UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH
Rabu, 23 September 2015 21:18
Hari Tanpa Bayangan Diperingati Biasa Saja

PROKAL.CO, PONTIANAK - Peringatan hari tanpa bayangan atau kulminasi matahari di Tugu Khatulistiwa, Selasa (22/9) dilaksanakan dengan sederhana. Tidak ada yang baru dari tahun-tahun sebelumnya. Belum ada inovasi dalam seremoni detik-detik matahari berada di garis tengah bumi. “Tidak ada bedanya,” keluh Ermi, warga yang menyaksikan peringatan kulminasi matahari.

Berbeda lagi komentar yang disampaikan Sam, wisawatan dari Amerika Serikat. Dia diminta berdiri di lingkaran titik kulminasi bersama dengan para pejabat Kalbar dan Kota Pontianak. Saat ditanya pemandu acara kesannya terhadap kulminasi matahari, dia memuji. “Indah. Ini fenomena alam yang langka,” tuturnya.

Rangkaian peringatan hari tanpa bayangan pada September tahun ini justru lebih sepi. Hanya sedikit warga yang datang, undangan pun demikian. Kondisi ini tidak terlepas dari pembangunan Khatulistiwa Park. Di kawasan ini nanti akan dibangun hotel, wahana bermain anak, water boom, dan fasilitas pariwisata lainnya.

Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan Khatulistiwa Park dibangun oleh swasta yang bekerja sama dengan TNI dan Pemkot Pontianak. Dia mengklaim sejauh ini Khatulistiwa Park akan menjadi tujuan wisata paling baik di Kota Pontianak. “Sekarang tengah menyiapkan infrastrukturnya.”

Pembangunan sudah dimulai tahun lalu. Edi Kamtono memperkirakan pada 2018 seluruh fasilitas pariwisata di kawasan tersebut rampung. Akan tetapi pada akhir 2017 sebagian besar sudah dapat dinikmati masyarakat maupun wisatawan. “Akan tidak kalah dengan Kuching, Sarawak,” ungkapnya.

Titik kulminasi saat ini bergeser sekitar 76 meter dari posisi Tugu Khatulistiwa saat ini. Edi Kamtono mengatakan titik sekarang ditentukan pada 2008. “Ada lima alat dan metode mengukur garis tengah bumi untuk menentukan titik kulminasi sekarang. Kesimpulannya Tugu Khatulistiwa itu bukan titik yang tepat, ada selisih dari yang ditentukan orang Belanda dulu,” paparnya.

Komisaris Utama PT Mitra Bangun Kota, Rudi Kurniawan Logam mengatakan pihaknya melihat potensi yang besar pada kawasan Tugu Khatulisitwa. Setelah berkomunikasi dengan Pemkot Pontianak dan TNI, pihaknya memutuskan untuk berinvestasi. “Satu-satunya garis equator di tengah kota, makanya kami berpartisipasi. Apalagi kami putra daerah, merasa bertanggung jawab juga membangun Pontianak,” ujarnya. (hen)


BACA JUGA

Kamis, 03 Maret 2016 21:14

Tak Suka Anaknya Didekati, Pemilik Warkop Tusuk Keluarga Sendiri

PONTIANAK- Kepolisian Resort Pontianak terus mendalami motif kasus penganiayaan terhadap Yenny, warga…

Kamis, 03 Maret 2016 20:56

Eks Gafatar Sudah Pulang, Menteri Agama Baru Datang

PONTIANAK- Akhirnya, Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin merapat ke Kalimantan Barat, Rabu…

Kamis, 03 Maret 2016 09:14

Usai Mutilasi Anak, Petrus Sempat Minta Dimandikan dan Dipakaikan Jubah

NANGA PINOH- Ustaz Ali Murtado sempat ngobrol dengan pelaku pembunuhan anak-anak kandungnya sendiri,…

Senin, 29 Februari 2016 11:57

Lulus Pendidikan Satpam, Pria Ini Malah Jadi Pencuri Kabel

PONTIANAK- Lulusan pendidikan Satpam angkatan 54, Angga, 24, tak berdaya setelah kaki kanannya ditembak…

Kamis, 11 Februari 2016 08:52

Jambret Diringkus Pas Lagi Asyik Karaoke sambil Meluk Ladies

PONTIANAK- Sedang asyik karaoke sambil memeluk ladies penghibur di karaoke, Delon, 19, diciduk jajaran…

Rabu, 10 Februari 2016 14:40

Belum Sempat Dijual, Si Pencuri Sandal dan Kerudung Ini Keburu Dibekuk

PONTIANAK- Wahyu (24) harus berurusan dengan polisi. Ia ketahuan memanjat pagar dan mendobrak pintu…

Selasa, 09 Februari 2016 15:54

Beegh..Bikin Malu!! Oknum Anggota DPRD Jadi Tersangka Pungli

SEKADAU- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sekadau menetapkan status tersangka terhadap FN, oknum anggota DPRD…

Senin, 01 Februari 2016 09:04

Siap-Siap, Hujan Lebat dan Puting Beliung Intai Warga Kalbar

PONTIANAK- Hujan lebat dan deras disertai angin kencang masih mengguyur sejumlah daerah di Kalimantan…

Jumat, 29 Januari 2016 15:47

Payah Ah! Penanganan Korupsi IAIN Stagnan

PONTIANAK- Penanganan kasus korupsi pengadaan meubeler rumah susun mahasiswa Institut Agama Islam Negeri…

Rabu, 27 Januari 2016 14:35

Main Sepeda Dekat Sungai, Bocah Ini Ditemukan Tewas Tersangkut di Tiang Jembatan

PUTUSSIBAU– Keasyikan bermain bersama temannya, bocah laki-laki berusia 13 tahun ditemukan tewas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .