UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Rabu, 11 Januari 2017 12:03
Urin ASN dan Polisi Positif Narkoba
ilustrasi

PROKAL.CO, SEKADAU- Lagi, oknum ASN dan polisi terindikasi memakai narkoba. Oleh karenanya Sat Narkoba masih melakukan penyelidikan intensif terhadap dua oknum ASN Pemkab Sekadau dan anggota Polres Sekadau yang terlibat pesta sabu di Desa Sungai Ringin, Sekadau Hilir, Sabtu (7/1) malam.

“Hasil tes urinnya, positif mengandung unsur narkoba,” ucap Kapolres AKBP Yury Nurhidayat melalui Kasat Narkoba AKP Syahril di Mapolres Sekadau, Senin (9/1). Dua warga yang ikut diringkus juga dipastikan mengonsumsi Narkoba. “Sudah kita tes semuanya,” ujar Syahril.

Seperti diberitakan Rakyat Kalbar, Sat Narkoba bersama propam meringkus lima pria di tempat dan lokasi berbeda, Sabtu (7/1) dan Minggu (8/1). Kelimanya terlibat pesta sabu di sebuah rumah, Jalan Tamtama, RT/RW. 009/004, Desa Sungai Ringin, Sekadau Hilir, Sabtu pukul 21.15.

Pemilik rumah, Mas yang berstatus sebagai bandar Narkoba dibekuk terlebih dahulu. Polisi juga menangkap Nardi, salah seorang warga karena diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Polisi juga meringkus dua oknum ASN, masing-masing Syaf yang berstatus sebagai guru dan Zul pegawai salah satu Puskesmas di Sekadau. Seorang oknum anggota polisi diketahui bernama panggilan Su bertugas di  Mapolres Sekadau ikut diamankan.

Saat penggeledahan di rumah Mas, ditemukan plastik klip diduga berisi narkotika jenis sabu. Polisi juga menemukan dua plastik klip lainnya diduga bersisi sabu di saku celana Mas, alat hisap sabu dan lainnya. “Barang bukti sabu sudah kita uji dan timbang. Cuma berat persisnya, di bawah setengah ji lah,” kata Syahril.

Saat ini, kelima pria yang ditangkap tersebut masih ditahan di Mapolres Sekadau. “Kita punya hak penahanan yang bisa diperpanjangan hingga 6 x 24 jam,” papar Syahril. Terkait dengan proses hukum ASN yang terlibat dalam kasus tersebut, masih ditelusuri statusnya. Yang jelas, informasi yang didapat Rakyat Kalbar, ada beberapa dari mereka yang ditangkap hanya pemakai dengan sistem urungan.

Syahril juga mengakui sudah ada komunikasi dari jajaran Pemkab Sekadau terkait penangkapan ASN itu via telepon. Diantaranya dilakukan Wakil Bupati Sekadau, Aloysius, SH, M.Si yang sempat mempertanyakan kebenaran kasus tersebut.  “Proses hukumnya diserahkan ke kita,” tegas Syahril.

Wakil Bupati Aloysius yang dihubungi sebelumnya, terkejut dengan kasus itu. Ia pun memastikan akan menanyakan hal itu langsung dengan Kasat Narkoba Polres Sekadau. (bdu)


BACA JUGA

Minggu, 15 Oktober 2017 13:06

Lagi, Polisi Perbatasan Sita Barang Ilegal

BENGKAYANG- Jajaran Polres Bengkayang, kepolisian yang berada di kawasan perbatasan RI-Malaysia ini…

Minggu, 15 Oktober 2017 11:52

Gara-gara Rabies, Ribuan Nyawa Anjing Liar Terancam

SEKADAU- Ribuan anjing peliharaan dan anjing liar di Sekadau terancam meregang nyawa. Ya, kasus rabies…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:18

Digigit Anjing Gila, Akhirnya Bocah Itu Meninggal Dunia

SEKADAU- Dua hari dalam keadaan gawat karena terjangkit virus Rabies, Sentia Resa menghembuskan nafas…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:15

Kelola Sawah Itu Mesti Serius

SANGGAU- Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:06

Makin Susah Dapat Rotan di Hutan

 Perajin rotan di Sambas makin terjepit. Salah satu perajin bernama Muslihad mengungkapkan, membuat…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:05

Perajin Rotan Sambas Tergerus Modernisasi

SAMBAS- Produk rotan tak kunjung membaik di Kalbar, khususnya di Kabupaten Sambas. Menurunnya nilai…

Rabu, 11 Oktober 2017 09:23

Puluhan Rumah Terendam, Ratusan Warga Mengungsi

NANGA MAHAP- Tingginya curah hujan tiga hari terakhir di pedalaman Sekadau, membuat aliran sungai meluap.…

Rabu, 11 Oktober 2017 09:21

Kualitas DAS di Kalbar Menurun, Begini Akibatnya

PONTIANAK- Daerah aliran sungai atau DAS di Kalbar, kualitasnya semakin tahun semakin menurun. Hal ini…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:29

Tambang Ilegal Merajalela, Sungai Terancam Tercemar

SAMBAS- Pencemaran sungai di Sambas sudah sangat meresahkan warga, dampak dari pertambangan ilegal.…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:18
Jelang

Warga Bercocok Tanam di Malaysia, Ini yang Dilakukan Danrem dan Pemerintah

Masalah di perbatasan Indonesia-Malaysia di Camar Bulan, belumlah tuntas. Yang pasti, Malaysia mengizinkan…

Puluhan Rumah Terendam, Ratusan Warga Mengungsi

Kualitas DAS di Kalbar Menurun, Begini Akibatnya

Gara-gara Rabies, Ribuan Nyawa Anjing Liar Terancam

Lagi, Polisi Perbatasan Sita Barang Ilegal

Perajin Rotan Sambas Tergerus Modernisasi

Kelola Sawah Itu Mesti Serius

Digigit Anjing Gila, Akhirnya Bocah Itu Meninggal Dunia

Makin Susah Dapat Rotan di Hutan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .