UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Rabu, 04 Januari 2017 10:06
ADUH..!! Jamaah Umroh Sambas Terlantar di Jeddah

Bupati : Harga Murah, Pasti Pelayanan Jelek

ilustrasi

PROKAL.CO, SAMBAS- Menyusul kabar terlantarnya 43 jamaah umroh asal Sambas di kota Jeddah, Arab Saudi, pemerintah meminta masyarakat lebih selektif memilih travel. Jangan tergoda dengan harga yang murah.

"Jika harganya murah, saya pastikan pelayanannya juga jelek," ungkap Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili, Selasa (3/10).

Ia memahami seluk beluk bisnis travel umrah. "Saya tahu betul kondisinya bagaimana, karena saya sudah puluhan tahun berada di situ. Dan kebanyakan travel tidak membuat cabang, hanya perwakilan atau kontak person saja yang berada di sini (Sambas)," paparnya. Walhasil, Atbah menyatakan akan menertibkan agen-agen perjalanan di Sambas. Terutama yang tidak memiliki kantor cabang yang resmi.

"Agar masyarakat kita merasa aman dan nyaman dalam perjalanan serta sah dalam menjalankan ibadah umrohnya," tegas dia.

Menjamurnya bisnis travel perjalanan umroh, khususnya di Sambas karena memang berprospek cerah. Kata Atbah, itu sebabnya banyak travel-travel perjalanan ke tanah suci bermunculan.  “Sekali saja kita berhasil membawa jamaah untuk pergi umroh bisa sampai setahun menikmati keuntungannya," pungkasnya.

Empat puluh tiga jamaah itu diketahui menggunakan jasa dari Travel Aulia. Sayangnya, pihak penyedia jasa ternyata tak berkoordinasi dengan kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sambas.

"Memang benar kami dengar kabar memang masih terbengkalai di jeddah kami bahkan tidak tahu karena tidak ada koordinasi dari travel tersebut dengan kita," ujar Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Sambas, H. Hamzah SpdI, di kantornya, Senin (2/1).

Travel Aulia, lanjut dia, berkantor pusat di Jakarta. Tanpa kantor perwakilan di Sambas. Biro perjalanan umrah itu merekrut jamaah melalui warga Desa Tanjung Mekar, Kecamatan Sambas, Mufizar.  “Jadi jamaah yang berangkat dibawa ke Pontianak, kemudian ke Jakarta. Mufizar ini sudah pernah membawa jamaah umrah, namun untuk kali ini tidak ada koordinasi dengan kami," ungkapnya.

Rakyat Kalbar sempat mendatangi kediaman Mufizar, Senin (2/1). Rumah tersebut tampak sepi. Disambut seorang wanita berusia sekitar 20-an tahun yang merupakan anak dari Mufizar. Ia mengatakan belum mendapat kabar dari bapak dan ibunya yang tengah berangkat umroh. "Terakhir kami dihubungi katanya ada permasalahan pesawat kepulangan," terangnya.

 

Di tempat yang berbeda, Ahmad Adib, satu diantara jamaah umroh asal sambas yang telah pulang mengatakan, sempat melihat rombongan jemaah tersebut. "Saya berangkat umroh dengan travel yang berbeda dari mereka,  Kami sempat jumpa di Madinah kalau tidak salah ada 48 orang jamaah dari Sambas, waktu kami berjumpa kami sudah kembali dari Mekkah, sedangkan mereka baru datang dikota Madinah," paparnya. (Sairi/rk)


BACA JUGA

Minggu, 20 Agustus 2017 11:55

Api Lambat Padam, Karena Damkar Terhadang Macet

KUBU RAYA- Butuh waktu lebih kurang sejam untuk menjinakkan api yang melahap gudang vulkanisir Jawara…

Minggu, 20 Agustus 2017 11:02

WADUH..!! Gara-Gara Ini, Kasus Asusila Meningkat

NANGA PINOH- Ini warning bagi orang tua. Ya, kasus pelecehan seksual terhadap anak bawah umur di Melawi…

Senin, 14 Agustus 2017 10:54

LIHATLAH..!! Kota Sanggau Membara Dua Setengah Jam

SANGGAU- Pagi itu semua warga geger. Ya, kepulan asap hitam memenuhi langit kawasan Jalan H. Said, RT.05/RW.…

Jumat, 11 Agustus 2017 10:31

Angin Puting Beliung Serang Mempawah, 19 Rumah Hancur

MEMPAWAH- Duka menyelimuti Mempawah. Ya, puting beliung kembali menerjang pemukiman penduduk di Kabupaten…

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:30

TAMBAH PARAH..!! Titik Api di Kalbar Bertambah, Kebakaran Hutan dan Lahan Ancam Rumah Dinas Wabup Kayong Utara

SUKADANA- Kebakaran hutan dan lahan di Kalbar makin parah. Bahkan, di Kayong Utara satu hektar lahan…

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:09

Banyak Lahan Gambut, Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan Sangat Tinggi

 KUBU RAYA- Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Kalbar mulai merepotkan. Dari timur…

Selasa, 01 Agustus 2017 12:33

Cegah Wabah Rabies, Indonesia Kerja Sama dengan Malaysia

PONTIANAK- Dinas Pangan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalimantan Barat sudah menetapkan status tanggap…

Selasa, 01 Agustus 2017 12:26

Sudah 9 Nyawa Melayang Gara-Gara Rabies

SANGGAU- Kasus rabies sudah bikin khawatir. Di Kalbar sudah 620 kejadian selama 2017. Ketua Komisi D…

Minggu, 30 Juli 2017 12:59

KEJI..!! Usai Kabur dari Rutan Langsung Membunuh, Kepala Korban Diinjak-Injak sampai Tewas

BENGKAYANG- Masih ingat dengan kasus pembunuhan bos ayam bernama Desi Yuliana? Ya, pekan lalu Polres…

Minggu, 30 Juli 2017 12:51

UNIK NIH..!! Cabai Rawit Kok Rasanya Manis

MANDOR- Yang namanya cabai pasti rasanya pedas. Meskipun dengan level yang berbeda-beda. Namun ini aneh…

Rabies Menggila, 3 Warga Tewas, Semua Anjing di Sini Dibantai

Api Lambat Padam, Karena Damkar Terhadang Macet

WADUH..!! Usai Rayakan HUT RI, Satu Desa Keracunan Makanan

Belum Sempat Turunkan Bendera, Ilham Maulana Tewas

WADUH..!! Gara-Gara Ini, Kasus Asusila Meningkat
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .