UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Senin, 09 Januari 2017 10:54
LANJI..!! Minta Surat Pengantar Melahirkan, Pak Kades Malah Raba-Raba Anunya Wanita Hamil Tua
ilustrasi

PROKAL.CO, PUTUSSIBAU- Lambannya penanganan perkara dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oknum Kepala Desa (Kades) Nanga Mentebah, Kecamatan Mentebah berinisial RD, 35 terhadap wanita berinisial KR, 25 dipertanyakan keluarga korban.

Kasus ini terjadi di kediaman pelaku di Dusun Mentebah Kiri pada 25 November 2016 lalu. Abdurrahman, abang kandung KR mengungkapkan, adiknya itu sedang hamil tua. Pelecehan seksual itu dilaporkan ke Mapolsek Mentebah sejak 30 November 2016. Namun sampai sekarang proses hukumnya jalan di tempat, bahkan terkesan tidak diproses.

“Kami berharap aparat kepolisian bekerja secara professional dan proporsional, serta tidak pandang bulu dalam menegakkan hukum,” pinta Abdurrahman, Sabtu (7/1).

Suami korban, Sarbaini, 33 mengaku kecewa atas tindakan tak terpuji yang dilakukan Kades terhadap istrinya. Akibat ulah RD, kedua selangkangan istrinya menjadi memar, sehingga KR terpaksa melahirkan secara caesar.  “Kami sudah mengantongi bukti visum dari Puskesmas Mentebah, membuktikan adanya pelecehan seksual. Selain itu kami juga menyimpan dokumen fotonya,” beber Sarbaini.

Bahkan kata Sarbaini, istrinya mengalami gangguan psikologi dan trauma. KR sering termenung ketika berkomunikasi dengan orangtuanya. “Ibu korban merasa aneh dengan sikap yang ditunjukkan korban. Kemudian ia pun menanyakan pada korban, apa yang terjadi. Barulah korban mau menceritakan kejadian itu,” tutur Sarbaini.

Ditambahkan Ayub, abang kandung korban lainnya, kronologis kejadian bermula ketika KR hendak mengantar Kartu Keluarga (KK) ke rumah Kades Nanga Mentebah. “Sebelumnya pada Jumat 25 November 2016 sekitar pukul 06.00, pelaku datang ke rumah dan menyuruh korban membuat administrasi untuk keperluan melahirkan,” ucap Ayub.

RD meminta KR datang sendiri ke kediamannya untuk mengurus administrasi tersebut. “Pelaku juga menelepon ke handphone saya, meminta korban disuruh datang sendirian,” katanya. KR datang ke rumah pelaku bersama suaminya. Namun saat itu suaminya hanya mengantar korban di depan rumah pelaku. Suami korban hendak membeli paku untuk membuat kandang ayam.

“Saat korban ketemu dengan Kades itu, dia bilang jika dirinya bermimpi proses korban melahirkan akan terganggu, dan yang dapat melancarkan proses kelahiran itu adalah dirinya (pelaku)” ucapAyub menirukan bahasa RD.

Tanpa curiga, KR percaya dengan mimpi yang disampaikan RD. Dia pelaku menyuruh KR berbaring di atas meja. “Saat korban baring di atas meja, Kades itu menyentuh dan meraba kemaluan korban. Tidak hanya itu, dia juga menekan perut korban sampai korban kesakitan,” timpalnya.

Sambung Ayub, pelaku juga meminta KR menggunakan sarung, ketika hendak buang air kecil di kamar mandi rumahnya. Saat itu pelaku memaksa KR membuka celana di depannya, namun korban menolak. “Kemudian pelaku mengantar korban pulang. Dalam perjalanan, pelaku mengancam korban agar kejadian tersebut tidak diceritakan kepada siapa pun,” tegas Ayub.

Dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu AKP Muhammad Aminnuddin, SIK menegaskan, kasus tersebut tetap diproses hukum dengan mengedepankan fakta hukum yang sesungguhnya. “Jika ada indikasi permainan, tetap akan kami luruskan. Proses hokum kasus tersebut akan terus berjalan,” katanya.

AKP Aminnddin menegaskan, tidak ada istilah pandang bulu dalam penegakkan hukum. “Ini kasus kecil, jadi tidak sulit bagi kami untuk menyelesaikannya. Kita upayakan dalam bulan ini kasusnya selesai ditangani,” tegasnya.

Dikatakan Kasat Reskrim, jika terbukti bersalah, Kades Mentebah akan dijerat pasal 284 terkait tindakan pelecehan seksual. Ancamannya sembilan bulan penjara. “Jadi kami minta, mari kita bersama-sama mengedepankan proses hukum. Percayakan kasus ini sepenuhnya ditangani oleh aparat penegak hukum,” pintanya. (dre)


BACA JUGA

Senin, 11 Desember 2017 10:22

Nasir: Kita Upayakan Dongkrak Wisman Masuk Lewat Border

PUTUSIBAU- Tahun 2018, Kementerian Pariwisata menyiapkan 214 event yang akan digelar di 29 kawasan perbatasan…

Senin, 11 Desember 2017 10:20

Sebelas Muda-mudi di Sintang Positif Konsumsi Narkotika

SINTANg- Sebanyak 75 muda-mudi di Kabupaten Sintang terjaring razia Badan Narkotika Nasional Kabupaten…

Sabtu, 09 Desember 2017 20:08

HAYO NGAPAIN...!! Ada di Penginapan, 12 Cabe-cabean Diamankan

BENGKAYANG - Sebanyak 12 cabe-cabean diamankan jajaran Polres Bengkayang di sejumlah wisma dan penginapan…

Sabtu, 09 Desember 2017 20:07
Sempat Kecolongan, Warga Tolak Pembangunan Rumah Walet

Terganggu Pengeras Suara Pemanggil Burung dan Buruk Bagi Kesehatan

Warga RT 021/RW 012 Jalan Pahlawan Kelurahan Bumi Emas, Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang dirisaukan…

Sabtu, 09 Desember 2017 20:03

Usai Pesta Miras, Bukannya Mabuk, Yosep Malah Gantung Diri

SEKADAU- Warga Desa Landau Kumpai, Kecamatan Nanga Mahap mendadak heboh. Yosep (31), salah seorang warga…

Sabtu, 09 Desember 2017 20:01

Menengah-Atas, Relakanlah Si Melon untuk yang Bawah

PUTUSSIBAU- Distribusi terbatas, yang konon diterapkan PT Pertamina, untuk elpiji (liquified petroleum…

Sabtu, 09 Desember 2017 11:52

Gunakan Dana Desa, Sukses Bangun Jembatan Gantung

BENGKAYANG- Desa Suka Maju, Kecamatan Suti Semarang, telah berhasil melaksanakan pembangunan Jembatan…

Sabtu, 09 Desember 2017 11:28
Pemeriksaan Satgas Pamtas di Nanga Badau

WADUH..!! Taksi Malaysia Bawa Senjata Tajam dan Peluru

PONTIANAK- Penyelundupan melalui jalur perbatasan RI-Malaysia di Kalbar seakan tidak ada hentinya. Diberitakan…

Sabtu, 02 Desember 2017 11:42

JEDERR…!! Diduga Akibat Rokok, Speedboat Meledak

KUBU RAYA- Seunit speedboat 40 PK tiba-tiba meledak dan terbakar di perairan Kecamatan Kubu, Kabupaten…

Sabtu, 02 Desember 2017 11:30

Ancaman Banjir, BPBD Imbau Warga Waspada

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar TTA Nyarong menilai banjir yang terjadi saat…

HAYO NGAPAIN...!! Ada di Penginapan, 12 Cabe-cabean Diamankan

Dicekoki Miras, Lalu Gadis 14 Tahun Itu “Ditunggangi”

TEGA..!! Disetubuhi Ayah Selama 3 Tahun

Gunakan Dana Desa, Sukses Bangun Jembatan Gantung

WADUH..!! Taksi Malaysia Bawa Senjata Tajam dan Peluru

Usai Pesta Miras, Bukannya Mabuk, Yosep Malah Gantung Diri

Terganggu Pengeras Suara Pemanggil Burung dan Buruk Bagi Kesehatan

Nasir: Kita Upayakan Dongkrak Wisman Masuk Lewat Border

Menengah-Atas, Relakanlah Si Melon untuk yang Bawah

Sebelas Muda-mudi di Sintang Positif Konsumsi Narkotika
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .