UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 18 Februari 2017 13:48
KPU Sosialisasi Pilkada 2018, Ini yang Ditekankan

PROKAL.CO, PONTIANAK-  Pilkada tak lama lagi dilaksanakan. KPU Kota Pontianak pun memulai sosialisasi Jumat (17/2). Tentunya terkait ketentuan dan persyaratan calon wali kota dan wakil wali kota Pontianak.

Dalam sosialisasi ini, Ketua KPU Kota Pontianak, Sujadi juga memaparkan poin penting lainnya yang menjadi catatan khusus. “Intinya masyarakat Kota Pontianak harus memiliki KTP Elektronik, kalau tidak ada ya harus melakukan perekaman sejak sekarang,” ujarnya, usai menggelar pertemuan di ruang paripurna DPRD Kota Pontianak.

Dijelaskannya, menurut data yang dihimpun terkait data calon pemilih, sedikitnya masih sekitar 50 ribu masyarakat Kota Pontianak yang belum memiliki KTP Elektronik.  “Makanya, yang belum harus ada surat keterangan dari dukcapil bahwa sedang dalam proses,” tukas Sujadi. 

KPU juga menyampaikan sejauh mana persiapan Pilkada Pontianak 2018 itu. Sejumlah peraturan sedang digodok. Jika rampung, akan kembali disosialisasikan pada September 2017.  Dari jalur partai, kata dia, sasaran sosialisasi ke DPRD ini sedikit memberikan penjelasan mengenai calon yang diusung. Hal ini dilakukan mengingat rata-rata kursi partai-partai di DPRD Kota Pontianak belum mencukupi.

 “Hal penting kita sampaikan jumlah partai yang ingin mengusung pencalonan bisa partai sendiri bisa juga koalisi, tapi syaratnya jumlah kursi minimal 9. Di DPRD Kota ini kan maksimal 6, berarti harus berkoalisi dengan partai lain,” tukasnya.

Bagi partai yang tidak memiliki kursi, tidak bisa mengusung calon wali kota dan wakil wali kota atau dengan kata lain hanya bisa berkoalisi saja. “Kemudian calon partai ini bisa berdasarkan calon sah, artinya kalkulasinya bisa 85 persen dari suara sah pemilu lalu,” imbuh Sujadi.

Sedangkan jalur perseorangan atau independen, lanjut dia, memang berat persyaratannya. “Jumlah dukungan minimal berkisar 35 ribu lebih KTP elektronik. Kalau dulu bisa menggunakan SIM, KK, sekarang tidak bisa lagi,” tegasnya.

Termasuk, tidak boleh KTP ganda. “Kita akan verifikasi lagi nantinya. Intinya ketentuannya banyak,” tutur Sujadi.  Disinggung apakah sudah ada yang berkoordinasi terkait pencalonan, ia mengaku sudah didatangi. “Sudah ada 6 yang berkoordinasi ke kita menanyakan persyaratan, tapi bukan dari yang akan mencalonkan, mereka mengutus orang atau pendukungnya,” beber dia.

Atas sosialisasi KPU ini, Ketua DPRD Pontianak Satarudin memastikan tindak lanjut akan dilakukannya. “Sudah pasti kita ikut sosialisasikan juga, misalnya yang belum memiliki KTP elektronik untuk kita imbau agar segera melakukan perekaman. Karena kalau tidak, hak pilihnya tidak ada,” lugasnya.  (Gusnadi)


BACA JUGA

Senin, 11 Desember 2017 10:18

MIRIS..!! Sudah 122 Anak di Sambas Jadi Korban Kekerasan Seksual

SAMBAS- Sepanjang 2017 ini, angka peradilan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum mengalami penurunan…

Sabtu, 02 Desember 2017 11:23

Mantan Wakil Wali Kota Pontianak Syok Masuk DPO

PONTIANAK- Surat Daftar Pencarian Orang (DPO) yang dikeluarkan Polsek Pontianak Utara pada 24 November…

Rabu, 29 November 2017 13:05

Polisi Masih Dalami Terduga Teroris di Kalbar

Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Nanang Purnomo, mengatakan, Densus 88 menangkap  dan mengamankan…

Rabu, 29 November 2017 13:02

Ibunda Nurul Hadi Yakin Anaknya Bukan Teroris

SAMBAS- Heboh penangkapan  terduga teroris, Nurul Hadi, oleh Densus 88 Antiteror di Bandara Supadio…

Rabu, 29 November 2017 12:59

BAHAYA..!! Ujung Timur Kalbar Dikepung Banjir

Intensitas hujan yang tinggi belakangan ini mengakibatkan kawasan ujung timur provinsi Kalimantan Barat…

Rabu, 29 November 2017 12:56

YAELA..!! Mantan Wakil Wali Kota Pontianak jadi DPO Polisi

PONTIANAK- Kabar mengejutkan datang dari Pontianak Utara. Mantan Wakil Wali Kota (Wawako) Pontianak…

Rabu, 29 November 2017 12:11

Operasi Pertama TNI AL di Kalbar, Marinir Serbu Pantai Kura-kura

Ribuan pasukan Korps Marinir melaksanakan latihan operasi pendaratan amfibi di Pantai Kura-kura, Desa…

Sabtu, 25 November 2017 17:18

Warga Pertanyakan Rp15 Ribu untuk Mengubah KK

PONTIANAK- Doris Pardede mempertanyakan penarikan biaya Rp15 ribu oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan…

Selasa, 21 November 2017 11:13

Vijay, Lisa, Mama Laila dan Lili Kembali ke Hutan

PONTIANAK- Empat ekor Orangutan akan dilepasliarkan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR),…

Selasa, 21 November 2017 11:12

ADUH..!! Perburuan Hewan Dilindungi Masih Marak

PONTIANAK- Oktober-November 2017, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar menggagalkan upaya…

MIRIS..!! Sudah 122 Anak di Sambas Jadi Korban Kekerasan Seksual
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .