahi adik kandung istrinya.

 “Saya dalam beberapa bulan ini pergi ke Gang Sepakat untuk mengantarkan makanan, namun tidak masuk ke dalam rumahnya,” ungkap Rosidah.

Bocah 11 tahun itu mengaku disiksa seperti dicubit, dipukul pakai gayung dan tubuhnya disulut api. Bahkan tangannya dipukul pakai palu. “Makan saja dijatah satu hari sekali dan pernah didorong ibu tirinya hingga kepalanya bocor. Itu pengakuan dari korban hingga kepalanya bocor terkena besi,” ungkap Rosidah.

Penyiksaan terus dilakukan ST. Dia menceburkan anak tirinya yang juga keponakannya sendiri ke dalam kolam dan dilempar dari jendela. “Banyak yang beritahu saya kalau RB pernah dibuang di dalam kolam, hingga dilempar dari jendela,” kesal Rosidah.

Rosidah merupakan saudara kandung ST. Dia sangat menyayangkan sikap adiknya yang menyiksa anak yang dilahirkan oleh kakak kandungnya sendiri. Sebagai bibi, Rosidah merasa serba salah. Karena yang melakukan penyiksaan tersebut adalah adik kandungnya sendiri. RB merupakan keponakan dari anak kakaknya yang sudah meninggal. “Serba salah, jika saya nasihati, saya khawatir RB disiksa lagi,” keluhnya.

Menyebarnya informasi penyiksaan terhadap anak bawah umur ini, bermula dari nenek korban yang bercerita kepada tetangga. Akhirnya warga mengetahui dan langsung melaporkan ke KPAI Mempawah.   “Selasa (14/3) petugas KPAI datang dan mengambil korban. Kemudian membawanya ke Puskesmas Sungai Pinyuh. Karena sebelumnnya ada warga yang mau mengambilnya, tetapi diusir oleh ibu tirinya,” ungkapnya.

Ketua KPAI Mempawah, Kusmayadi mengungkapkan, setelah mendapatkan informasi dari warga, jajarannya langsung mendatangi kediaman RB. Kemudian membawanya ke Puskesmas Sungai Pinyuh untuk diobati. “Setelah itu kita bawa ke RSUD dr. Rubini didampingi psikolog nantinya,” ucapnya.

Kusmayadi belum dapat memastikan, apakah penyiksaan yang dialami RB tersbeut dilakukan oleh ibu tirinya. Bocah ini belum mengungkapkan penyiksaan tersebut.   “Dugaannya, penyiksaan itu dilakukan ibu tirinya, namun masih dalam tahapan penyelidikan,” tutur Kusmayadi. (Ari Sandy, Ocsya Ade CP/Hamka Saptono/rk)


BACA JUGA

Senin, 24 April 2017 11:10

Logo Persipon, Elang yang Gagah dan Jeli

Kalbar punya tim sepakbola. Ya, namanya Persipon. Persipon akan bertanding di Liga II. Semangat yang…

Rabu, 19 April 2017 13:51

Ini Dia Kapolda Kalbar yang Baru

PONTIANAK- 127 Perwira menengah dan tinggi Polri dimutasikan pasca terbitnya Surat Telegram (ST) Kapolri…

Rabu, 19 April 2017 13:49

Mancing, Bocah Hilang Terbawa Arus Sungai Melawi

Sungai Melawi kembali meminta korban. Pelajar SMPN 2 Sintang , Riko (13), hilang terbawa arus Sungai…

Rabu, 19 April 2017 13:43

Daripada Bapak Mati, Mending Rumah yang Terbakar

PONTIANAK- Kebakaran kembali melanda Pontianak. Ya, tiga rumah di Jalan Kom Yos Sudarso, Komplek Yuka,…

Rabu, 19 April 2017 13:41

Dihantam Bus, Junaidi Penyet

SANGGAU- Warga Dusun Sungai Ayak, Nanga Taman, Sekadau, Junaidi Kopon, 21 tewas ditabrak bus di Jalan…

Selasa, 18 April 2017 14:07

Bawa 30 Butir Peluru, Dua Warga Malaysia Diborgol

PUTUSSIBAU– Para penyelundup barang ilegal dari Malaysia ke Indonesia kian marak. Khususnya melalui…

Senin, 17 April 2017 11:47

Ada Apa Ini, Pedagang Babi Keliling Dirazia

SEKADAU- Agar para pedagang berjualan di tempat yang sudah disediakan, Pemkab Sekadau melalui Dinas…

Senin, 17 April 2017 11:09

Motor Air Meledak, Bapak Anak Nyaris Tewas Terbakar

NANGA PINOH- Percikan api dari mesin membuat motor air milik Rusli (42) meledak dan terbakar. Insiden…

Senin, 17 April 2017 11:06

Satgas Pamtas Gagalkan Penyelundupan Barang Ilegal dari Malaysia

SUNGAI RAYA- Kembali Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 131/Braja Sakti mengamankan…

Minggu, 16 April 2017 12:34
Perlintasan di Perbatasan Kalbar, Indonesia-Malaysia

NGGA SEBANDING..!! Cuma 3 yang Resmi, 82 Jalur Tikus

KUCHING- Pembahasan bilateral soal pengamanan perbatasan antara Indonesia-Malaysia sudah sering dilaksanakan.…

YA ALLAH..!! Speedboat yang Angkut Bocah TK Tenggelam

Lima Penumpang Longboat Ditemukan Tewas

Lihat Pria Ini, Terlantar di Desa Wajok, Tahu Nama Anak tapi Tak Tahu Nama Istri

Logo Persipon, Elang yang Gagah dan Jeli

Ikan Indonesia Kembali Disikat Nelayan Vietnam

Apa Kabar Pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing?
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .