UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Selasa, 07 Maret 2017 10:52
INI PERINTAH..!! Tembak Bandar Narkoba, Perketat Perbatasan Kalbar-Malaysia
CEGAH NARKOBA TETANGGA: Sabu asal Malaysia yang berhasil digagalkan kepolisian Kalbar beberapa waktu lalu. Kapolri perintahkan tembak bandar narkoba dan perketat perbatasan.

PROKAL.CO, PONTIANAK- Makin seringnya jalur perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalbar sebagai jalur masuk narkoba mewajibkan Polri meningkatkan pengetatan perbatasan. Hal ini kembali ditegaskan oleh Kapolri Jenderal Polisi Tito Karvanian.

Ya, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memerintahkan Kapolda Irjen Pol Musyafak untuk berkoordinasi dengan instansi terkait di sejumlah perbatasan Kalbar. Mulai dari BNN, Bea Cukai, Imigrasi, serta TNI. Koordinasi itu untuk memperketat kawasan perbatasan yang selama ini rawan terjadi penyelundupan Narkoba. "Semua titik-titiknya, saya kira Pak Kapolda sudah paham," kata Tito di Mapolda Kalbar, Senin (6/3).

Sedianya, ada empat kabupaten di Kalbar yang berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia. Tak sedikit pula petugas kepolisian, Bea Cukai, TNI maupun BNN mengungkap kasus penyelundupan Narkoba melalui jalur perbatasan resmi maupun jalan tikus.

Tentunya, lanjut Jenderal bintang empat ini, untuk memperketat jalur-jalur perbatasan maupun tikus yang rawan dilalui pelaku penyelundupan juga perlu bantuan dan kerja sama dengan TNI AD. "Pasukan perbatasan Kodam (XII Tanjungpura) juga cukup banyak," tuturnya.

Berbicara soal narkoba di Indonesia, Kalimantan Barat memang jalur sutera bagi para bandar jaringan internasional. Warga negara Indonesia di Kalbar pun kerap dimanfaatkan untuk menjual atau menyebarluaskan racun perusak generasi bangsa itu.

Keberhasilan teranyar Polda Kalbar mengungkap peredaran narkoba jenis sabu adalah menangkap dua warga Pontianak yang menggunakan jasa pengiriman barang PT MEX Barlian Dirgantara, pada Kamis (2/3) lalu. Jumlah sabu yang akan diterbangkan itu mencapai lebih dari 10 kilogram.

Kualitas barangnya pun disebut-sebut terbaik. Wajar saja, dua pemuda berinisial J dan W yang diduga sebagai sindikat narkoba jaringan internasional itu dilumpuhkan dengan cara ditembak. "Saya selaku Kapolri memerintahkan untuk mengambil tindakan tegas terutama terhadap para bandar. Tembak!" tegas Tito.

Ia menambahkan, "Jika dilihat dari tangkapan, terlihat aktifnya kinerja anggota kepolisian. Tetapi ini juga membuktikan tren masih terjadinya jaringan internasional (Narkotika) Malaysia-Indonesia (Kalbar)".

Nah, karena itu, ia berharap tak hanya Polri saja yang menindak tegas pelaku Narkoba. “Saya sendiri selalu mengharapkan kejaksaan dan pengadilan memberikan hukuman seberat-beratnya. Agar ada efek untuk para pelaku baik itu bandar maupun pengedar," pungkas Tito. (Achmad Mundzirin, Ocsya Ade CP)


BACA JUGA

Senin, 14 Agustus 2017 11:16

ALAMAK BAHAYA ..!! Kasus Rabies di Kapuas Hulu Cenderung Meningkat

PUTUSSIBAU –Kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) jenis anjing di Kapuas Hulu masih tinggi…

Senin, 14 Agustus 2017 11:08

WADUH..!! Gara-Gara Ini, Pembakar Hutan dan Lahan Sulit Terjamah Hukum

PONTIANAK- Delapan provinsi menjadi focus perhatian pemerintah dalam hal pengendalian kasus kebakaran…

Jumat, 11 Agustus 2017 10:29

Pangdam XII/Tpr Kunjungi Perbatasan, Jalan Tikus Jadi Atensi

PUTUSSIBAU- Terbukanya jalan tikus (jalur tak resmi) di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Kabupaten…

Senin, 07 Agustus 2017 12:51

Bawa 17 Kg Sabu, Pria Ini Meregang Nyawa Ditembak

BENGKAYANG- Satu pria pembawa sabu yang berasal dari Malaysia, tersungkur tewas didor petugas BNN. Kabarnya…

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:43

WUIHH..!! Gara-Gara Ini, Gubernur Kalbar Mau Main Tonjok

PONTIANAK – Gubernur Kalbarm, Cornelis naik pitam. Ini tak lain karena pernyataan Wakil Ketua…

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:34

Kebakaran Hutan dan Lahan Makin Parah, Ini Kata Gubernur Cornelis

PONTIANAK- Gubernur Drs. Cornelis, MH menegaskan, pemerintah serius menanggulangi pembakaran hutan dan…

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:22

Miliki 39 Batang Pohon Ganja untuk Selamatkan Istri, Pria Ini Dipenjara dan Bayar Denda Rp 1 Miliar

Akhirnya, Pengadilan Negeri (PN) Sanggau, Kalbar, memvonis pemilik 39 batang pohon ganja, Fidelis Ari,…

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:13

Lima Warganya Tewas, Pemerintah Sarawak Malaysia Khawatir Rabies

KUCHING- Rabies yang menggila di Kalbar, rupanya juga menjangkiti Sarawak, Malaysia. Ya, Pemerintah…

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:06

WARNING..!! Sudah Terdeteksi 102 Titik Panas di Kalbar

KUBU RAYA- Kabut asap akibat pembakaran hutan dan lahan menyerang Kalbar. Berdasarkan pantauan satelit…

Selasa, 01 Agustus 2017 12:31

Bunuh Anjing Tak Dikenai Sanksi Adat, Asal....

ANGGAU- Ketua Komisi B DPRD Sanggau, Jana meminta agar dinas terkait lebih proaktif sosialisasi tentang…

ALAMAK BAHAYA ..!! Kasus Rabies di Kapuas Hulu Cenderung Meningkat

WADUH..!! Gara-Gara Ini, Pembakar Hutan dan Lahan Sulit Terjamah Hukum
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .