UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

KRIMINAL

Senin, 13 Maret 2017 11:09
PARAH..!! Pelajar SMA Selundupkan Narkoba dari Malaysia
ilustrasi

PROKAL.CO, Salah seorang pelajar di salah satu SMAN Putussibau BI, 17, tertangkap Sat Narkoba Polres Kapuas Hulu, pukul 18.00, Minggu (6/3) lalu di Jalan Ahmad Yani. Dia membawa dua paket narkoba jenis sabu dan alat isapnya. Dari hasil pemeriksaan, tersangka sudah sembilan kali memesan atau membeli sabu dari Kampung Beting, Kota Pontianak.

Kaur Bin Ops Satuan (KBO) Narkoba Polres Kapuas Hulu, Ipda Sri Kusworo mengatakan, persoalan narkoba bukan hanya tanggungjawab kepolisian saja. Namun merupakan tanggungjawab bersama, baik pemerintah hingga lapisan masyarakat.

Apalagi narkoba di wilayah Kapuas Hulu sudah merambah hingga ke pelosok, tidak hanya masyarakat kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), oknum aparatur hukum, bahkan sekarang sudah merambah ke pelajar. “Sebetulnya Kalbar ini sudah darurat narkoba,” tegas Kusworo.

Seperti diketahui, narkotika yang masuk ke Indonesia melalui Kalbar rata-rata dari Negeri Jiran, Malaysia. Sebelumnya, Konsulat Malaysia di Pontianak mengakui pemeriksaan barang keluar dari negaranya tak seketat pengecekan barang Indonesia yang masuk ke sana. Hal itu terjadi di tapal batas Tebedu (Sarawak)-Entikong (Sanggau).

 “Dari segi pemeriksaan barang, memang biasanya pengawasan di pintu masuk lebih (ketat) dibanding (pintu) keluar. Kalau dari Tebedu ke Entikong kurang pengawasan, tidak ada pemeriksaan. Yang ada hanya (pemeriksaan saat, red) masuk saja,” ujar Mohiuddin Ghazali, Konsul Malaysia di Pontianak kepada Rakyat Kalbar, Minggu (26/2) lalu.

Menurut dia, lantaran pengawasan barang keluar dari Malaysia tidak seketat saat barang masuk, wajar saja kalau tangkapan atau temuan barang ilegal terjadi di negara tujuan. “Ini saya maklum, kenapa tangkapan terjadi di Entikong dan bukannya ditahan di Tebedu,” tuturnya. 

Banyaknya informasi terkait maraknya barang ilegal, termasuk narkoba bisa lolos dari perbatasan, Konsulat Malaysia segera mengajukan rekomendasi kepada kerajaannya, agar ikut memperketat pemeriksaan barang keluar dari tapal batas. “Itu memang menjadi bahan kita ke kerajaan Malaysia untuk ditetapkan lagi dan mendesak,” tegas Mohiuddin.

Ekspor Impor ilegal di PLBN Entikong masih perlu penegasan khusus. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdangan (Disperindag) Kalbar, Muhammad Ridwan mengatakan, maraknya keluar masuk barang ilegal melalui Pos Lintas Batas Nasional (PLBN) Entikong, saat ini sedang dikaji secara serius olehnya. Regulasi melibatkan banyak instansi untuk melakukan ekspor impor di lintas batas.

“Regulasi ini masih dalam tahap pematangan, sehingga masyarakat dan pelaku usaha bisa dengan mudah melakukan transaksi, tanpa harus takut adanya peredaran barang ilegal,” ungkap Ridwan kepada Rakyat Kalbar akhir Februari lalu.

Selain itu, Disperindag kalbar juga terus meningkatkan jalinan kerjasama dengan Direktorat Jendral Bea dan Cukai Kalbar. Sebagai upaya pemberantasan perdagangan barang ilegal di setiap PLBN di Kalbar, khususnya PLBN Entikong.

 “Kami beserta Bea dan Cukai Kalbar juga terus memantapkan kerjasama dalam mengurus hal ini,” ujarnya.

Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 85 tahun 2015 tentang Tempat Penimbunan Berikat Unduh, masih perlu dilakukan kajian tentang ini. “Kan ada undang-undangnya, jadi kita sesuaikan dan diskusikan, baik dengan pemerintah daerah juga pusat. Supaya masyarakat dan pelaku usaha juga cepat mendapatkan kepastian,” kata Ridwan. (Andreas/rizkinanda/rk)

 


BACA JUGA

Senin, 16 Oktober 2017 12:24

Empat Lokasi di Mempawah Rawan Kecelakaan

MEMPAWAH- Tingkat kerawanan kecelakaan lalu lintas di sepanjang jalan di Kabupaten Mempawah masih cukup…

Minggu, 15 Oktober 2017 10:55

Dorrrr! Pembobol Sekolah Itu Terkaing-kaing Ditembak

PONTIANAK- Polisi bertindak tegas. Ya, satu dari tiga pelaku pembobol ruang laboratorium komputer SMKN…

Rabu, 11 Oktober 2017 10:21

Bersimbah Darah di Rumah, Kematian Mariana Masih Misterius

PONTIANAK- Mariana, warga Komplek Purnama Agung I, Jalan Purnama, Kecamatan Pontianak Selatan, yang…

Senin, 09 Oktober 2017 13:55

APESS..!! Baru Pegang Sepatu, Sudah Diteriaki Maling, BONYOKLAH KAU….

PONTIANAK- Baru pegang sepatu curian, Rizki Pratama, langsung diteriaki maling. Ya, pemuda 21 tahun…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:31

NGGA SEPADAN..!! Curi Rokok, Sudah Bonyok Motor Dibakar Massa Pula

PONTIANAK- Apes menghinggapi  LN (27). Karena ketahuan menipu dan mencuri rokok, LN, pemuda 27…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:27

Gara-gara Pegang Bokong, Tjhuan Bonyok Dikeroyok

PONTIANAK- gara-gara tangan tak mau diam, Tjhuan bonyok dipukuli orang. Yang memukuli itu adalah …

Sabtu, 07 Oktober 2017 12:04

CUEKI TEMBAKAN POLISI, Begini Nasib Maling Ini

PONTIANAK- Hajri alias Pai, Muslimin dan Rijal terkapar setelah kaki mereka ditembak Unit Jatanras Sat…

Minggu, 01 Oktober 2017 10:57

Maling Tumbang Usai Ditembak di Ambalat

PONTIANAK- Dor dor dor. Beberapa kali letupan tembakan terdengar di kawasan Ambalat, Jalan Budi Karya,…

Kamis, 28 September 2017 12:25

PARAH..!! Karena Iri dan Dengki Rumah Tetangga Bagus, Pria Ini Menikam

SANGGAU- Sinom, warga Dusun Majel, Desa Majel, Kecamatan Bongi, Kabupaten Sanggau ditusuk tetangganya…

Senin, 25 September 2017 12:23

Kepergok Congkel Jok Motor, Dua Cewek Kalang Kabut Dikejar Polisi

PONTIANAK- Kejahatan jalanan bukan dominasi pria saja, ini contohnya di Pontianak. Dua perempuan bernama…

Bersimbah Darah di Rumah, Kematian Mariana Masih Misterius

Dorrrr! Pembobol Sekolah Itu Terkaing-kaing Ditembak

Empat Lokasi di Mempawah Rawan Kecelakaan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .