UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Jumat, 17 Februari 2017 10:10
Pilkada Singkawang, Partisipasi Warga Naik
HITUNG. Petugas PPK menghitung perolehan suara Pilwako Singkawang di Aula Kantor Camat Singkawang Barat, Kamis (16/2). SUHENDRA

PROKAL.CO, SINGKAWANG- Antusiasme warga dalam Pilkada 2017 ini meningkat drastic. Termasuk di Kalbar. Di Pilkada Kota Singkawang misalnya, partisipasi warga naik menjadi 59,8 persen, dari sebelumnya pada pilpres hanya 57 persen.

“Kalau dibandingkan Pemilukada sebelumnya memang menurun, sebesar 63 persen,” ujar Ramdan, S.Pd.I, Ketua KPU Singkawang di ruang kerjanya, Rabu (15/2).

Penyebab turunnya partisipasi Pemilukada dari periode sebelumnya, kata Ramdan, banyak pemilih yang terdata secara administrasi kependudukan, namun secara fisik tidak berada di tempat. Contohnya di Kecamatan Singkawang Barat. Banyak pemilih yang memang terdata sebagai pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), namun tidak memilih lantaran secara fisik tidak ada di Kota Singkawang. Hal ini bisa dilihat melalui formulir C6.

 “Jadi mereka ada yang berada di luar kota dalam propinsi, luar propinsi bahkan berada di luar negeri. KPU tidak berani main coret, nanti KPU yang disalahkan. Karena ini juga melalui mekanisme verifikasi faktual di lapangan,” jelasnya.

Ramdan mengklaim, sosialisasi sudah gencar dilaksanakan. Baik secara langsung di lapangan, melalui spanduk, media cetak maupun elektronik. “Kita akan melakukan evaluasi ke depannya. Sehingga bisa merekomendasikan apabila pemilih sudah tidak ada lagi secara fisik di Singkawang, maka perlu dihapus datanya,” tegasnya.

Dia mengatakan, saat ini masyarakat dapat mengakses situs aplikasi Situng yang diupload secara nasional berdasarkan hasil pindai scan C1. Namun secara resmi, berdasarkan rapat pleno rekapitulasi, kalau di PPK mulai dari 16-22 Februari 2017, sedangkan di KPU mulai 22-24 Februari 2017.

 “Kami juga merasa bersyukur dan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan Pilwako 2017 ini. Mulai dari pemungutan, penghitungan sampai selesai berlangsung dengan aman dan damai. Kalaupun ada pihak yang tidak puas, maka setelah rapat pleno rekapitulasi dan diumumkan, diberi waktu tiga hari untuk mengajukan gugatan di KPU,” ungkap Ramdan.

Sementara Calon Walikota Singkawang, Tjhai Cui Mie menyoroti masalah partisipasi pemilih yang dinilainya masih rendah. Khususnya di Kecamatan Sungkawang Barat.

 “Kenapa partisipasi pemilih di Singkawang Barat masih rendah? Dulunya sekitar 40 persen dan sekarang juga kurang lebih. Padahal Singkawang Barat juga sama seperti kawasan lain,” ujar calon walikota yang memperoleh suara terbanyak itu.

Bahkan timnya terpaksa turun ke lapangan untuk membantu mensosialisasikan dan mengajak masyarakat, agar menggunakan hak pilihnya. “Ada pemilih yang tidak dapat undangan atau C6, jadi kita bantu mereka, agar mereka mau menggunakan hak pilihnya dan mengurangi rasa takut, terutama mereka yang tak bisa menggunakan bahasa Indonesia dengan lancar,” tegas Tjhai Cui Mie.

Ia meminta harus ada evaluasi ke depan. Tim pemenangan Tjhai Cui Mie juga akan melakukan evaluasi terkait partisipasi pemilih. Selain itu akan melakukan pengawalan terhadap hasil perolehan suara hingga rekapitulasi pleno di tingkat KPU.

 “Sesuai dengan saksi-saksi yang sudah membawa C1, mestinya dari 405 TPS, kita mendapatkan 38.549 suara atau 42,60 persen dan ditandatangi saksi Paslon,” katanya.(Suhendra, Antonius)

 


BACA JUGA

Senin, 11 Desember 2017 10:18

MIRIS..!! Sudah 122 Anak di Sambas Jadi Korban Kekerasan Seksual

SAMBAS- Sepanjang 2017 ini, angka peradilan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum mengalami penurunan…

Sabtu, 02 Desember 2017 11:23

Mantan Wakil Wali Kota Pontianak Syok Masuk DPO

PONTIANAK- Surat Daftar Pencarian Orang (DPO) yang dikeluarkan Polsek Pontianak Utara pada 24 November…

Rabu, 29 November 2017 13:05

Polisi Masih Dalami Terduga Teroris di Kalbar

Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Nanang Purnomo, mengatakan, Densus 88 menangkap  dan mengamankan…

Rabu, 29 November 2017 13:02

Ibunda Nurul Hadi Yakin Anaknya Bukan Teroris

SAMBAS- Heboh penangkapan  terduga teroris, Nurul Hadi, oleh Densus 88 Antiteror di Bandara Supadio…

Rabu, 29 November 2017 12:59

BAHAYA..!! Ujung Timur Kalbar Dikepung Banjir

Intensitas hujan yang tinggi belakangan ini mengakibatkan kawasan ujung timur provinsi Kalimantan Barat…

Rabu, 29 November 2017 12:56

YAELA..!! Mantan Wakil Wali Kota Pontianak jadi DPO Polisi

PONTIANAK- Kabar mengejutkan datang dari Pontianak Utara. Mantan Wakil Wali Kota (Wawako) Pontianak…

Rabu, 29 November 2017 12:11

Operasi Pertama TNI AL di Kalbar, Marinir Serbu Pantai Kura-kura

Ribuan pasukan Korps Marinir melaksanakan latihan operasi pendaratan amfibi di Pantai Kura-kura, Desa…

Sabtu, 25 November 2017 17:18

Warga Pertanyakan Rp15 Ribu untuk Mengubah KK

PONTIANAK- Doris Pardede mempertanyakan penarikan biaya Rp15 ribu oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan…

Selasa, 21 November 2017 11:13

Vijay, Lisa, Mama Laila dan Lili Kembali ke Hutan

PONTIANAK- Empat ekor Orangutan akan dilepasliarkan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR),…

Selasa, 21 November 2017 11:12

ADUH..!! Perburuan Hewan Dilindungi Masih Marak

PONTIANAK- Oktober-November 2017, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar menggagalkan upaya…

MIRIS..!! Sudah 122 Anak di Sambas Jadi Korban Kekerasan Seksual
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .